Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Miliku Seorang


__ADS_3

Ditengah perjalanan, Huanran merasa bingung kemana Velskud akan membawa dirinya. Ia juga melihat banyak kultivator yang menuju arah sama dengan mereka.


"Gege, kita akan pergi kemana?" Tanya Huanran yang merasa penasaran saat menyadari jika Velskud membawanya menuju pusat ibukota.


"Ketempat dimana seorang pria akan dibasahi oleh keringat dan membuat nafas mereka tersengal." Balas Velskud seraya tersenyum dan menganggukan kepala dengan puas.


Wajah Huanran seketika memerah dan menahan amarahnya. Ia sepertinya salah mengartikan perkataan Velskud dan mengira suaminya tersebut akan membawanya menuju tempat bordil.


"Apa kamu bermaksud untuk membawaku kerumah bordil Gege?" Tanya Huanran seraya mencubit pinggang Velskud dengan kuat.


"Huh? Apa maksudmu? Tentu saja tidak! Aku hanya akan membawamu melihat perlombaan dipusat kota saja."


Velskud mencoba memberi penjelasan sambil menahan perih pada pinggnya yang dicubit oleh Huanran.


Seketika Huanran menyudahi cubitanya terhadap Velskud dan merasa malu sebab berpikir terlalu jauh. Ia kini hanya bisa menyembunyikan wajahnya dipunggung Velskud dan mengumpati pemikiran kotornya.


Disisi lain Velskud merasa aneh dengan perilaku istrinya tersebut yang tiba-tiba terlihat kesal dan seketika berubah menjadi sangat malu.


Namun Velskud tidak ada waktu untuk memikirkan hal itu lagi saat melihat pintu arena pertarungan yang akan segera ditutup oleh beberapa penjaga.


Velskud mempercepat langkahnya dan bisa sampai didepan gerbang yang akan ditutup tersebut. "Permisi, apa masih ada tempat yang kosong untuk mengikuti perlombaan ini?" Tanya Velskud kepada seorang penjaga.


"Maaf tetapi tempat untuk menjadi peserta sudah penuh dan hanya tersisa beberapa tempat penonton saja." Balas penjaga tersebut dengan ramah.


Mendengar perkataan dari salah satu penjaga, wajah Velskud terlihat pucat.


Ia tidak menyangka jika misinya kali ini akan gagal karena terlambat untuk mendaftar.


Huanran yang menyadari jika suaminya


tampak lesu sebab tidak bisa mengikuti pertandingan. Karena merasa tidak tega, Huanran akhirnya berfikir agar Velskud dapat ikut dengan segala cara.

__ADS_1


Pandangan Huanran seketika tertuju kearah seorang kultivator yang berhasil mendapatkan nomor peserta. Pikiran jahat terlintas dipikiran Huanran dan ia segera melancarkan aksinya.


Seekor kupu-kupu Huanran ciptakan dan ia perintahkan untuk menghampiri kultivator tersebut. Saat kupu-kupu miliknya hinggap dileher kultivator itu, tiba-tiba kultivator tersebut kejang dan tergeletak ditanah.


Para penjaga yang melihat hal itu lalu menolong kultivator tergeletak dan mengecek keadaanya. Mereka terkejut kultivator yang awalnya baik-baik saja kini keracunan, dan tidak ditemukan hal mencurigakan apapun sebab Huanran sudah menghilangkan kupu-kupu miliknya.


Karena kultivator yang menjadi peserta keracunan, penjaga sebelumnya kemudian menghampiri Velskud untuk menggantikan peserta tersebut.


Velskud awalnya cukup bingung tetapi segera menerima nomor peserta yang diberikan oleh penjaga tersebut dan masuk kedalam tanpa perlu membayar.


Sementara Huanran tetap membayar biaya masuk sebagai penonton dan akhirnya mereka berpisah menuju tempat masing-masing.


'Kenapa tiba-tiba pria itu keracunan? Siapa perduli, yang terpenting sekarang aku bisa menyelesaikan misi ini.' Batin Velskud sembari memainkan nomor peserta ditanganya.


Sementara itu disisi lain Huanran tersenyum tipis sambil berjalan menuju bangku penonton untuk melihat pertandingan suaminya.


Tidak ada perasaan bersalah yang Huanran rasakan saat meracuni kultivator sebelumnya dan justru merasa bahagia ketika melihat suaminya menjadi senang.


