Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Kota Putao


__ADS_3

Perjalanan kembali dilanjutkan hingga saat menjelang petang mereka bisa melihat gerbang Kota Putao yang terdapat antrian tidak cukup panjang.


Sesampainya didepan gerbang, Yun San menunjukan lencana yang ia miliki dan langsung dipersilahkan masuk oleh para prajurit yang bertugas.


Saat melewati jalan utama, Yun San dan yang lain bisa melihat jika kondisi didalam Kota Putao tidak memcerminkan adanya serangan apapun. Kehidupan dikota ini cenderung normal seperti kota yang lain.


Namun disisi lain Velskud membuka matanya sekilas lalu tersenyum tipis, ketika melihat kondisi yang terjadi diKota Putao sebelum ia memutuskan untuk memejamkan matanya kembali.


Tak berselang lama mereka tiba disebuah penginapan dan memesan beberapa kamar. Yun San dan Liu Hongli kemudian membawa Velskud kesalah satu kamar lalu menguncinya didalam.


Yun San serta Liu Hongli lalu pergi meninggalkan Velskud untuk menghampiri tiga wanita yang kini menunggu mereka dibar penginapan.


Saat Yun San dan Liu Hongli sudah pergi, Velskud membuka matanya dan memaksa melepas tali yang mengikat pergelangan tangan serta kedua kakinya.


Crrreeessshhh!!


Darah seketika membasahi lantai kamar ketika lengan dan kaki Velskud terputus saat ia melepas ikatan tersebut secara paksa.


Namun kedua lengan dan kaki Velskud tidak lama langsung tersambung kembali. Velskud kemudian bangkit dan mengeluarkan satu set perlengkapan miliknya dulu.


Satu set pakaian berwarna hitam legam kini Velskud pegang dikedua telapak tanganya. Beberapa senjata juga tampak tersusun rapih diatas kasur untuk Velskud gunakan malam ini.


"Waktu bermain sudah habis..." Gumam Velskud seraya menatap pakaian berwarna hitam legam yang ia bawa.


Velskud kemudian membuka seluruh pakaianya dan mengganti dengan set pakaian tersebut. Lalu Velskud mulai menyiapkan senjata untuk ia pakai untuk malam ini.


Masker yang senada dengan pakaianya mulai Velskud gunakan dan ia juga menutup kepalanya dengan tudung yang membuat penampilanya berubah menjadi seorang assasin.


Krrriiieettt!!!


Velskud membuka jendela kamarnya dan langsung melesat pergi lalu muncul diatap rumah, kemudian melihat jalan yang kini dipenuhi oleh orang-orang tengah berpesta untuk merayakan kelahiran Putra Mahkota Kekaisarn Wei kemarin.


Sebelum itu, Velskud telah menyembunyikan aura miliknya yang membuat keberadaanya tidak mampu dideteksi oleh semua orang.

__ADS_1


Sementara itu dibar penginapan, Yun San, Liu Mei, Xia Que, Long Jingyi, dan Liu Hongli belum menyadari tentang Velskud yang sudah pergi.


Kelimanya terlihat memakan hidangan yang ada dimeja dengan tenang sembari membahas kembali tentang misi yang sepertinya salah.


Disisi lain Xia Que terlihat tidak menyentuh makananya dan terlihat murung sebelum ia merasakan hal yang mengganjal didalam dadanya.


Perasaan mengganjal tersebut berganti dengan rasa cemas. Xia Que kemudian berdiri dari bangkunya dan membawa senampan makanan.


"Kamu mau kemana Xia Que?" Tanya Liu Mei yang melihat Xia Que ingin pergi dengan membawa senampan makanan.


Xia Que tidak menggubris pertanyaan dari Liu Mei dan pergi menuju lantai dua tempat dimana Velskud ditahan agar tidak melarikan diri.


Liu Mei menghela nafasnya dan membiarkan Xia Que pergi menemui Velskud. Begitupula dengan Yun San, Long Jingyi, dan Liu Hongli yang membiarkan Xia Que.


Setibanya didepan pintu kamar tempat Velskud berada, Xia Que tampak ragu untuk bertemu denganya namun perasaanya membuat Xia Que membulatkan tekadnya.


