
Velskud saat ini terlihat masih bersantai
di permukaan sungai dan membiarkan dirinya hanyut terbawa arus yang tidak terlalu deras. Dia bahkan tidak menyadari jika sudah mendekati air terjun yang sangat curam.
"Sepertinya sudah cukup..." Sebelum menyelesaikan perkataanya, Velskud terkejut dirinya terjatuh dari air terjun yang cukup tinggi.
Byuur!!!
Butuh beberapa menit sampai Velskud jatuh dan tercebur ke suatu danau. Dia tenggelam dan berusaha berenang menuju kepermukaan danau.
Tetapi Velskud menghentikan niatnya untuk menuju permukaan saat melihat benda mengkilap dari dasar danau. Dengan rasa keingintahuan yang sangat besar, Velskud berenang mendekat kearah benda mengkilap tersebut.
Saat sudah sampai, Velskud mendapati kristal berwarna emas yang berkedip-kedip seakan menginginkan dirinya untuk mengambil kristal tersebut.
Velskud yang sudah hampir kehabisan nafas tidak berpikir lama dan langsung mencabut kristal tersebut dari sebuah batu hitam yang terdapat rune aneh pada permukaanya.
Dengan sekali hentakan pada dasar danau, Velskud melesat dengan sangat cepat menuju permukaan dan berenang menuju ketepian seraya mengatur nafasnya yang memburu.
Velskud lalu mengalihkan pandangan kearah kristal keemasan yang ia ambil sebelumnya dengan rasa penasaran. Saat Velskud sedang memperhatikan kristal tersebut dengan teliti, tiba-tiba kristal itu bedengung dan melesat menuju dadanya.
"Argghhhh!" Suara teriakan menggema dari mulut Velskud saat merasakan rasa yang sangat sakit lebih dari pada saat melakukan penempaan tubuh.
Velskud memegangi dadanya, tubuh pria itu juga tampak mengejang saat kristal tersebut mulai menyatu dengan dirinya dan terlihat mengeluarkan sejumlah energy.
Dari mata dan mulut Velskud, luapan energy berwarna emas keluar dan membentuk laser yang menembak keatas langit.
Luapan energy tersebut tidak berlangsung lama dan menghilang seiring proses penyatuan kristal pada tubuh Velskud berakhir.
Nafas Velskud tersengal dan keringat mulai menetes dari wajahnya usai proses penyatuan berakhir. Velskud kemudian melihat kristal tersebut menempel tepat ditengah dadanya, dan ia merasakan energy yang tidak terbatas dari kristal tersebut.
( Ding! Selamat, sudah menemukan batu pencipta tingkat 11 dan melakukan proses penyatuan!
Mendapat Lima Miliar PS dan Satu Buku Teknik!
Hadiah sudah dimasukan kedalam inventory! )
__ADS_1
Mendengar pemberitahuan tersebut, Velskud tersenyum puas karena rasa sakit yang ia rasakan sebelumnya terbayarkan dan berbuah manis.
Namun ada sesuatu yang mengganjal pikiranya tentang batu pencipta miliknya. Ia seharusnya dapat menciptakan spiritnya sendiri seperti kultivator yang lain namun justru Velskud tidak bisa melakukanya.
"Sistem kenapa aku tidak bisa menciptakan spirit miliku sendiri?" Tanya Velskud yang terlihat sedikit pesimis dengan batu pencipta tingkat 11 miliknya.
( Ding! Memang benar Host tidak dapat membuatnya, sebab sudah ada makhluk yang akan menjadi spirit milik Host dan makhluk itu masih tersegel disuatu tempat.
Host nantinya akan dibimbing oleh batu pencipta tersebut menuju tempat makhluk tersebut dan melepaskan segelnya untuk mengikatnya menjadi spirit. )
Velskud mengelus dagunya dan mencerna informasi yang diberikan oleh Sistem. Tetapi masih ada satu hal lagi yang terlintas dipikiranya.
"Begitu. Lalu bagaimana dengan batu pencipta dan spirit milik Huanran. Aku merasa ada yang sepesial dari spirit miliknya itu." Tanya Velskud sambil mengenakan pakaianya.
( Ding! Batu pencipta memiliki peringkat 10.9 yang hampir mendekati miliki Host. Untuk spirit miliknya berupa kupu-kupu Emerald Swallowtail.
Spirit tersebut memiliki beberapa teknik seperti contohnya saat Host melakukan latih tanding dengan wanita bernama Huanran itu.
Tetapi ada satu teknik yang sangat mengerikan dari spirit tersebut, dimana Huanran dapat mengendalikan spirit liar maupun spirit yang sudah terikat dengan seseorang. )
Bayangkan saja jika semua spirit diseluruh semesta dikendalikan oleh Huanran. Ia bisa-bisa menjadi penguasa sesungguhnya dengan jumlah pasukan terbesar dan terkuat.
