
Tatapan Huanran tertuju kearah Velskud yang berjalan disisinya. Sekilas ia melihat pria tersebut tampak berekspresi normal tidak seperti orang yang sudah dihinati oleh istri dan rekanya.
"Kenapa Gege tampak biasa saja setelah dihianati oleh orang kepercayaanmu?" Tanya Huanran seraya memegang ujung pakaian milik Velskud.
Velskud yang mendengarnyapun menoleh kearah Huanran dan melihat jika wanita tersebut tampak murung padahal dirinya disini yang mendapat perlakuan itu.
( Ding! Benar yang dikatakan wanita bernama Huanran itu. Sistem juga ingin mendengar penjelasan dari Host. )
Ucapan Sistem membuat Velskud menutup mulutnya seraya tertawa lirih. Velskud kemudian mulai menjelaskan kenapa dirinya masih tampak biasa saja seperti tidak ada yang terjadi kepadanya.
Kembali pada saat berada di Benua Asgard, lebih tepatnya saat Velskud sedang bergadang dikamarnya setelah membungkus mantan istrinya menggunakan skill jaring miliknya.
Velskud yang merasa ia terlalu berlebihan kepada mereka kemudian memutuskan menuju kamar tempat ketiga wanita tersebut berada.
Tetapi saat ia sampai. Velskud tidak mendapi ketiga wanita tersebut disana dan hanya melihat kedua putrinya yang sedang tertidur.
Merasa ada yang tidak beres, Velskud mencari mereka dan dengan cincin yang dikenakan oleh dirinya serta ketiga wanita tersebut, Velskud dapat menemukan mereka dengan mudah.
Tempat yang ia tuju berada disuatu danau dan walaupun hujan saat itu deras, Velskud yang penasaran tetap menyusul ketiga wanita tersebut.
Alangkah terkejutnya saat ia melihat ketiga mantan rekanya juga ada disana dan mereka saling berciuman sebelum memulai obrolan yang membuat Velskud tersenyum.
Kecurigaan Velskud dari awal nyatanya sangat benar. Velskud pertama sudah mengetahui dalang yang membuat ia dan kakanya di usir dari tempat tinggal mereka hingga harus hidup dijalanan.
Dalang tersebut ternyata keluarga dari Roxy atau saat di bumi ia memiliki nama Tara. Untuk mengambil semua aset milik Velskud dan kakanya, Roxy diperintahkan oleh keluarganya untuk mendekati Velskud.
Roxy sempat enggan untuk melakukanya mengingat lingkungan tempat tinggal Velskud dan kakanya sangat kumuh waktu itu. Namun karena paksaan dari keluarganya, ia hanya bisa menurut.
Penyakit yang diderita Velskud waktu itu nyatanya diperparah oleh Roxy yang sering memberinya makanan beracun dan pembulian terhadap Velskud saat disekolah juga di dalangi oleh Roxy.
Velskud yang mengetahui hal tersebut dari awal terus mengikuti alur permainan tersebut, hingga disaat ia melihat Roxy terbunuh saat menjalankan misi semua berubah.
Senyuman lebar tercetak diwajah Velskud saat melihat kejadian tersebut dan ada sensasi yang sulit dijelaskan namun itu terasa sangat nikmat baginya.
Kembali saat di Dunia sihir, Velskud yang bertemu kembali dengan Roxy terus memasang ekspresi dan kepribadian palsu miliknya.
Sampai saat dia bertemu dengan Mei Yin dan Ana yang tiba-tiba menyatakan perasaan kepadanya dan selalu menginginkan hal 'itu' setiap waktu.
__ADS_1
Velskud yang mengetahui ada hal aneh terjadi. Memutuskan untuk selalu menghindari permintaan aneh mereka dan hanya melakukan sesekali agar ketiga wanita tersebut tidak curiga.
"Aku sedikit menyesal mereka tidak bisa membuat seorang badut sepertiku tersenyum sungguhan. Aku juga sangat kecewa mereka melakukan hal keji kepada lima putriku..." Velskud menatap langit dan tersenyum untuk mengikhlaskan kepergian putrinya.
Tetapi hal tersebut nyatanya tidak mungkin terjadi dan bagi seorang ayah yang melihat anaknya terbunuh dengan cara tragis hal itu tidak dapat di maafkan.
Huanran dan Sistem yang mendengar penjelasan cukup panjang dari Velskud tampak benar-benar sangat marah setelah apa yang terjadi kepada pria tersebut.
"Seperti yang aku katakan kemarin. Kamu mulai sekarang tidak harus menanggung beban dipundakmu sendirian dan aku akan selalu bersamamu..." Ucap Huanran seraya memeluk Velskud dengan erat.
"Tapi aku juga iri karena kamu memiliki anak dengan mereka. Jadi kapan kamu akan memberikanku seorang anak?" Sambung Huanran yang terlihat mencubit perut Velskud.
Merasa bimbang dengan ucapan dari Huanran tentang masalah anak. Velskud dengan cepat melepaskan pelukan Huanran darinya dan menyentil dahi wanita tersebut.
"Apa kamu tidak ingat siapa ayahmu?" Tanya Velskud seraya memijat keningnya sebab merasa pusing dengan tingkah wanita tersebut.
