Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Tim Tiga VS TIM TUJUH


__ADS_3

Pertandingan antara tim delapan dan tim sepuluh berlangsung cukup sengit dimana kedua belah pihak sangat enggan untuk mengalah satu sama lain.


Para penonton yang melihat pertandingan tersebut tentu sangat senang, dan beberapa orang mulai memasang taruhan untuk menentukan pemenang diantara kedua tim.


Pertandingan yang cukup sengit tersebut tidak berlangsung lama, dengan pemenang berada dipihak tim delapan yang dari awal sudah sangat mendominasi.


Tim delapan dan tim sepuluh menuruni arena pertandingan dengan kondisi tubuh mengalami beberapa luka ringan.


Ekspresi wajah dari kedua belah pihak juga terlihat berbeda, dimana anggota tim delapan memiliki wajah bahagia sementara anggota tim sepuluh tampak muram.


Begitu kedua tim tersebut turun dari arena, Patriak Kangjian segera memanggil tim berikutnya yang sebelumnya telah menang, yaitu tim dua dan tim tiga.


Namun lagi-lagi satu tim mengundurkan diri sebelum pertandingan dimulai. Tim yang mengundurkan diri tersebut adalah tim dua. Dari raut wajah mereka sudah terlihat jika kelima orang tersebut takut dengan peserta dari tim tiga yang didominasi oleh kalangan atas.


Patriak Kangjian menghela nafas dengan kasar dan merasa pertandingan hari ini sangat mengecewakan. Ia kemudian segera memanggi tim tujuh untuk menggantikan tim dua yang mengundurkan diri.


Mendengar panggilan dari Patriak Kangjian, seluruh anggota tim tujuh termasuk Velskud segera memasuki arena yang sudah terdapat tim tiga.


Suara hinaan kembali terdengar dari bangku para penonton saat tim tujuh memasuki arena. Tetapi suara hinaan kali ini tidak sekeras sebelumnya.


Tatapan tajam langsung diperlihatkan oleh semua anggota tim tiga yang menandakan ketidak sukaan mereka terhadap tim tujuh. Tatapan paling tajam terlihat dari Liu Mei yang memperhatikan kehadiran sosok pria dari tim tujuh.


Velskud yang menyadari tatapan tajam dari Liu Mei segera melihat kearah wanita tersebut, ia sedikit terkejut saat melihat Liu Mei yang memberi isyarat jika dia tidak akan main-main kepadanya.


Mendapat ancaman tersebut tidak membuat Velskud sama sekali takut, ia terlihat mengabaikan dan memilih memfokuskan diri untuk mengetahui rencana pemberontakan oleh Liu Tao.


Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim mengeluarkan spirit masing-masing untuk pertamakalinya didepan umum. Mereka kali ini tampak akan benar-benar serius hingga mengeluarkan spirit.

__ADS_1


Dari tim tiga bisa dilihat jika spirit mereka sangat spesial. Liu Mei dengan spirit Rubah, Xia Que dengan spirit Peacock, Long Jingyi dengan spirit Naga, Liu Hongli dengan spirit Harimau, dan Wang Tian dengan spirit Belalang Sembah.


Disisi lain tim tujuh terlihat memiliki spirit tipe racun. Liu Tao terlihat memiliki spirit Ular berkepala tiga, dan ketiga anak buahnya memiliki spirit Kalajengking.


Velskud yang tidak memiliki spirit kemudian membuat gumpalan air dan terlihat melayang-layang dihadapnya agar dikira memiliki sebuah spirit.


Liu Mei yang mengira spirit miliki Velskud hanya segumpal air langsung tertawa dan menyindir pria tersebut dengan berbagai hinaan pedas.


"Kamu lebih cocok menjadi pembersih gorong-gorong dengan spirit gumpalan air itu." Sindir Liu Mei yang meremehkan gumpalan air milik Velskud.


Xia Que, Liu Hongli, Long Jingyi, dan Wang Tian yang juga mengira gumpalan air tersebut adalah spirit milik Velskud terlihat menahan tawa mereka.


Liu Tao dan anak buahnya yang satu tim dengan Velskud tampak hanya bisa terpaku sesaat sebelum mengabaikan spirit milik Velskud karena dia tidak ikut dalam rencana asli mereka.