Lima Kekaisaran di dunia ini bahkan bisa hilang dalam kurun waktu beberapa menit saja jika Huanran menginginkan hal tersebut.
"Ini benar-benar kacau, apa dia akan mengendalikan spirit miliku juga nanti?" Velskud bertanya-tanya kemungkinan terburuk saat mengingat jika ia mengurung dan meninggalkan Huanran sendirian.
( Ding! Mengingat bagaimana ia pernah menusuk Host waktu itu, sepertinya membuat Huanran menjadi trauma dan tidak akan melakukanya kepada Host. )
Velskud menghela nafas dan merasa beruntung memiliki Huanran. Jika ia menjadi musuhnya sudah bisa dipastikan siapa pemenangnya, walaupun Veslkud memiliki batu pencipta tingkat 11.
Ia sempat ingin segera kembali agar Huanran tidak merajuk, namun Velskud mengurungkan niatnya saat mengingat mendapatkan sebuah buku teknik sebagai hadiah dari Sistem.
Sebuah buku bersampul naga air Velskud keluarkan dari inventory dan langsung membukanya. Begitu buku itu terbuka, cahaya biru laut bersinar bersamaan dengan menghilangnya buku tersebut yang masuk kedalam kepala Velskud.
Beberapa teknik bertarung dan informasi tentang teknik yang begitu mengerikan bisa Velskud lihat dalam ingatanya saat ini.
__ADS_1
Pedang kembar Linghun tampak Velskud keluarkan dari inventory dan tidak seperti sebelumnya, kali ini tampak Velskud baik-baik saja serta tidak ada sesuatu yang membahayakan dirinya.
Teknik pertama dari buku sebelumnya Velskud peragakan. Ia melempar salah satu pedang tersebut dan tubuh Velskud seketika menjadi pusaran air yang langsung menghilang.
Gumpalan air muncul didekat pedang yang sebelumnya Velskud lempar. Perlahan gumpalan air tersebut membesar dan menampilkan wujud Velskud yang memegang pedang tersebut.
"Ini semacam teknik teleportasi seperti milik suatu karakter yang pernah aku tonton dari satu serial film. Tetapi bedanya ketika aku muncul akan ada gumpalan atau pusaran air." Gumam Velskud yang menganalisis teknik pertama dari buku teknik sebelumnya.
Velskud menyimpan pedang kembar Linghun dan mengakhiri latihanya selama lima bulan lebih didunia jiwa, lalu bergegas keluar untuk menemui seseorang.
Tak berselang lama Velskud sudah kembali keruangan yang tampak gelap dan ia memerintahkan Sistem untuk menghilangkan penghalang diruang tersebut terlebih dahulu.
Saat Velskud keluar dari ruangan tersebut, ia melihat Huanran tengah duduk dalam posisi lotus diatas tempat tidur dan tampak berkeringat.
Merasa ada yang aneh, Velskud mendekat dan pemberitahuan dari Sistem muncul yang mengatakan jika Huanran dalam masa krusial untuk menaikan ranah kultivasinya.
Tiba-tiba Huanran memuntahkan seteguk darah dan membuka matanya saat melakukan kultivasi dimana hal tersebut sangat berbahaya.
Huanran melihat seorang pria yang ia kenal kini muncul dihadapanya dan terlihat khawatir. Sebelum ia berbicara, Velskud memasukan pill kedalam mulutnya dan menyuruhnya untuk segera menyerap khasiat pill tersebut.
Velskud kemudian menyentuh punggung Huanran dan mengalirkan Qi dalam jumlah cukup besar agar wanita tersebut dapat mencapai ranah selanjutnya.
Bang!!!
Suara teredam dari tubuh Huanran terdengar menandakan jika ia berhasil naik satu ranah dan kini hanya perlu menguatkan pondasi kultivasinya saja dengan menyerap sejumlah energy.
Begitu proses telah selesai, cairan berwarna hitam dan berbau sangat menyengat keluar dari pori-pori Huanran dalam jumlah cukup banyak.
Huanran membuka matanya lalu menoleh kebelakang dan mendapati Velskud yang menutup hidungnya karena suatu alasan. Ia hendak memeluk Velskud namun dilarang oleh pria tersebut.
"Jangan peluk aku. Lebih baik kamu cepat mandi dasar bau." Ucap Velskud seraya menjauh dari Huanran yang berlumuran cairan hitam.
Tidak mengerti dengan maksud dari Velskud, Huanran kemudian melihat tubuhnya yang berlumuran cairan hitam berbau sangat menyengat.
Wajah Huanran seketika memerah karena malu dan ia langsung melesat menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
__ADS_1