Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Malam Berdarah


__ADS_3

Setelah penculik itu tewa dengan kepala yang terpisah dari tubuhnya, Velskud menghampiri mayat penculik tersebut dan menggeledah pakaianya.


Saat menggeledah pakaian penculik itu, Velskud menemukan secarik kertas kemudian membacanya. Didalam kertas yang Velskud baca, ia mendapati misi utama kelompok tersebut yang ingin menculik wanita sebelumnya.


"Lima orang sudah selesai, hanya tinggal lima orang lagi yang tersisa..." Gumam Velskud seraya menyimpan secarik kertas tersebut dan mengambil pedang milik penculik sebelumnya.


Selain mengambil kertas misi dan sebilah pedang milik penculik tersebut, Velskud juga mengambil cincin spatial milik pria tersebut lalu menyimpanya.


Pandangan Velskud kini tertuju kearah wanita yang tengah pingsan dan merupakan target utama kelompok penculik atau lebih tepatnya murid dari salah satu sekte aliran hitam.


Velskud kemudian menghampiri wanita tersebut dan melepaskan ikatan serta penutup mulut pada wanita itu. Bisa Velskud lihat bibir dan belahan pada wanita tersebut yang membuat pikiran liar mulai merasukinya.


Merasa sudah tidak tahan, Velskud melepaskan jubah yang ia kenakan dan menutupi tubuh wanita tersebut karena merasa udara disekitarnya terasa dingin.


"Apa yang harus aku lakukan dengan wanita ini? Tinggalkan atau bawa?" Gumam Velskud yang tengah merasa bimbang dengan wanita dihadapanya.


Velskud menghela nafas dan memutuskan untuk membawa wanita tersebut karena merasa tidak tega jika meninggalkanya di gang gelap dan sepi seperti saat ini.


Karena tidak ingin merasakan hal yang dapat menggoyahkan tekadnya, Velskud membawa wanita tersebut dengan posisi menggendong tuan putri.


Dengan sekali lompat Velskud kini sudah berada di atap sebuah rumah dan mulai berlari menuju lokasi selanjutnya yaitu alun-alun kota.


Tanpa Velskud sadari wanita yang ia gendong sebenarnya sudah bangun saat Velskud mengenakan jubah kepadanya dan senyuman tipis terukir di wajah wanita cantik tersebut.


Tidak ada rasa takut saat wanita tersebut melihat mayat penculik yang dibunuh oleh Velskud dan hanya ada rasa nyaman yang ia rasakan, saat mendengar irama detak jantung serta aroma tubuh dan kehangatan dari Velskud.


Tak berselang lama Velskud sudah sampai di atap bangunan yang dari sana ia bisa melihat jelas kegiatan para warga yang tengah berpesta di alun-alun kota.


Velskudpun menurunkan wanita yang ia bawa, namun sempat Velskud kesulitan saat wanita tersebut mencengkram pakaianya. Tapi pada akhirnya cengkraman itu terlepas.


Setelah meletakan wanita tersebut, Velskud kemudian terjun bebas dari atap bangunan itu dan mendarat dengan sempurna di tepi jalan.


Sringgg!!!


Velskud menarik pedang ditanganya dari dalam sarung dan berjalan melewati kerumunan para warga yang tengah menari mengikuti alunan musik.

__ADS_1


Beberapa warga yang melihat Velskud dengan pedang ditanganya, terlihat menyingkir dari jalan Velskud dan menjaga jarak darinya.


Kini Velskud berdiri didekat beberapa pemuda yang tengah memainkan musik. Senyuman tipis terukir diwajah Velskud mengetahui targetnya ternyata pemuda yang ia temui sebelumnya.


Velskud bisa menyimpulkan jika pemuda dan empat temanya merupakan kelompok dari penculik tadi, setelah melihat cincin spatial mereka yang sama dan terdapat tanda aneh dileher kelima pemuda tersebut.


Dengan santai Velskud berjalan menghampiri kelima pemuda tersebut dan ia mendapat perhatian dari warga yang tengah menyaksikan pertunjukan dari mereka.


Seorang pemuda yang tengah menari terlihat menabrak Velskud. Ia kemudian berbalik dengan maksud ingin meminta maaf dan ketika berbalik, pemuda tersebut melihat seseorang yang tengah mengenakan topeng.


Jlebbbb!!!


Tanpa ia sadari, sebilah pedang kini menusuk dada hingga menembus punggung miliknya.