"Apa kamu sudah bangun? Aku membawakan makan malam untukmu..." Ucap Xia Que seraya mengetuk pintu kamar Velskud.


Lima menit Xia Que berdiri disana dan tidak mendengar respon dari Velskud walaupun ia beberapakali mengetuk pintu kamarnya.


Braaakkk!!!


Xia Que membuka pintu kamar Velskud secara paksa dan pandangan langsung menyisir setiap sudut kamar untuk menemukan keberadaan Velskud.


Sampai pandangan Xia Que tertuju kearah tali miliknya yang digunakan untuk mengikat Velskud kini tergeletak dilantai dengan bercak darah disekitarnya.


Traaaanggg!!!


Nampan yang berisikan makanan langsung jatuh dan berserakan dilantai. Pandangan Xia Que beralih kearah pakaian yang dikenakan Velskud sebelumnya kini tergeletak dilantai.


Xia Que meraih pakaian tersebut dan meremasnya. "Kenapa kamu melarikan diri dan meninggalkanku?" Gumam Xia Que seraya mengeluarkan aura kehijiauan disekitar tubuhnya.


Yun San, Liu Mei, Long Jingyi, dan Liu Hongli terlihat muncul dari pintu kamar saat mendengar suara nampan makanan yang Xia Que bawa terjatuh.

__ADS_1


Pandangan mereka lalu menyisir setiap sudut kamar tersebut dan hanya melihat sosok Xia Que yang dikelilingi oleh aura miliknya.


Yun San yang melihat aura berwarna kehijauan tersebut membelalakan matanya sebab ia tahu itu bukan aura melainkan sebuah api spiritual.


Api spiritual yang Yun San lihat berada diurutan empat. Yun San juga memiliki api spiritual, namun jika beradu dengan miliki Xia Que ia akan langsung kalah.


Yang Yun San tahu api spiritual sangat sulit ditemukan, bahkan saat menyerapnya bisa mengancam jiwa dan dapat membunuh jika gagal menyerapnya.


Melihat api spiritual yang dimiliki Xia Que, Yun San hanya menghela nafasnya mengingat dari mana wanita cantik tersebut berasal.


Yun San kemudian menyuruh Liu Mei, Long Jingyi, dan Liu Hongli untuk menjauh dari Xia Que sebab jika terkena api tersebut maka tidak hanya raga namun jiwa juga akan musnah.


"Putri Xia Que, bisakah anda menenangkan diri dan menghilangkan api tersebut?" Yun San mencoba untuk membujuk Xia Que.


Xia Que tertawa dan berkata, "Tenang katamu? Bagaimana aku bisa tenang saat dia pergi meninggalkanku?


Mendengar hal tersebut Yun San mengeratkan giginya dan memikirkan cara agar Xia Que tidak membakar Kota Putao dengan semua orang didalamnya.


"Kita bisa mencarinya setelah menyelidiki apa yang terjadi dikota ini. Aku yakin dia juga akan terlibat..." Ucap Yun San sembari melapisi tubuhnya dengan api spiritual miliknya karena merasakan panas dari api milik Xia Que.


Api spiritual yang mengelilingi tubuh Xia Que meredup dan menghilang saat mendengar bujukan dari Yun San jika nanti akan bertemu kembali.


Xia Que melirik tajam kearah Yun San dengan mata yang berubah menjadi beberapa warna. "Jika ada yang menghalangi jalanku akan aku musnahkan siapapun itu. Apa kamu mengerti?"


Mendengar maksud dari Xia Que membuat Yun San mengangguk dan mereka lalu berkumpul dengan yang lain untuk segera melakukan pergerakan.


※※※※※


Sementara Velskud yang sudah mencari pergerakan mencurigakan dari atap sebuah bangunan cukup lama, akhirnya menemukan seseorang yang melompat dari setiap atap bangunan.


Velskud tersenyum tipis dan bergumam,


"Akhirnya muncul juga..." Velskud berdiri dan bersiap untuk mengejar orang mencurigakan tersebut.

__ADS_1


Saat akan melesat, Velskud merasakan hawa dingin dari leher dan hanya mengabaikanya, kemudian mulai melesat mengejar orang asing tersebut.


__ADS_2