
Saat hari sudah menjelang malam, Velskud akhirnya bangun ketika merasakan rasa sakit dibagian dadanya setelah melakukan latih tanding bersama dengan Yun San.
Indra penciuman Velskud mencium aroma sedap dan membuat perutnya berbunyi lirih. Velskud kemudian membuka matanya dan mendapati dua orang pria tengah membakar seekor rusa.
"Guru, Liu Hongli, apa itu kalian?" Tanya Velskud dengan lirih untuk memastikan siapa dua orang pria yang tengah membakar seekor rusa didekatnya.
Mendengar suara Velskud yang lirih, Yun San dan Liu Hongli lalu berbalik yang membuat Velskud kaget sebab wajah mereka kini tidak berbentuk lagi.
"Hahaha... Kamu sudah bangun rupanya murid sialan..." Ucap Yun San yang tertawa lirih namun terdengar mengerikan.
"Ya, kamu akhirnya bangun juga saudara..." Kata Liu Hongli yang menimpali perkataan dari Yun San seraya mengerakan kepalan tanganya.
Velskud yang menyadari jika ada hal buruk menimpa Yun San dan Liu Hongli, namun ia tidak tahu mengapa keduanya terlihat babak belur.
"Kenapa wajah kalian menjadi seperti itu dan dimana ketiga wanita tadi? Aku tidak melihat mereka..." Tanya Velskud dengan polos seraya melihat area sekitarnya.
Yun San dan Liu Hongli mengeratkan pegangan pada kipas yang mereka gunakan saat membakar rusa dibelakang keduanya.
Keduanya lalu mengacungkan kipas yang mereka bawa kearah Velskud dan berkata, "Ini salahmu yang membuat wajah dan tubuh kami babak belur sialan!"
Sringggg!!! Jlebbbb!!! Jlebbb!!!
Setelah Yun San dan Liu Hongli mengatakan hal tersebut, tiba-tiba muncuk dua bilah pedang dan menancap tepat didepan mereka.
Kedua pedang tersebut terlihat hampir mengenai aset berharga mereka dan membuat Yun San serta Liu Hongli menjadi lemas akan hal itu.
"Hei, kenapa kalian berdua menyalahkanku?" Tanya Velskud yang sedang melihat area danau sebelum akhirnya menengok kearah Yun San serta Liu Hongli.
Wajah Velskud seketika terkejut saat melihat dua bilah pedang menancap didepan Yun San dan Liu Hongli. Ia juga terkejut melihat wajah mereka yang terlihat pucat dan terlihat juga membuka mulut lebar-lebar.
Yun San dan Liu Hongli tidak menjawab pertanyaan dari Velskud saat melihat tatapan membunuh yang berasal dari arah belakang Velskud.
__ADS_1
"Kami mohon, ampuni kami berdua..." Kata Yun San dan Liu Hongli yang terlihat ketakutan dengan tiga sosok dibelakang Velskud.
Merasa heran dengan sikap dan perkataan dari Yun San serta Liu Hongli, Velskud kemudian bertanya kepada mereka dan tidak ada respon dari keduanya.
Velskud hanya mendengar perkataan yang terus diulang oleh kedua pria tersebut dan membuatnya sedikit kesal.
Melihat ekspresi ketakutan dari mereka, Velskud kemudian melihat arah yang mereka lihat.
Saat Velskud melihat kearah belakang pohon yang ia gunakan untuk bersandar, seketika matanya melebar begitu melihat wajah dari ketiga wanita cantik menatapnya dengan ekspresi kosong dan jarak antara wajahnya dengan mereka hanya satu jengkal saja.
Sontak Velskud menjadi kaget dan tersungkur kebelakang. Ia sangat terkejut melihat tatapan kosong dan wajah tanpa ekspresi dari ketiga wanita dihadapanya.
"Apa mereka berdua menyakitimu?" Tanya Liu Mei, Xia Que, dan Long Jingyi dengan nada datar serta memasang ekspresi kosong.
Entah mengapa Velskud merasakan tubuhnya bergetar saat melihat ketiga wanita cantik dihadapanya.
