Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Satu Masalah Baru


__ADS_3

Semua orang yang tidak menjadi target dari ribuan pedang, tubuh mereka tampak bergetar. Mereka cukup lega karena tidak menjadi target dari ribuan pedang itu, namun disisi lain mereka semua juga ketakutan.


Pandangan orang-orang yang masih hidup langsung tertuju kearah seorang pria berpakaian serba hitam dan mengenakan topi yang menutupi wajahnya.


Namun pandangan mereka langsung teralihkan keatas saat melihat langit yang mendadak menjadi gelap disertai dengan hembusan angin kencang.


Petir-petir muncul dilangit seperti akar pohon. Namun petir yang muncul kali ini bukan petir biasa melainkan petir surgawi dimana petir tersebut sangat penting bagi seorang kultivator.


Sebuah kilatan petir berwarna ungu menyambar didaerah selatan ibukota.


Suara petir tersebut saat menyambar menggelegar sangat keras yang membuat telinga pendengarnya menjadi sakit.


Velskud yang melihat arah sambaran petir tersebut langsung bergegas menuju kesana. Raut wajahnya menyiratkan kekhawatiran sebab arah sambaran petir berada ditempat istrinya saat ini.


Merasa firasatnya menjadi sangat tidak enak, Velskud mempercepat langkahnya dan melesat sangat cepat seperti sebuah bayangan hitam jika ada orang yang melihat dirinya.


Beberapa waktu berselang dan Velskud sudah tiba didekat lokasi sambaran petir sebelumnya. Pemandangan ribuan mayat yang bergelimpangan ditanah, dari bala bantuan Liu Tao langsung menyambut Velskud.


Mayat-mayat tersebut tampak memiliki kondisi yang sama, yaitu tubuh mereka mengering dan terlihat seperti tulang yang hanya dibungkus oleh kulit saja.


Akkhhhh!!!


Teriakan kesakitan dari seorang wanita membuat Velskud tersadar dari lamunanya. Ia sangat mengenal suara teriakan tersebut dan menuju kearah pemilik sumber suara.


Begitu Velskud tiba diarah sumber suara, ia melihat Huanran yang melakukan posisi lotus. Velskud juga bisa melihat jika istrinya tersebut berteriak kesakitan dan membuka matanya lebar-lebar. Taring kecil dapat Velskud lihat saat Huanran membuka mulutnya yang membuat dirinya sangat khawatir.


'Sistem bagaimana kondisi Huanran sekarang? Ini benar-benar sangat tidak masuk akal.' Tanya Velskud sambil melihat Huanran dengan raut wajah khawatir.


( Ding! Huanran sebelumnya telah menyerap petir yang tadi muncul dan berhasil menerobos satu tingkat kultivasi. Untuk kondisinya saat ini dia sedang mengalami efek samping yang dimana membahayakan nyawanya.)

__ADS_1


'Efek samping apa itu? Cepat beri tahu aku solusinya.' Balas Velskud yang tidak tegak melihat istrinya kesakitan.


Velskud bisa melihat batu pencipta berwarna ungu tua didahi Huanran dan disekitar dahi tersebut tampak ada guratan seperti akar. Mata Huanran juga tampak berubah dimana sklera menjadi hitam dan pupilnya menyala keunguan.


( Ding! Ini merupakan efek samping atau lebih jelasnya sebuah kutukan dari metode kultivasi yang dilakukan oleh Huanran, dimana ia harus menyerap jiwa seseorang untuk meningkatkan kultivasinya.


Efek samping ini berasal dari spirit yang dimiliki olehnya. Sebenarnya ia tidak akan terkena kutukan ini jika memiliki element Yin dan Yang seperti Host.


Untuk menghilangkan kutukan yang diderita Huanran hanya satu, yaitu dengan memindahkan kutukan tersebut ketubuh Host yang memiliki element Yin dan Yang.


Namun hal ini sangat berbahaya jika dilakukan. Tubuh Host nantinya akan terkontaminasi dengan kutukan tersebut dan memerlukan waktu lama sampai akhirnya menghilang setelah berhasil digabungkan dengan element Yin dan Yang milik Host. )


Mendengar penjelasan dari Sistem, Velskud tanpa berfikir lama lalu duduk dibelakang Huanran dan menyayat telapak tangan kirinya sebelum menyentuh punggung istrinya.


