
Malam panjang yang terasa panas kini sudah berakhir. Saat ini hanya menyisakan sepasang suami istri yang tengah terlelap dengan tubuh hanya dibalut sehelai selimut saja.
Raut wajah keduanya saat tidur menunjukan kepuasan dan kebahagian, terutama untuk sang wanita yang kini impianya sudah terwujud untuk menjadi pendamping pria disampingnya.
Pergulatan yang mereka lakukan semalam cukup panjang, dimana keduanya sudah menghabiskan beberapa ronde, dan menyebabkan sedikit kerusakan pada ranjang yang mereka gunakan.
Suara yang mereka hasilkan selama pergulatan juga cukup kencang, namun beruntung penghalang yang Sistem buat belum dihilangkan dan meredam semua suara.
Tampak set pakaian yang digunakan oleh Huanran sudah sobek dan tergeletak dimana-mana. Hal ini menandakan betapa ganasnya Velskud kepadanya semalam.
Disisi lain Velskud mendapatkan belasan kiss mark diarea leher dan tubuhnya yang menandakan betapa liar Huanran kepadanya semalam.
Dan akibat kegilaan mereka semalam membuat keduanya tertidur dengan pulas san terlihat saling berpelukan satu sama lain didalam selimut.
Tidak berselang lama Velskud terbangun karena merasa kesemutan pada lenganya, dan saat membuka mata ia melihat Huanran yang masih tertidur pulas serta menjadikan lenganya sebagai bantal.
Velskud kemudian mengecup kening istrinya dan beranjak menuju kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket akibat pergulatan semalam.
Disisi lain Huanran meraba-raba area sekitar kasur untuk mencari keberadaan Velskud yang tiba-tiba tidak ia rasakan karena sudah pergi.
Merasa sosok yang ia cari tidak ada didekatnya, Huanran kemudian membuka matanya dan tidak melihat Velskud yang tidur disampingnya semalam.
Huanran seketika bangun dan menoleh kesana-kemari untuk mencari keberadaan suaminya namun tidak kunjung menemukanya, sampai dia mendengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Dia menghela nafas dan tiba-tiba merasa nyeri diantara kedua kakinya. Huanran membuka selimut dan melihat bercak darah miliknya serta cairan suaminya yang berceceran disana.
Huanran juga melihat cairan milik Velskud yang keluar dari gua merah muda miliknya yang membuat wanita tersebut sangat malu mengingat kegilaanya semalam.
Dengan cepat Huanran langsung membungkus tubuhnya kembali beserta kepalanya karena sangat malu. Ia tidak menyangka jika dirinya akan menjadi liar semalam dan sekali mendominasi suaminya sendiri.
Beberapa menit kemudian Velskud keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan celana panjang bermotif tentara dan terlihat sedang mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.
__ADS_1
"Huanran bangunlah." Ucap Velskud yang melihat istrinya sedang bergumal didalam selimut sambil berteriak dengan tidak jelas.
Suara Velskud membuat Huanran berhenti bergumal dan berteriak tidak jelas didalam selimut. Ia dengan malu-malu menampakan wajah dan melihat kearah suaminya tersebut.
Begitu melihat sosok Velskud, Huanran tiba-tiba menelan salivanya dan terlihat mematung. Huanran tampak terkejut saat dapat melihat dengan jelas paras dan badan suaminya, sebab semalam karena minim pencahayaan ia tidak bisa melihatnya terlalu jelas.
Dalam benak Huanran ia benar-benar sangat beruntung dan tidak akan membiarkan siapapun merebut suaminya. Dia juga mengolok kebodohan mantan istri Velskud yang mencampakan pria sempurna seperti dirinya.
Huanran tampak masih memandangi dada bidang dan perut proporsional suaminya. Hal yang membuat dirinya tiba-tiba tersenyum aneh ketika melihat Velskud sedang mengikat rambutnya dan itu terlihat seksi dimatanya.
Sementara itu Velskud yang melihat ekspersi Huanran langsung memakai pakaiannya dan melemparkan handuk kewajah wanita cantik tersebut.
"Cepat bersihkan tubuhmu, atau tidak akan ada sarapan untukmu pagi ini." Ucap Velskud seraya menghela nafas lalu duduk dikursi yang tidak jauh dari kasur.