Pemuda tersebut memuntahkan seteguk darah sebelum akhirnya tewas dan tubuhnya ambruk saat Velskud menarik kembali pedang yang ia pakai.


Teriakan para warga yang melihat adegan pembunuhan didepan mereka langsung terdengar. Para warga kemudian lari berhamburan untuk menyelamatkan diri dan menonton dari kejauhan.


Melihat salah satu rekanya kini tewas, empat pemuda tersebut mulai mengeluarkan senjata mereka yang disembunyikan pada alat musik.


Velskud tidak menjawab perkataan pemuda tersebut dan hanya melemparkan sebuah cincin spatial berwarna hitam kepadanya.


Mengenali cincin spatial tersebut, keempat pemuda yang tersisa menjadi semakin waspada terhadap Velskud mengetahui jika misi mereka kini sudah terbongkar.


Keempat pemuda tersebut lalu mengeluarkan spirit mereka masing-masing karena merasa terancam dengan sosok Velskud.


Velskud bisa melihat empat spirit yang menyerupai beberapa makhluk hidup seperti Kalajengking, Ular Hitam, Kelelawar, dan seekor Black Panther.


Masing-masing spirit memiliki tinggi lima meter dan terlihat bersiap untuk menyerang Velskud sesuai perintah dari keempat pemuda tersebut.


Bukanya merasa ketakutan, Velskud justru tersenyum dan memejamkan matanya. Saat Velskud membuka mata, terlihat kedua bola matanya kini berubah keemasan dan menatap tajam kearah empat spirit dihadapnya.


Mata Velskud berubah menjadi keemasan dikarenakan ia menyuntikan Qi miliknya agar bisa melihat pergerakan keempat spirit yang memiliki pergerakan cepat.


Keempat spirit yang dikendalikan oleh para pemuda tersebut langsung menerjang kearah Velskud secara bersamaan untuk membunuhnya.

__ADS_1


Booommm!!!


Spirit ular dengan taring berbisa terlihat ingin memangsa Velskud, namun dengan mudah Velskud menghindar dan membuat ular itu harus mencium jalan.


Saat Velskud tengah melompat kebelakang, spirit kalajengking menyerang Velskud dengan ekornya untuk menyengat Velskud.


Slashhhh!!! Booommm!!!


Spirit kalajengking terlihat kesakitan setelah telson atau sengatnya terpisah dari ekor setelah tertebas pedang milik Velskud yang dilapisi dengan Qi.


Tidak hanya spirit kalajengking saja yang merasa kesakitan, namun pemiliknya juga dan terlihat mengerang merasakan dadanya yang terasa terbakar.


Slashhhh!!!


Kini giliran spirit kelelawar yang menerjang kearah Velskud, dan dengan mudah Velskud melumpuhkan spirit kelelawar tersebut dengan cara memotong sayapnya.


Hal sama juga dirasakan seorang pemuda yang merasakan rasa terbakar didalam dadanya dan ia hanya bisa berteriak kesakitan sambil berguling-guling ditanah.


Melihat dua rekanya yang tengah kesakitan, seorang pemuda berdecih kesal dan menerjang Velskud dengan spirit Black Panther miliknya.


Velskud yang melihat seekor Black Panther menyerangnya tidak tinggal diam dan menerjang kearah Black Panther tersebut.


Slashhhh!!! Brukkk!!!


Dengan sekali tebas, Velskud berhasil membelah spirit Black Panther menjadi dua bagian dan membuat pemiliknya mengeluarkan darah dari dalam mulut, hidung, mata, serta telinga.


Mendengar teriakan dari tiga pemuda yang terlihat kesakitan, Velskud menjadi kesal dan membuat sehelai benang Qi yang sangat tipis dileher ketiga pemuda tersebut.


Cratttt!!!


Velskud mengepalkan tanganya dan membuat benang Qi langsung mengencang hingga membuat tiga kepala langsung terpisah dari tubuh ketiga pemuda sebelumnya.


Kini hanya menyisakan seorang pemuda dengan spirit ular miliknya. Pemuda tersebut terlihat menghilangkan spirit miliknya dan langsung melesat untuk melarikan diri.


Namun sayang, kakinya kini terjerat oleh benang-benang Qi dan membuat pemuda tersebut terjauh kemudian terseret menuju Velskud.

__ADS_1


__ADS_2