Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Gagal


__ADS_3

Setelah pemuda yang membayar sejumlah tael kepada Velskud karena menghancurkan gubuknya, pandangan Velskud lalu tertuju kearah puing-puing gubuk dan menghela nafas.


"Sepertinya tidak ada alasan lain untuk tidak mengikuti ujian seleksi..." Gumam Velskud seraya melihat kerumunan orang yang ingin mendaftar sebagai murid Sekte Awan.


Velskud kemudian berjalan menuju antrian para pendaftar dan mendapat giliran terakhir untuk di seleksi oleh guru cantik dibarisan terdepan.


Beberapa orang yang ada disamping kanan dan kiri Velskud, mencium aroma wangi yang memabukan dari tubuh Velskud tanpa ia sadari.


Tidak bisa dijelaskan wangi yang keluar dari tubuh Velskud dan namun aroma tersebut lebih wangi dari parfum misk sekalipun dalam jarak lima meter.


Sontak beberapa orang yang berada disekitar Velskud lalu menoleh kearahnya dan mereka langsung menelan saliva ketika melihat seorang pemuda tampan disana.


Tak hanya perempuan saja yang menelan saliva mereka sendiri, namun beberapa pria juga melakukan hal itu dan bahkan mereka berfikir untuk berbelok agar bisa bersama pemuda itu.


Wajar saja para pria ingin berbelok agar bisa bersama Velskud, sebab wajah Velskud bisa dibilang sangat tampan dan juga cantik secara bersamaan. Terutama untuk bibir Velskud yang berwarna merah dan itu benar-benar sangat menggoda.


Velskud dengan ekspresi dinginya lalu menatap malas orang-orang yang melihat kearahnya dengan tatapan kosong dan membatu.


"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Velskud dengan malas seraya menatap orang-orang disekitarnya.


Seketika beberapa orang yang melihat Velskud dengan tatapan kosong dan membatu langsung sadar. Tampak mereka semua gugup dan menundukan kepala masing-masing seperti seorang pencuri yang tertangkap basah.


Sudah beberapa saat ketika Velskud bertanya kepada orang-orang yang melihat kearahnya, namun tidak ada satupun dari mereka yang berbicara.


"Jika tidak ada yang ingin berbicara tolong jauhkan pandangan kalian dariku karena itu sangat tidak nyaman." Sambung Velskud yang tanpa sadar mengeluarkan sedikit aura membunuhnya yang pekat.


Sontak beberapa orang yang melihat Velskud langsung berkeringat dingin dan mereka tidak percaya jika Velskud memiliki aura membunuh yang sangat pekat.


Hanya ada satu cara mendapatkan aura membunuh yang sangat pekat seperti itu, yaitu dengan membunuh ratusan ribu bahkan jutaan manusia dan monster pikir mereka.

__ADS_1


Menyadari orang-orang yang melihatnya sedikit kesuliatan beenafas, Velskud lalu menarik kembali aura membunuhnya dan membuat mereka bisa bernafas lega.


Setelah tidak merasakan aura membubuh dari Velskud, orang-orang sebelumnya melihat kearah Velskud langsung mengalihkan pandangan walaupun beberapa wanita masih suka mencuri-curi pandangan kepada Velskud.


Menyadari beberapa orang yang sudah tidak melihat kearahnya walaupun hanya sebagian, Velskud menghela nafas dan ingin cepat-cepat mendapat giliran.


Version sedikit khawatir dengan tatapan liar dari beberapa wanita, bahkan diantara mereka sudah merencanakan sesuatu kepadanya.


'Ingat istrimu Velskud dan jangan hiraukan mereka!' Batin Velskud yang mencoba menguatkan diri dan mengingat kembali tujuanya di Dunia ini.


Beberapa jam beralalu dan terlihat hanya ada sembilan puluh orang yang berhasil melewati seleksi dan sisanya berada dibarisan orang-orang yang gagal.