Velskud menelan salivanya lalu berkata, "Tidak, aku hanya merasa bingung kenapa mereka berdua menyalahkanku saat aku menanyai wajah mereka yang terlihat babak belur.
"Heh... Begitu ya..." Ucap Liu Mei dan Long Jingyi seraya berjalan menghampiri Yun San serta Liu Hongli.
Begitu sampai dihadapan keduanya, Liu Mei dan Long Jingyi lalu sedikit membungkuk lalu berbisik ditelinga Yun San serta Liu Hongli yang membuatnya mengangguk dengan patuh.
Sementara Xia Que merendahkan tubuhnya dan ekspresinya langsung berubah menjadi manis tidak seperti sebelumnya yang tidak memiliki ekspresi.
"Gege, apa kamu masih merasakan rasa sakit ditubuhmu?" Tanya Xia Que dengan wajah yang terlihat khawatir namun disisi lain sangat manis.
Velskud yang melihat perubahan pada Xia Que menjadi kaget terutama perkataan darinya.
'Gege? Apa-apaan dengan panggilan itu!? Bukankah dia lebih tua dariku?' Batin Velskud yang kaget dengan panggilan Xia Que kapadanya.
"Hanya sedikit rasa sakit saja diperutku..." Balas Velskud.
__ADS_1
Mendengar jawaban dari Velskud, Xia Que langsung mengeluarkan sepuluh butir pill dari cincin spatial miliknya dan sudah tidak perlu dipertanyakan lagi kualitasnya.
Aroma dari pill yang Xia Que keluarkan langsung menyerbak disekitarnya dan tercium sangat harum.
Yun San yang melihat sepuluh butir pill penyembuh tingkat tinggi tersebut membuka mulutnya lebar-lebar dan tidak menyangka jika Xia Que akan memberikanya kepada Velskud.
Tentu saja Yun San tahu khasiat pill tersebut yang tidak main-main dan harganya juga sangat tidak manusawi. Satu butir pill saja bisa membuat seorang kultivator bisa selamat dari kematian saat nafasnya hanya tinggal sehembus saja.
Kini ia melihat sepuluh butir pill tersebut secara langsung dan akan diberikan dengan percuma. Bahkan ia hanya memiliki satu butir dan kualitasnya tentu dibawah pill yang ada ditelapak tangan Xia Que.
Sedangkan Liu Mei, Long Jingyi, dan Liu Hongli yang juga melihat sepuluh butir pill tersebut tentu saja tahu, namun tidak bisa berkata apa-apa saat Xia Que ingin memberikanya secara percuma kepada Velskud.
"Ini makanlah, kamu akan merasa jauh lebih baik setelah memakanya..." Kata Xia Que seraya menawarkan pill yang ia keluarkan kepada Velskud.
Velskud yang melihat jika tidak niat jahat dari mata indah milik Xia Que kemudian dengan polosnya memakan sepuluh butir pill tersebut seperti sebuah permen.
Melihat kejadian itu Liu Mei tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Long Jingyi dan Liu Hongli juga melakukan hal yang sama seperti Liu Mei.
Sementara untuk Yun San, ia menggigit pakaianya seraya menangis melihat setiap butir pill yang Velskud makan layaknya permen murahan.
'Hiks! Kamu harusnya membaginya denganku murid bodoh!' Umpat Yun San yang merasa sakit setiap kali Velskud mengunyah pill tersebut.
Sedangkan Xia Que tersenyum manis melihat Velskud menerima pill pemberianya dan juga merasa Velskud menyukai pill tersebut.
Disisi lain Velskud merasakan jika pill yang ia makan terasa manis dan ada rasa mint yang langsung menyebar didalam mulutnya saat ia mengunyah pill tersebut.
Tidak berlangsung lama setelah Velskud menghabiskan sepuluh butir pemberian Xia Que, ia merasakan jika rasa sakit pada perut dan beberapa bagian tubuhnya yang lain langsung sembuh.
"Aku tidak menyangka pill itu bisa juga menghilangkan pegal-pegal." Kata Velskud seraya meregangkan tulang-tulangnya.
Xia Que tertawa kecil dan tersenyum kemudian berkata, "Jika Gege menyukainya aku bisa memberikan sebanyak yang kamu inginkan..."
__ADS_1