Wajah Huanran menjadi cemberut saat menerima handuk Velskud diwajahnya. Tetapi ia tidak mempermasalahkan hal itersebut, dan bergegas menuju kamar mandi dengan tetap membungkus dirinya menggunakan selimut.
Saat berjalan, kaki Huanran tampak bergetar dan ia kembali merasakan nyeri diantara kedua kakinya. Velskud sempat ingin membantunya namun dengan cepat ditolak.
Velskud yang melihat hal itupun menggelengkan kepala dan mengeluarkan gelembung air dari jari telunjuknya. Gelembung tersebut lalu membersihkan noda diatas kasur dan juga dilantai, tidak lupa gelembung tersebut juga membersihkan sisa-sisa pakaian milik Velskud dan Huanran sebelum akhirnya menghilang.
"Sepertinya aku harus mengganti rugi semua kerusakan ini." Gumam Velskud saat melihat kaki-kaki kasur yang sudah patah.
Kemudian Velskud meminta kepada Sistem untuk menghilangkan penghalang yang terpasang didalam kamar tersebut.
Velskud membuka jendela kamar yang menampilkan jalanan ibukota. Terlihat banyak kultivator dan para warga yang
sudah beraktivitas meski hari masih sangat pagi.
Hal ini membuatnya penasaran dengan apa yang membuat mereka beraktivitas sepagi ini dan tampak berjalan menuju pusat ibukota sembari berbincang dengan kenalan masing-masing.
'Apa ada hal yang istimewa hari ini Sistem?' Tanya Velskud yang terlihat meminum secangkir kopi yang ia beli dari Sistem sambil memperhatikan kerumunan orang dijalan.
__ADS_1
( Ding! Seperti yang Host pikirkan. Hari ini terdapat suatu perlombaan yang diadakan oleh Asosiasi Lotus dan Kekaisaran dipusat kota. )
'Perlombaan apa yang kamu maksud?' Tanya Velskud kembali yang merasa sedikut tertarik dengan sebuah perlombaan.
( Ding! Perlombaan ini sebenarnya digunakan untuk mencari bibit-bibit muda yang kelak menjadi kultivator terkuat nantinya. Perlombaan ini juga diikuti oleh semua sekte baik itu berasal dari aliran putih maupun hitam. )
'Huh? Apa maksudmu dua aliran yang berbeda mengikuti perlombaan ini?'
Velskud merasa ada yang aneh saat mendengar penjelasan dari Sistem.
( Ding! Entahlah, mungkin untuk membuktikan sekte atau aliran mana yang paling hebat. Lagipula hadiah yang diberikan cukup menggiurkan untuk mereka. Tetapi yang pasti dalam perlombaan ini kedua aliran harus netral. )
( Ding! Misi baru telah terpicu!
Detail misi: Ikuti perlombaan dan buktikan jika sang Kaisar sudah bangkit dari tidurnya.
Hadiah: ??? )
Pemberitahuan misi dari Sistem membuat Velskud tersedak oleh kopi yang ia minum. Ia merasa tidak enak jika harus dipanggil 'Kaisar' mengingat para bawahanya selalu berkhianat.
'Ini benar-benar memalukan. Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi.'
Balas Velskud yang memberitahukan ketidak sukaanya dengan panggilan tersebut.
Bagi Velskud sekarang ia tidak ingin lagi membuat sebuah Dinasti atau mengangkat seorang bawahan setelah mengingat kejadian memilukan yang dia alami.
( Ding! Bukanya bagus jika Host kembali menjadi seorang Kaisar lagi? Apalagi dengan bantuan istri Host yang kekuatanya tidak normal dan lagi ada Sistem yang ada untuk Host. )
Velskud menggelengkan kepalanya dan menghela nafas. 'Tidak untuk saat ini. Hal itu bisa dipikirkan kembali setelah aku menguliti mereka semua dengan tanganku sendiri.'
"Pada saat itu tiba aku akan datang dan memberi mereka kebebasan dari belenggu yang dinamakan kehidupan." Gumam Velskud seraya tersenyum penuh makna didalamnya .
__ADS_1