Patriak Kangjian yang menjadi wasit saat melihat spirit milik Velskud tidak mengatakan apa-apa dan memberi arahan kepada kedua tim untuk memulai pertandingan.


Melihat serangan kejutan dari Liu Mei, Velskud tersenyum tipis dan membentuk penghalang dari gumpalan air ditanganya yang melapisi tubuhnya seperti cangkang telur.


Begitu cakara Liu Mei mengenai pelindung air milik Velskud, ledakan terjadi dan membuat Velskud sedikit terpental kearah belakang dengan pelindung yang terdapat kerusakan.


Serangan Liu Mei barusan jika mengenai tubuh seorang kultivator biasa, maka kultivator tersebut akan mengalami masalah serius dimana tubuhnya akan langsung terkoyak.


Hal ini sudah membuktikan seberapa serius Liu Mei ingin melukai atau bahkan membunuh sosok pria tersebut.


Liu Mei yang melihat pelindung milik Velskud sudah rusak parah langsung tersenyum sinis, namun senyumanya seketika menghilang saat pelindung air milik Velskud kembali seperti semula.


Merasa terhina dengan pelindung air milik Velskud, Liu Mei menggunakan spirit rubah miliknya dan menembakan bola energy kearah Velskud berada.

__ADS_1


Velskud yang merasakan energy dari bola tersebut cukup besar, lalu memanipulasi pelindung air miliknya menjadi seekor naga air dan balik menembakan sebuah bola energy kebiruan kearah rubah milik Liu Mei.


Saat kedua energy saling bertemu, ledakan besar terjadi diatas arena dan beruntung ada array pelindung yang sudah dipasang oleh para penjaga hingga ledakan tersebut tidak mengenai orang diluar arena.


Saat ledakan sudah mereda dan kabut menghilang, penampakan arena sekarang menjadi sebuah kawah dan kedua tim yang ada disana cukup beruntung dengan pelindung masing-masing.


Sementara dua orang yang membuat kerusakan pada arena terlihat saling berhadapan satu sama lain dan tetap pada posisi sebelumnya.


"Tidak aku sangka kamu memiliki beberapa trik seperti itu. Ini sangat cocok untuk seorang pecundang sepertimu." Sindir Liu Mei.


Velskud tidak membalas perkataan dari wanita dihadapnya. Jujur saja ia bingung mengapa Liu Mei memiliki tempramental yang begitu pemarah ditambah mulut pedasnya.


Perasaan tidak enak segera menyelimuti Velskud. Ia lalu mencari sumbernya dan melihat jika Liu Tao berniat menusuk Liu Hongli menggunakan sebilah pisau beracun, ketika Liu Hongli serta yang lain sedang melamun kearahnya.


Melihat jarak antara dirinya dan merasa percuna jika berteriak mengingat pisau yang dipegang oleh Liu Tao sudah dekat dengan tubuh Liu Hongli, Velskud menghilangkan naga air miliknya dan mengeluarkan pedang kembar Linghun.


Liu Mei yang melihat pedang ditangan pria dihadapanya sontak terkejut begitupula dengan orang-orang yang juga pernah melihatnya.


"Ka-Kamu orang yang..." Sebelum Liu Mei menyelesaikan perkataanya, Velskud melemparkan salah satu pedang Linghun kearah Liu Tao yang ingin mencelakakan Liu Hongli.


Liu Tao yang melihat sebuah pedang setengah lingkaran berputar dan mekesat kearahnya sontak membatalkan serangan kepada Liu Hongli lalu menghindar.


Saat Liu Tao berhasil menghindar, ia melihat sosok Velskud muncul diposisi pedang yang sebelumnya terbang kearahnya dengan cepat.


Orang-orang tampak belum menyadari serangan Liu Tao sebelumnya dan hanya ada beberapa saja yang melihat ia ingin membunuh adiknya sendiri.


Merasa jika ada orang yang mengacaukan serangan kejutan miliknya, Liu Tao melemparkan selembar kerta kelangit yang dimana kertas tersebut langsung meledak seperti petasan.

__ADS_1


Saat kerta tersebut meledak, seketika saja ribuan pasukan milik Liu Tao langsung keluar dan melakukan penyerangan kearah orang-orang dibangku penonton.


__ADS_2