Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Kesalahan Fatal


__ADS_3

Velskud menepuk-nepuk kepala Xia Que dan berjalan menuju Yun San serta yang lain. Tanpa Velskud perbuatanya tersebut membuat wajah Xia Que memerah dan senyuman tipis terlukis disana.


"Apa dagingnya sudah matang?" Tanya Velskud kepada Yun San serta Liu Hongli yang sebelumnya ia lihat sedang membakar seekor rusa.


Mendengar perkataan dari Velskud, Yun San dan Liu Hongli berdecih kesal namun seketika tatapan membunuh kembali keduanya terima yang membuat mereka bergidik ngeri.


"Y-Ya ini sudah hampir matang saudara..." Balas Liu Hongli seraya memasang senyuman terpaksa diwajahnya untuk menghindari siksaan dari tiga wanita yang ada disana.


Velskud mengangguk dan melewati Liu Hongli serta Yun San untuk mengecek rusak yang sedang dibakar oleh mereka berdua.


Crashhh!!!


"Ini sudah matang dan rasanya tidak begitu buruk..." Ucap Velskud yang baru saja memakan salah satu mata rusa dengan menusuknya menggunakan pisau.


Semua orang yang ada disana menelan saliva mereka saat melihat Velskud memakan mata rusa tersebut, hingga terdengar suara saat mata tersebut pecah dan mengeluarkan air didalam mulutnya.


Melihat semua orang sedang terperangah, Velskud menatap mereka dengan aneh dan bertanya, "Kalian ingin memakanya atau tidak? Jika tidak aku yang akan menghabiskanya."


Mendengar ucapan dari Velskud membuat mereka semua tersadar dan langsung mendekat untuk menyantap rusa tersebut bersama-sama.


Kemudian mereka semua mulai membagi rusa tersebut dan duduk mengelilingi pembakaran untuk menghangatkan tubuh.


Namun ada yang membuat Velskud merasa aneh saat ia sedang makan.


Velskud lalu bertanya, "Sebenarnya apa yang terjadi disini?"


Velskud melihat jika ketiga wanita cantik yang ada dikelompok mereka, semua sedang berebut untuk menyuapai daging kepadanya.


Ia juga melihat jika Yun San serta Liu Hongli hanya duduk berdua seraya menatap dirinya dengan tatapan kesal setelah apa yang terjadi kepada mereka.


"Gege buka mulutmu." Ucap Xia Que yang terlihat mendekatkan sesuap daging kepada Velskud.


"Ini makanlah..." Kata Liu Mei yang terlihat malu-malu seraya mengarahkan sesuap daging rusak kearah mulut Velskud.


"Gege makanlah agar tidak sakit..." Long Jingyi terlihat tidak mau kalah dengan Liu Mei dan juga Xia Que.

__ADS_1


Velskud sedikit bergerak mundur dan menolak daging rusa yang ditawarkan oleh Liu Mei, Xia Que, serta Long Jingyi kepadanya.


"Kalian tidak perlu repot melakukan hal ini, aku bisa makan sendiri. Lebih baik kalian memakanya sendiri, dengar perut kalian mulai berbunyi..." Kata Velskud yang mendengar suara gemuruh dari perut ketiga wanita tersebut.


Wajah Liu Mei, Xia Que, dan Long Jingyi seketika memerah. Ketiganya lalu menjauh dari Velskud karena merasa sangat malu dan mulai memakan daging rusa yang meraka bawa.


"Pufffttt!!!" Yun San dan Liu Hongli menahan untuk tidak tertawa melihat kejadian dihadapan mereka yang sangat memalukan.


Yun San dan Liu Hongli menutup mulut masing-masing agar tawa mereka tidak pecah yang dapat membuat malapetaka bagi keduanya.


Air mata mulai keluar dari pelupuk mata keduanya dan mereka terlihat memukul-mukul tanah sampai akhirnya tawa mereka pecah.


"Hahaha!!!" Tawa Yun San dan Liu Hongli tidak lagi bisa terbendung hingga lepas kendali.


"Gege kamu bisa makan daging rusa ini..." Ucap Yun San yang mulai memperagakan bagaiamana kejadian memalukan sebelumnya bersama dengan Liu Hongli.