'Aku akan melakukan segala cara agar bisa membuat Gege tersenyum dan melupakan mereka. Dia hanya miliku seorang dan siapa yang berani merebutnya...' Sebelum Huanran selesai membatin, ia tersenyum dan wajahnya tampak tersipu.


Obsebsinya terhadap pria tersebut sudah benar-benar tidak wajar, ia bahkan tidak segan akan menghabisi wanita selain dirinya yang menggoda suaminya.


Disisi Velskud, ia kini duduk dibangku peserta untuk menunggu giliran. Dia melihat jumlah peserta tidak terlalu banyak dimana hanya ada lima puluh peserta saja.


Velskud terkejut saat menyadari jika pria yang saat ini duduk disampingnya ternyata adalah Liu Hongli dan ia juga melihat Long Jingyi dibarisan depan.


'Semoga mereka tidak menyadari keberadaanku, jika tidak semua akan


menjadi sangat rumit.' Batin Velskud yang tidak ingin adanya kekacauan.


Namun situasi justru yang harus Velskud hadapi semakin bertambah saat melihat Xia Que dan Liu Mei datang kemudian duduk disamping Liu Hongli.

__ADS_1


Velskud segera menghilangkan aura kehadiranya agar tidak disadari oleh keempat orang tersebut termasuk satu orang lagi yang sedang memperhatikan dari area VIP penonton.


"Tuan, bolehkah aku bertanya beberapa hal kepadamu?" Tanya Liu Hongli yang terdengar seperti suara petir ditelinga Velskud.


Sekarang Velskud benar-benar tidak tahu harus apa. Jika ia berbicara maka Liu Hongli terutama ketiga wanita tersebut akan mengenalinya.


Velskud memutuskan untuk tidak berbicara dan memberi isyarat dengan melambaikan tangan kepada Liu Hongli jika ia tidak ingin diganggu.


Liu Hongli yang melihat lambaian tangan dari orang asing disampingnya lalu mengurungkan niat untuk bertanya tentang pertandingan kali ini.


Disisi lain Liu Mei yang merasa tidak nyaman saat melihat keponakanya mendapat penolakan dari asing tersebut bermaksud untuk menegurnya.


"Bukankah tidak sopan menolak ajakan untuk berbicara dengan seorang putra mahkota? Sadarilah posisimu." Ucap Liu Mei dengan sedikit sindiran kepada pria asing tersebut.


Liu Hongli dan Xia Que yang melihat Liu Mei mulai tersulut emosi hanya karena masalah sepele langsung berusaha untuk menenangkan wanita tersebut.


Sedangkan Velskud tampak tidak perduli dan memilih untuk diam sambil melihat acara pembukaan yang tengah berlangsung diatas arena.


Liu Mei berdecih kesal karena tidak dihiraukan oleh seorang rakyat jelata kemudian berdiri dan hendak menantang pria asing tersebut, tetapi ditahan oleh Liu Hongli dan Xia Que.


"Jika kita bertarung nanti, aku tidak akan segan-segan kepadamu. Ingat itu."


Ucap Liu Mei kemudian duduk kembali sambil menyilangkan kedua tanganya dengan kesal.


Tanpa disadari oleh siapapun, seekor kupu-kupu berwarna hitam terbang menuju kearah Liu Mei namun Velskud yang menyadari hal tersebut langsung menangkapnya.


Kupu-kupu itu tampak tidak melukai Velskud saat ditangkap dan tiba-tiba menghilang tanpa meninggalkan jejak. Velskud kemudian mengalihkan pandanganya kearah Huanran yang berada dikursi penonton.


Dapat Velskud lihat tidak ada seorangpun penonton didekat istrinya tersebut dan ia melihat raut wajah Huanran yang tampak kesal sambil menatap dingin sosok Liu Mei.


Velskud menggelengkan kepalanya untuk memperingati Huanran karena mengetahui jika kupu-kupu tadi kirimanya untuk membunuh Liu Mei.

__ADS_1


Huanran hanya bisa mengeratkan kepalan tanganya begitu melihat isyarat dari Velskud untuk tidak berbuat lebih jauh lagi, namun hal tersebut tampaknya tidak bisa ditoleransi lagi oleh Huanran dan ia sudah menandai sosok Liu Mei.


Hanya menunggu waktu saja untuk Huanran mengeksekusi wanita yang menghina suaminya tersebut. Tetapi disisi lain ia merasa bimbang jika Velskud marah kepadanya.


__ADS_2