
Sitausi yang Huanran saat ini rasakan benar-benar mencekam, ia masih terus menjaga jarak apabila Velskud akan menyerangnya kembali.
Huanran memejamkan matanya dan tubuhnya kini merasa gemetar. "Jangan mendekat atau aku akan..." Ucap Huanran dengan nada tinggi namun belum sempat menyelesaikan perkataanya.
Saat Huanran membuka matanya, ia tidak melihat sosok Velskud dan membuat dirinya merasa sudah dibohongi oleh Velskud yang melarikan diri darinya.
"Huh! Semua orang ternyata tidak dapat dipercaya. Betapa bodohnya aku..." Gumam Huanran dengan nada gusar. Air mulai mengalir dipipinya dan ia terlihat mengeratkan pegangan padan gagang pedang.
Sluuurrpp!!!
Terdengar suara yang membuat Huanran terhenyak dari perasaanya kali ini. Ia berbalik untuk melihat sumber suara tersebut dan melihat sosok Velskud yang sedang duduk didekat perapian tempat ia sebelumnya membakar ikan.
Huanran dapat melihat jika Velskud sedang memegang benda aneh seperti sebuah wadah dan mengeluarkan mie yang Velskud makan saat ini.
Namun Huanran tidak dapat melihat dengan jelas wajah Velskud yang masih ditertutup oleh tudung kepalanya. Tetapi Huanran tidak begitu masalah dengan hal ini dan merasa pemikiran sebelumnya adalah kesalahan besar.
Huanran menyarungkan kembali pedangnya dan mendekati Velskud kemudian duduk disebelahnya sembari menatap makanan yang sedang ia makan dengan mata berbinar.
"Hei, bolehkah aku mencobanya sedikit? Boleh ya?" Mohon Huanran dengan ekspresi yang terlihat seperti seekor anak kucing.
Velskud yang mendengar hal tersebut lalu memalingkan tubuhnya dari Huanran dan memakan mie cup dengan cepat untuk mengganjal perutnya yang sudah tidak diisi selama dua hari.
Huanran menggembungkan pipinya melihat Velskud yang tampak enggan membiarkan dirinya untuk memakan makanan tersebut.
"Bukanya kita adalah rekan? Jadi..." Ucap Huanran sembari mengendap-endap mendekati Velskud dan berniat memintanya kembali karena aroma makanan tersebut begitu menggoda.
Brruuukkk!!!
Saat Huanran akan menangkap Velskud, tiba-tiba Velskud mengelak dan membuat dirinya tersungkur ditanah dengan cukup keras.
"Aduh... Ini cukup sakit..." Rintih Huanran sembari membersihkan debu yang ada dipakaianya.
Melihat kelakuan Huanran yang cukup konyol, Velskud tersenyum tipis dan entah mengapa kejadian ini mengingatkanya dengan seseorang.
__ADS_1
Velskud meletakan wadah mie cup yang sudah habis dan membeli sesuatu dishop untuk berterimakasih kepada Huanran yang telah membantunya semalam.
Sebuah es krim Velskud keluarkan dan ia memberikanya kepada Huanran yang masih terduduk ditanah. "Ambilah." Ucap Velskud seraya menyodorkan es krim tersebut kepada Huanran.
"Apa kamu mau meracuniku dengan itu?" Tanya Huanran menyelidik dan terlihat curiga sebab Velskud yang seklias ia lihat pelit memberinya sesuatu.
Velskud menghela nafasnya lalu berkata sembari hendak berjalan pergi,
"Jika tidak mau ya sudah, aku juga tidak memakasamu dan aku bisa memakanya sendiri..." Sebelum Velskud menyelesaikan perkataanya, Huanran tiba-tiba mengambil es krim tersebut darinya.
"Hihihi! Jangan seperti itu, aku hanya bercanda tadi." Ucap Huanran sembari tersenyum dan menampilkan gigi putih yang berjajar rapih.
Velskud menggelengkan kepala dan memakai maskernya kembali kemudian berjalan meninggalkan Huanran yang masih memperhatikan es krim ditanganya sebab curiga.
"Hei! Jangan meninggalkanku disini!" Teriak Huanran saat menyadari Velskud sudah berjalan cukup jauh dari tempatnya berada.
Dengan kesal Huanran memakan es krim ditanganya dengan sekali suap yang membuat Huanran merasakan mulutnya terasa sangat dingin.
'Ini dingin sekali dan tidak cocok untuk dimakan saat musim salju seperti sekarang. Tapi ini cukup manis kurasa tidak terlalu buruk.' Batin Huanran yang mengomentari es krim tersebut.