Velskud yang melihat adegan tersebut membuka mulutnya dan mengalihkan pandanga kearah tiga wanita yang memiliki aura kehitaman disekiatarnya.


Krakkk!!! Krakkk!!! Krakkk!!!


Menyadari apa yang akan terjadi selanjutnya, Velskud memilih untuk menjauh dan bersandar dibawah pohon yang tidak terlalu jauh seraya memakan paha rusa ditanganya.


Disisi lain Liu Hongli merasakan firasat yang sangat buruk hingga dapat mengancam jiwanya. Pandanganya lalu beralih dan melihat tatapan membunuh tertuju kepadanya.


Melihat wajah pucat dari Liu Hongli membuat Yun San yang masih tertawa lalu bertanya kepadanya, "Hihihi...Kenapa kamu memasang ekspresi ketakutan muridku?"


Liu Hongli kemudian menunjuk dengan tangan bergetar kearah tiga wanita yang sudah bersiap menyerang keduanya menggunakan pedang mereka masing-masing.


Yun San terlihat masih terkekeh lalu menoleh kearah yang ditunjuk oleh Liu Hongli dan seketika tawanya terhenti bahkan wajah bahagia kini berubah menjadi pucat.


Booommmm!!! Arggghhh!!!


Velskud bisa melihat pertarungan atau bisa disebut penyiksaan satu sisi yang dilakukan oleh tiga wanita kepada dua pria hingga membuat area tersebut hancur.


Trangggg!!!

__ADS_1


"Sepertinya mereka mulai menujukan sedikit perlawanan..." Gumam Velskud seraya menggigit paha rusa ditanganya dan melihat kearah Yun San serta Liu Hongli.


Booommmm!!!


Yun San dan Liu Hongli yang mencoba memberi perlawanan harus diterhempas dengan kecepatan tinggi hingga membuat pohon-pohon hancur ketika mereka tabrak.


"Sepertinya sia-sia perlawanan mereka..." Kata Velskud yang mengomentari pertarungan dihadapanya dengan santai.


Saat menyadari daging rusa yang ia makan sudah habis, Velskud memejamkan matanya lalu terlelap dan mengabaikan jeritan minta tolong serta ledakan yang tengah terjadi.


Disisi lain Yun San mengumpat kerena sudah mengajarkan seluruh tekniknya kepada mantan muridnya yang membuat mereka tahu kelemahan dan terlihat menguatkan teknik miliknya.


Yun San juga mengumpat melihat bagaiamana Velskud tengah tertidur pulas dibawah pohon, sementara ia dan Liu Hongli harus menghadapi tiga wanita yang menyerang mereka dengan brutal.


Sementara disisi Liu Mei, Xia Que, dan Long Jingyi masih menyarang kedua pria tersebut tanpa memberikan kesempatan untuk mereka beristirahat.


Tatapan mereka saat ini terlihat sangat marah serta kesal terhadap Yun San dan Liu Hongli.


Ketiganya bahkan tidak segan melukai dan bahkan bisa membunuh jika mereka tidak menghindar dengan baik.


Liu Mei, Xia Que, dan Long Jingyi terlihat tidak perduli jika Yun San serta Liu Hongli terbunuh oleh mereka karena saat ini itulah tujuan dari ketiganya.


Darah milik Yun San dan Liu Hongli terlihat menetes dibilah pedang milik


ketiga wanita cantik tersebut.


Xia Que terlihat menghancurkan sebuah batu giok berwarna hitam dan seketika membuat array yang menutupi area tersebut sejauh satu kilometer agar Yun San serta Liu Hongli tidak kabur.


Yun San tidak menyangka jika Xia Que menggunakan sebuah pusaka tingkat tinggi hanya untuk hal seperti ini dan membuatnya tahu jika Xia Que, Liu Mei, Long Jingyi bersungguh-sungguh membunuh dirinya serta Liu Hongli.


Ia tidak menyangka jika ketiganya akan melakukan hal diluar batas karena merasa malu dihadapan salah satu muridnya yang saat ini tertidur pulas.


"Sialan!!!" Teriak Yun San dan Liu Hongli yang menggema keras diwilayah


tersebut malam ini.

__ADS_1


__ADS_2