
Suasana kini tampak canggung disaat Velskud melihat Huanran yang tertidur pulas diatas kasur dan membuat pikiran jahat terlintas dibenak Velskud atau lebih tepatnya bisikan dari Sistem.
'Sigh! Diamlah, jangan kotori pikiranku!'
Ucap Velskud kepada Sistem yang terus membisikan hal kotor kepadanya agar memakan Huanran.
( Ding! Host berkata seperti itu tapi sebenarnya menginginkanya, apalagi sudah lama bukan? Lihatlah lekukan tubuh gadis Huanran itu dan parasnya, apalagi yang Host tunggu! )
Sebelah alis Velskud berkedut mendengar godaan dari Sistem. Memang semua yang dikataan oleh Sistem benar adanya, namun dia tetap tidak ingin disangka seekor binatang akibat hal semacam ini.
Velskud akhirnya memutuskan untuk berjalan-jalan diluar, namun sebelum itu ia membeli satu pill penyembuh dari Sistem dan memberikan kepada Huanran.
Tentu Velskud membantu Huanran untuk menelan dan menyerap pill tersebut, kemudian meninggalkanya istirahat dikamar.
Begitu Velskud keluar dari kamar, Huanran membuka mata dan melihat kearah pintu kamar yang baru saja digunakan oleh Velskud keluar.
"Sepertinya aku tidak salah memilih orang..." Gumam Huanran seraya menyentuh bibirnya yang sempat diseka oleh Velskud saat meminumkanya sebuah pill.
Huanran merasa penasaran kemana Velskud pergi dan ia menyingkirkan selimut yang dikenakan olehnya saat ini. Begitu selimut tersebut tersingkap, ia tampak tidak kaget melihat pakaianya yang sudah berganti malah sebaliknya.
"Pakaian yang indah..." Gumam Huanran seraya memutar tubuh untuk melihat seberapa cantik dirinya saat menggunakan pakaian tersebut.
Setelah puas dengan penampilanya saat ini, Huanran memakai topi yang ada di atas meja dan langsung bergegas untuk membuntuti Velskud.
Dilain sisi Velskud saat ini tampak memakan jajanan pinggir jalan sambil melewati kerumunan orang karena saat ini ia sedang berada ditempat diadakanya festival makanan.
Namun semua itu sebenarnya Velskud lakukan untuk mendengarkan pembicaraan dari setiap orang yang dianggap terlibat masalah ini.
Sampai Velskud teringat jika ia memiliki sosok Huanran yang merupakan mantan mata-mata dalang semua kekacauan ini.
"Kenapa akhir-akhir ini aku bisa melupakan sesuatu dengan cepat?" Velskud mendesah dan melanjutkan berkeliling.
( Ding! Apa Host ingin membeli pill untuk menambah daya ingat? Siapa tahu Host benar-benar akan tidak mengingat apapun nantinya. )
__ADS_1
Mendengar hal itu Velskud mendesah dan mengangguk. Sebuah pill yang terlihat bening muncul ditelapak tangan Velskud dan ia harus membayar cukup mahal yaitu sepuluh juta PS.
Harga tersebut cukup mahal namun karena tidak ingin melupakan sesuatu dengan cepat, akhirnya Velskud membeli pill tersebut dan langsung memkanya.
Begitu memakan pill tersebut Velskud merasakan kepalanya yang setiap waktu terasa berat, kini langsung berubah menjadi ringan dan pikiranya terasa lebih jernih.
'Hoo, ini jauh lebih baik dari sebelumnya.' Batin Velskud saat merasakan kini ia dapat berfikir jauh lebih jernih dan cepat.
Sekarang Velskud yang sudah tidak memiliki urusan di festival tersebut, memutuskan untuk kembali ke penginapan tempat Huanran berada.
Namun langkah Velskud terhenti saat merasakan ada seseorang yang menguntit dirinya dari salah satu gerai makanan disana.
Velskudpun membuka tampilan Sistem dan memilih menu cermin untuk melihat siapa orang yang menguntit dirinya, apa itu orang jahat atau bukan.
Begitu mengetahui siapa penguntit tersebut, Velskud menghela nafas dan menutup kembali tampilan Sistem kemudian mengangkat bungkusan kecil yang ia beli untuk gadis rakus tersebut.
"Ah sayang sekali aku sudah kekenyangan, apa harus aku buang saja makanan ini hm?" Velskud berpura-pura agar penguntit tersebut keluar dari tempat persembunyianya.
Tak lama seseorang menyambar bungkusan berisikan kotak makanan dengan cepat. Penguntit tersebut tampak melirik Velskud dengan tajam dari bali renda pada topinya.