Velskud yang menyadari kejahadiran Huanran dan dapat menebak mengapa ia sangat kesal lalu berkata, "Jangan samakan dirimu dengan wanita biasa karena sudah jelas sangat berbeda."
Mendengar perkataan dari Velskud, Huanran berdecih dan berniat untuk melampiaskan rasa kekesalnya kepada pria tersebut.
Huanran mengambil sedikit salju dan membuat bola seukuran genggaman tangan yang kemudian ia lemparka kearah Velskud.
Plaaakkk!!!
Bola salju tersebut tepat mengenai bagaian kepala Velskud yang membuatnya mengehentikan langkahnya dan berbalik kebelakang.
"Kenapa kamu melemparkan salju kearahku?" Tanya Velskud seraya menatap tajam kearah Huanran yang masih memasang wajah kesal.
Huanran memalingkan wajahnya dari Velskud kemudian berkata, "Untuk apa kamu bertanya kepadaku? Aku tidak melalukanya!"
__ADS_1
Mendengar perkataan Huanran, Velskud yang sudah tau jika dia pelakunya kemudian berdecih dan memukul pohon yang berada didekat mereka lalu berjalan kembali.
Brruuukkk!!!
Huanran yang melihat Velskud tidak melakukan apa-apa kepadanya merasa ia sudah menang. Namun tiba-tiba salju dari dahan pohon diatasnya jatuh dan menimpa Huanran hingga membuat dirinya terkubur.
Tidak berlangsung lama salju tersebut berhamburan kemana-mana dan menampilkan sosok Huanran yang terlihat begitu kesal.
Ia bisa melihat jika Velskud tetap berjalan dengan santai seolah dirinya baik-baik saja usai terkubur salju setebal dua meter.
Huanran merasa tubuhnya menggigil kedinginan dan berkata sebelum pingsan, "Tunggu aku..." Huanran kehilangan kesadaranya dan tubuhnya langsung terjatuh.
Namun sebelum tubuh Huanran benar-benar jatuh, Velskud dengan sigap menangkap tubuh Huanran dan menggendongnya dibelakang.
( Ding! Sepertinya Host menyukai wanita itu bukan? Sistem setuju dan wanita tersebut jauh lebih baik dari wanita yang pernah Host temui bahkan jauh lebih baik dari mereka. )
Velskud terhenyak mendengar perkataan dari Sistem dan mengelak jika dia menyukai Huanran. Ia berdalih hanya kasihan saja dan merasa ini kesalahanya karena sudah membuat wanita itu kedinginan lalu pingsan.
'Apa maksudmu dia lebih baik dari mereka Sistem?' Tanya Velskud yang merasa ada hal mencurigakan disembunyikan darinya oleh Sistem.
Selang beberapa menit Sistem belum menjawab pertanyaan dari Velskud yang membuat dirinya sedikit kesal dan hanya bisa bertanya-tanya tentang perkataan dari sobatnya tersebut.
Velskud menghela nafasnya dan akan menunda perjalanan menuju target berikutnya melihat kondisi Huanran yang tampak sakit akibat ulahnya.
Perjalanan Velskud lanjutkan selama seharian penuh melewati bukit yang wilayahnya diselimuti salju tersebut. Dengan bantuan map dari Sistem membuat perjalanan Velskud jauh lebih aman dan cepat tidak seperti sebelumnya.
Setelah berjalan cukup lama dan hari sudah menjelang malam tanpa Velskud rasakan, ia akhirnya melihat sebuah gerbang kota dari kejauhan.
Namun ada masalah yang Velskud hadapai yaitu tentang dirinya kini sudah masuk dalam daftar orang paling dicari di Kekaisaran Wei.
Tetapi hal tersebut tidak menghalangi Velskud agar tidak berkemah diluar dengan udara dingin seperti saat ini dan ia tidak ingin adanya masalah yang timbul saat Huanran bangun nantinya.
Akhirnya Velskud memutuskan untuk membeli pakaian baru untuk dirinya serta Huanran dan membayar ekstra untuk memakai pakaian tersebut secara instant kepada Sistem.
__ADS_1
Kini pakaian yang Velskud gunakan sudah berubah menjadi kuno dengan sebuah topi dengan renda untuk menutupi wajahnya.
Pakaian yang dikenakan Huanran juga sudah berganti dan mengenakan sebuah topi yang sama dengan Velskud untuk menutupi wajahnya.