"Kamu yang sepertinya tidak ingat siapa kita dulu Kaisar. Untuk urusan dengan ayahku hal tersebut sudah aku selesaikan sebelum tiba di dunia ini." Balas Huanran sambil membuang wajahnya dari Velskud.
Mata Velskud menatap tajam kearah Huanran. Ia sudah mengerti tentang hubungan mereka dulu di kehidupan pertama, namun urusan dengan kakanya yang dimaksud oleh Huanran ia belum tahu.
"Apa maksudmu urusan dengan kakaku sudah selesai Huanran?" Tanya Velskud dengan tatapan menyelidik kearah wanita disampingnya.
"Dari pada membahas hal itu, lebih baik kita membahas tujuan saat pertama kali bertemu Gege." Huanran tertawa canggung dan mencoba mengalihkan pembicaraan.
Velskud bisa mengetahui jika ada hal yang disembunyikan oleh Huanran hanya dengan melihat gelagat aneh wanita tersebut sekilas.
Tetapi saat melihat Huanran yang enggan untuk membahas tentang kakaknya, Velskud menghela nafas dan akan bertanya dilain waktu.
"Baiklah. Aku ingin tahu siapa yang menjadi dalang dari keanehan di Kekaisaran ini..." Tanya Velskud seraya berjalan dengan santai.
"Mungkin kamu ingin mendengarkan ceritaku dulu Gege agar dapat memehaminya." Balas Huanran seraya memasang senyuman indah kepada Velskud.
Velskud mengangguk dan membiarkan Huanran menceritakan kisahnya sebelum ia dapat sampai di dunia kultivator ini serta bertemu denganya kembali.
Cerita Huanran dimulai saat hari pemakaman Velskud setelah melakukan aksi nekat dengan meledakan Mecha bersama dirinya ke pesawat induk musuh.
Saat itu Huanran yang masih berusia sepuluh tahun merasa terpukul dengan perpisahan kembali antara dirinya dengan pria yang selama ini dia sukai.
__ADS_1
Namun harapan Harapan untuk bertemu kembali dengan Velskud terjadi saat satu hari setelah kematian pria tersebut, ia akhirnya dapat menyusulnya dikala operasi transplantasi jantungnya gagal dan menyebabkan Huanran tewas.
Tepat setelah pemakaman dirinya selesai. Keajaiban terjadi kepada Huanran namun ia tidak bisa menjelaskanya saat ini kepada Velskud. Namun pada akhirnya ia kembali kedunia kultivator ini dengan tubuh saat berada di bumi.
Setelah sampai di dunia kultivator. Ia harus kehilangan ingatan sementara karena suatu alasan dan Huanran kecil saat itu bertemu dengan seorang pria yang merawat dirinya.
"Pria tersebut tidak lain adalah orang yang menyuruhku untuk mencari keberadaan Gege dan jika aku gagal maka mungkin kesucianku akan diambil olehnya." Ucap seraya Huanran mengepalkan tanganyanya dengan erat.
"Aku muak selama dua puluh tahun ini menjadi mata-mata pria berengsek sepertinya!" Sambung Huanran yang terlihat juga mengeratkan kepalan tanganya hingga berdarah.
Melihat kebencia yang tersirat dimata Huanran menjadikan Velskud semakin penasaran dan tertarik dengan orang yang membuat gadis kecilnya sangat marah.
"Siapa orang yang kamu maksud itu?" Tanya Velskud dengan memasang ekspresi penuh ketertarikan.
"Kakak tertua dari putra mahkota Kekaisaran Wei yang berencana melakukan kudeta, Gege." Balas Huanran seraya mengeratkan giginya.
"Orang itu juga yang selalu mengancamku jika membocorkan rencana ini maka aku akan di jual
dirumah bordil.
Sampai aku mendengar dan melihat kamu di kota Dongjie waktu itu yang membuat harapan untuk bebas dari pria sialan tersebut dapat dicapai.
Waktu itu aku tidak bisa melakukan apa-apa sendirian, namun setelah ingatan dan kultivasiku dulu kembali ini akan menjadi mudah." Sambung Huanran yang cukup panjang.
Velskud menepuk-nepuk punggung Huanran dan berkat, "Tenang saja, orang yang ingin mengambil kesucian gadis kecilku akan menerima akibatnya."
Perkataan Velskud membuat wajah Huanran memerah malu dan ia berusaha menyembunyikan dari pria di sampingnya.
"Benar juga, kamu jangan memanggilku Gege lagi mengingat umurmu yang jauh lebih tua dariku mulai sekarang." Sambung Velskud dengan senyuman hangat kearah Huanran.
Ekspresi malu Huanran seketika hilang saat Velskud menyebut dirinya tua. Sungguh hal tabu jika seorang pria mengatakanya kepada seorang wanita.
"Tidak bisa, Gege tetaplah Gege bagiku dan akan selamanya seperti itu. Lagipula kita akan segera menikah..."
Balas Huanran seraya tersenyum manis kearah Velskud.
"Menikah? Kakaku bisa membunuh..." Sebelum Velskud menyelesaikan perkataanya, ia melihat ekspresi Huanran menjadi sedih dan memiliki mata yang mulai berkaca-kaca.
__ADS_1
Velskud menghela nafas dan mengangguk yang membuat Huanran seketika berubah menjadi semula kemudian memeluk lengan Velskud.