Melihat dirinya yang diperlakukan seperti anak kecil membuat Huanran menjadi kesal dan kembali menggembungkan pipinya.
Huanran kemudian menyusul Velskud dan memakan jajanan yang diberikan kepadanya dengan raut wajah kesal kepada Velskud.
Melihat tingkah Huanran, Velskud untuk pertama kalinya tertawa pelan namun menapakan gigi-gigi putih yang berjajar rapih.
Jika orang lain melihat tawa Velskud entah apa yang akan terjadi, bahkan orang yang membuatnya tertawa entah akan memiliki ekspresi seperti apa.
( Ding! Rupanya seorang psychopath dan pembunuh berantai sepertimu bisa tertawa dengan tulus. Ini tidak seperti kamu bersama dengan mereka yang memasang senyuman palsumu setiap saat. )
Mendengar perkataan dari Sistem membuat Velskud mengentikan tawanya yang bahkan tidak terdengar jelas oleh orang-orang di sekitarnya.
( Ding! Jangan di ambil hati Host. Untuk menebus kesalahan, Sistem akan memberitahu satu barang yang sangat istimewa namun sebelum itu bergegaslah menuju Pavilium Sakura. )
__ADS_1
Velskud yang sempat merasa kesal dengan Sistem seketika menjadi sangat bersemangat dan berlari menuju tempat pelelangan yang di adakan oleh Pavilium Sakura.
Huanran yang melihat Velskud berlari meninggalkanya kemudian berterik,
"Hei! Jangan tinggalkan aku lagi!" Kemudian Huanran membuang bekas makanan yang ia makan dan berlari mengejar Velskud.
Sesampainya di depan tempat pelelangan, Velskud mendapati jika pintu akan segera tertutup sebab pelelangan akan dimulai.
Velskud kemudian menghentikan penjaga yang ingin menutup pintu masuk dan berkata, "Tunggu sebentar tuan, apa masih ada bangku yang tersedia didalam?"
Penjaga yang melihat seorang pria tengah mengatur nafasnya tampak sedikit bingung, ia kemudian menanggapi sosok pria aneh tersebut.
"Iya masih ada dua tempat yang tersedia namun hanya bangku biasa, apa tuan ingin mengambilnya untuk pasangan anda juga?" Balas penjaga tersebut yang melihat kemunculan Huanran di belakang Velskud dan mengiranya pasangan.
Velskud tampak bingung dan menyadari jika Huanran berada dibelakangnya. Dengan cepat Velskud ingin meluruskan hal ini terlebih dahulu jika keduanya bukan pasangan, namun hal tidak terdugapun terjadi.
Huanran merangkul tangan Velskud dan berbisik kepadanya, "Kenapa kamu meninggalkanku lagi disana. Cepat berpura-pura saja jika kita adalah pasangan atau masalah dengan penjaga itu akan panjang."
( Ding! Wanita yang tidak bisa jujur dan pria yang juga sepertinya sama. Keduanya menunggu siapa yang pertama untuk mengungkapkan perasaanya. Benar-benar lucu! )
Mendengar suara Sistem yang terngiang di kepalanya, Velskud membantah perkataan dari Sistem dan membayar bangku di dalam pelelangan dengan harga dua tael emas kepada si penjaga.
Begitu masuk kedalam, Huanran mencubit perut Velskud akibat meninggalkanya tadi dan balik pergi meninggalkam Velskud menuju kursi yang sudah dipesan.
'Shhhh! Kenapa lagi dengan wanita itu?' Batin Velskud seraya mengelus perutnya yang habis terkena cubitan keras dari Huanran.
Rasa kesal Velskud bertambah saat mendengarkan suara Sistem yang menertawakan dirinya sepanjang waktu. Velskud kemudian berjalan menyusul Huanran yang sudah melewati lorong tersebut menuju pelelangan yang akan dimulai.
Begitu melewati lorong, Velskud melihat tempat pelelangan yang cukup luas dan bangku berjajar seperti dipertunjukan opera, dengan panggung utama sebagai tempat pembawa acara menawarkan barang yang ada.
Pandangan Velskud menyisir area tersebut dan akhirnya menemukan keberadaan Huanran yang langsung dihampiri olehnya.
"Kenapa kamu mencubitku tadi?" Tanya Velskud begitu ia duduk di samping Huanran yang masih memasang raut wajah kesal.
__ADS_1
Huanran tidak menggubris perkataan dari Velskud dan menganggap dirinya tidak ada. Ia memilih untuk diam dan memperhatikan pelelangan yang akan segera dimulai.
Melihat jika ia tidak di anggap oleh Huanran walau tepat duduk bersebelahan, Velskud berdecih dan memperhatian wanita cantik dengan pakaian terbuka yang menjadi pembawa acara kali ini.