Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Keributan Pagi Hari


__ADS_3

Malam yang penuh akan suara teriakan dan dentuman kini digantikan dengan pagi hari yang terasa dingin. Langit terlihat masih gelap dan belum ada tanda-tanda matahari akan muncul.


Velskud terbangun dari tidurnya dan saat membuka mata, ia melihat area tersebut sudah hancur dan Velskud juga melihat dua orang pria bergelantung didahan pohon dengan tubuh terikat.


Kondisi dari kedua pria itu terlihat sangat mengenaskan dan mulut mereka dililit oleh sebuah kain. Keduanya tidak lain merupakan Yun San dan Liu Hongli yang sudah mendapat balasan atas perbuatan mereka semalam.


Melihat kedua pria malang tersebut yang terlelap dengan kondisi seperti itu, Velskud menggelengkan kepalanya dan melihat sebuah tenda tidak jauh dari sana.


"Tiga wanita itu sepertinya benar-benar menghabisi mereka berdua..." Velskud menghela nafas dan beranjak menuju tepi danau untuk membasuh wajahnya.


Splashhh!!!


Velskud membasuh wajahnya dan sedikit meminum air danau tersebut yang terasa sangat segar. Dari permukaan danau, ia bisa melihat pantulan wajahnya yang menyebabkan beberapa masalah.


"Aku harus bersyukur atau tidak?" Gumam Velskud ketika melihat wajahnya yang terpantul dari permukaan air danau.


Splashhh!!!


Ketika Velskud akan beranjak kembali, ia mendengar suara cipratan air dari balik batu yang ada tidak jauh darinya. Merasa penasaran Velskud lalu berjalan untuk memeriksanya apakah itu musuh atau bukan.


Hal mengejutkan terjadi saat Velskud melihat sosok wanita yang tengah membasuh dirinya dan tidak mengenakan sehelai benang sama sekali.


Namun kabut membuat tubuh sesosok wanita tersebut menjadi tidak terlihat.


Tapi hal itu tidak berlangsung lama saat kabut sedikit menghilang dan menampakan wajah sosok wanita tersebut.


"Xia Que?" Kata Velskud saat melihat wajah dari sosok wanita tersebut yang tidak lain merupakan Xia Que.


Sementara itu Xia Que yang tengah membasuh tubuhnya begitu mendengar suara seseorang langsung melihat kearah orang tersebut sambil menutup tubuhnya dengan sebuah kain putih.


Mata Xia Que langsung membelalak dan wajahnya memerah saat melihat Velskud yang berdiri mematung dengan darah keluar dari hidungnya.


"D-Dasar binatang!!!" Teriak Xia Que seraya mengeluarkan tekniknya yang membuat sebuah bilah energy berwarna kebiruan dan langsung melesatkan kearah Velskud dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Booommmm!!!


Velskud yang tidak sempat menghindar karena terpaku melihat pemandangan dihadapanya, langsung terkena serangan dari Xia Que dan terpental sangat jauh.


Dengan kecepatan tinggi Velskud terus melesat hingga akhirnya berhenti saat menabrak sebuah pohon besar tempat dimana Yun San dan Liu Hongli berada.


"Uhuk..." Velskud merintih kesakitan dan langsung tertunduk seraya memuntahkan darah segar akibat terkena serangan tersebut.


Disisi lain Yun San dan Liu Hongli yang merasakan pohon tempat mereka digantung bergetar cukup keras dan membuat keduanya terbangun.


Dengan kesal karena waktu tidur mereka yang hanya sebentar terganggu, Yun San serta Liu Hongli membuka matanya dan melihat Velskud yang tertunduk sambil memuntahkan darah.


Mata Yun San serta Liu Hongli membelalak melihat keadaan Velskud dan mengira jika ada sekelompok orang yang sedang menyergap mereka.


"Velskud apa kamu baik-baik saja!?" Tanya Yun San dengan panik seraya berusaha melepaskan tali yang mengikat tubuhnya.


Liu Hongli juga berusaha dengan keras mencoba melepaskan tali yang mengikat tubuhnya dan ingin menolong Velskud yang terus memuntahkan darah.


Sayangnya usaha dari keduanya tidak akan berhasil sebab tali yang mengikat mereka merupakan sebuah artefak tingkat tinggi dan semakin mereka berusaha untuk lepas, maka tali tersebut akan semakin melilit mereka.