Kedua bola mata Velskud seketika berubah menjadi lambang Yin dan Yan saat ia mulai menyerap kutukan yang diderita selama ini oleh Huanran.


Huanran yang merasa tubuhnya sudah membaik, tidak begitu saja diam dan langsung menyerap energy yang mengalir kedalam tubuhnya untuk menyetabilkan fondasi kultivasi miliknya.


Disisi lain Velskud masih menyerap sisa-sisa kutukan dari dalam tubuh Huanran dan ia juga memberikan sejumlah Qi kepada istrinya agar bisa menyetabilkan fondasi kultivasinya.


Saat kutukan tersebut berhasil Velskud serap sepenuhnya dan Huanran juga sudah berhasil menyetabilkan fondasi kultivasinya, Ia kemudian menarik tanganya dari punggung Huanran.


Mata Velskud yang sebelumnya menyerupai lambang Yin dan Yang berangsung-angsur kembali seperti semula yaitu biru sapphire.


Huanran menghembuskan nafas dan membuka matanya. Ia merasa tubuhnya jauh lebih baik dan rasa sakit yang selama ini dia rasakan sudah hilang sepenuhnya.


Batu pencipta yang ada didahi Huanran tampak hilang semenjak ia menyembunyikanya kembali agar tidak ada seorangpun yang melihatnya.


Seketika Huanran tersadar saat merasakan kehadiran seseorang yang berada dibelakang dirinya. Huanran kemudian memutar tubuhnya kebelakang dan melihat sosok Velskud duduk bersila disana.

__ADS_1


"Gege aku berhasil mencapai ranah Supreme Immortal. Aku kini sudah berhasil melewatimu, jangan cemburu ya hihihi.


Oh iya, aku juga sekarang merasa bisa menyerap energy Qi seperti orang pada umumnya, dan tidak perlu menyerap jiwa seseorang lagi untuk meningkatkan kultivasi. Bukankah ini bagus?" Wajah Huanran terlihat bahagia ketika memberitahu kondisinya kepada Velskud.


Disisi lain Velskud yang ingin menegur Huanran karena tidak mau memberitahukan hal berbahaya seperti ini kepadanya, ia mengurungkan niatnya setelah melihat betapa bahagianya Huanran saat ini.


"Baguslah." Balas Velskud singkat disertai senyuman kepada sosok istrinya tersebut.


Wajah Huanran seketika memerah saat melihat Velskud yang tersenyum tulus kepadanya. Merasa sangat malu ia kemudian berdiri dan melangkah sedikit menjauh dari suaminya tersebut.


"U-Untuk merayakan hal ini bagaimana jika kita makan dikedai? Aku yang akan membayarnya!" Ajak Huanran dengan wajah yang masih tersipu malu.


"Baiklah." Balas Velskud seraya tersenyum kembali yang membuat wajah Huanran semakin memerah dan berjalan terlebih dahulu menuju ibukota.


Velskud menggelengkan kepala melihat tingkah Huanran yang terlihat malu, padahal mereka sudah melakukan hal yang lebih jauh sebelumnya.


Senyuman diwajah Velskud seketika menghilang. Ia kemudian melihat kearah telapak tanganya yang terdapat sayat pisau dan terlihat asap berwarna ungu keluar dari sana.


Rasa sakit Velskud rasakan dari luka sayatan tersebut yang tampaknya ia mulai terkontaminasi. Bahkan luka sayatan itu tidak kunjung menghilang seperti saat dada Velskud tertusuk pedang milik Huanran.


'Sampai kapan proses ini akan berlangsung Sistem?' Tanya Velskud.


( Ding! Untuk saat ini Sistem belum bisa menghitungnya, namun yang pasti akan memerlukan waktu sampai proses tersebut selesai. )


Velskud mengangguk dan untuk meredakan rasa sakit yang ia derita, dia membeli sebuah pill dari Sistem yang bertahan selama satu hari.


Lalu sebuah perban juga Velskud beli dari Sistem dan ia gunakan untuk membalut luka sayatan tersebut agar tidak ada yang mengurigainya termasuk Huanran.


Setelah membalut luka sayatan ditelapak tangan kirinya dengan perban, Velskud bergegas menyusul Huanran yang sudah terlebih dahulu menuju sebuah kedai di ibukota.

__ADS_1


__ADS_2