Tak berselang lama Liu Mei dan Long Jingyi keluar dari tenda mereka karena mendengar suara teriakan dari Xia Que serta suara dentuman keras.


Saat keluar dari dalam tenda, pandangan keduanya menyisir area sekitar sampai akhirnya melihat Velskud yang sedang memuntahkan darah.


Ketika ingin menolong Velskud, keempat orang tersebut melihat sesosok wanita dengan balutan pakaian berwarna merah dan memakai cadar dengan warna sama.


Bisa mereka lihat jika mata wanita tersebut berair dan tiba-tiba ia terududuk ditanah kemudian mulai menangis.


Liu Mei dan Long Jingyi langsung menghampiri wanita tersebut yang merupakan Xia Que. Keduanya kemudian mencoba menengkan Xia Que yang sedang menangis.


"Kamu ini kenapa tiba-tiba muncul dan langsung menangis?" Tanya Liu Mei yang merasa iba dengan sahabtnya tersebut.


Xia Que lalu melihat kearah Velskud dan menunjuknya seraya berkata, "Hiks! Dia melecehkanku saat aku sedang membersihkan diri..."

__ADS_1


Mata Liu Mei dan Long Jingyi langsung membelalak lebar saat mendengarkan penuturan dari Xia Que. Keduanya tidak merasa jika Xia Que sedang bercanda atau berpura-pura saat merasakan tubuhnya bergetar hebat.


Tak hanya Liu Mei dan Long Jingyi saja yang membelalakan mata mereka, tetapi Yun San serta Liu Hongli juga dan tidak menyangka jika kini Velskud benar-benar melecehkan wanita tersebut.


Disisi lain Velskud yang mendengar hal tersebut ingin memberi penjelasan namun kepalanya kini terasa sangat pusing setelah terkena serangan dari Xia Que.


Pandangan Velskud yang sempat menjadi buram sedikit demi sedikit kembali normal dan melihat sepasang kaki tepat berada dihadapanya.


Velskud mendongak keatas dan melihat Yun San yang sudah terlepas ikatanya setelah batin Xia Que terguncang, hingga menyebabkan energy yang dibutuhkan untuk tali tersebut menghilang akibat kejadian sebelumnya.


"Nak, sekarang apa yang ingin kamu jelaskan?" Tanya Yun San dengan nada yang terdengar biasa saja, namun jika dilihat dari ekspresinya terlihat sedang mengintimidasi.


Melihat pertanyaan dari Yun San, Velskud menyeka sisa darah dibibir dan juga hidungnya sebelum melihat kembali kearah Yun San.


"Itu semua memang terjadi tetapi berjalan dengan sangat tiba-tiba dan hanya tidak sengaja saja. Percayalah..."


Kata Velskud yang mencoba membela diri dihadapan gurunya.


Mendengar pembelaan dari Velskud tidak membuat Yun San begitu saja percaya, setelah melihat kedua mata Velskud yang terlihat bergetar dan keringat mulai membasahi keningnya.


Yun San berbalik dan melihat kearah Xia Que yang sedang ditenangkan oleh Liu Mei serta Long Jingyi.


"Hiks! Kamu bilang tidak sengaja lalu kenapa tidak langsung pergi dan tetap berada disana?" Xia Que menimpali perkataan dari Velskud.


Mendengar hal tersebut Yun San kembali melihat kearah Velskud dengan tatapan menyelidik. Ia kemudian menepuk pundak Velskud dan mencengkramnya.


"Kamu lagi-lagi membuat masalah dan kali ini aku tidak bisa membantumu..." Ucap Yun San dengan lirih namun dapat terdengar oleh Velskud.


Yun San sebenarnya harus menyelesaikan sisa-sisa kekacauan yang Velskud buat dan biayanya tentu saja tidak murah.


Namun kali ini ia benar-benar tidak bisa menolong muridnya tersebut karena berurusan dengan orang yang salah.


Velskud tersenyum canggung dan terlihat itu benar-benar dipaksakan.

__ADS_1


Ia mengumpat mengapa dirinya tidak langsung pergi sebelumnya dan malah tetap tinggal untuk melihat pemandangan.


__ADS_2