Tak berselang lama Velskud sudah sampai dibarisan terdepan dan melihat seorang pemuda yang sebelumnya mengganti rugi kepadanya.


"Langsung pergi kebarisan sebelah kanan..." Ucap guru Liu Mei dengan nada lembur dan tidak seperti saat menyeleksi pendaftar yang lain.


Sontak beberapa orang kaget karena pemuda itu bisa lolos tanpa diseleksi terlebih dahulu dan mereka langsung mengajukan protes terutama para pendaftar yang gagal.


Pemuda yang lolos seleksi tanpa di uji terlebih dahulu lalu tersenyum dan mengacungkan jempol kearah guru Liu Mei lalu masuk kebarisan orang-orang yang lulus.


Saat pemuda itu masuk kedalam barisan orang yang lulus, ia melirik kearah seorang tuan muda yang terlihat lulus dengan tatapan tajam dan tersenyum tipis.


Sementara tuan muda yang dilirik oleh pemuda tadi tampak kesal dan berfikir akan memberi pelajaran kepadanya agar pemuda itu tahu diri.


Disisi lain Velskud yang melihat kejadian tidak masuk akal itu hanya diam dan sama sekali acuh. Pandangan Velskud lalu tertuju kearah guru cantik yang tidak jauh darinya sekilas dan mememejamkan mata.


Guru Liu Mei yang merasa ada seseorang menatapnya dengan tajam walaupun sekilas, lalu mencari sumber tatapan itu dan melihat seorang pemuda yang sangat tampan dibarisan terdepan sedang memejamkan mata.


Tatapan Liu Mei seketika menjadi tajam dan sedikit tertarik dengan pemuda yang sedang memejamkan matanya tersebut seolah-olah tidak perduli dengan sekitarnya.

__ADS_1


"Kamu yang disana, cepat maju kesini!"


Kata guru Liu Mei dengan nada yang terdengar dingin dan sedikit mengintimidasi pemuda itu.


Velskud yang merasa dipanggil lalu maju kedepan dan membuat seluruh pendafar tertegun. Velskud tidak menghiraukan tatapan para pendaftar.


Saat Velskud berhenti dihadapan guru Liu Mei dan Spirit Rubahnya. Guru Liu Mei bisa mencium aroma harum dari tubuh Velskud yang memabukan, namun ia segera menenangkan diri.


"Kekuatan 44, Kepintaran 44 gagal!" Kata guru Liu Mei hingga terdengar keseluruh pendafar yang hadir disana.


Seluruh pendaftar yang hadir sontak kaget dan ada beberapa pria yang senang dengan hasil milik Velskud setelah di umumkan oleh guru Liu Mei.


"Huh! Wajah saja yang tampan tapi kemampuan seperti sampah!" Kata seorang pria dengan gigi kelinci.


"Ya, aku setuju denganmu kawan!" Timpal seorang pemuda tambun dengan tatapan sinis.


Sedangkan sebagian para wanita juga setuju dengan dua pemuda tadi dan ada juga yang tidak memperdulikan perkataan mereka karena dengan ini hal yang sedang mereka pikirkan akan dengan mulus dijalankan.


Sementara Velskud tampak tidak perduli dengan hasil ini dan berfikir akan segera menjelajah secara bebas setelah ini.


Velskud lalu berjalan menuju barisan orang-orang yang gagal namun baru beberapa langkah berjalan, Velskud dihentikan oleh guru Liu Mei.


"Tunggu, kenapa kamu tidak melihat kearahku?" Tanya guru Liu Mei karena heran dengan pemuda yang sama sekali tidak meliriknya sedikitpun.


Sekilas Velskud melirik guru Liu Mei dan berkata, "Bukan urusanmu..." Velskud lalu melangkah meninggalkan guru cantik itu dan masuk kebarisan para pendaftar yang gagal.


Guru Liu Mei yang sempat melihat tatapan tajam dari Velskud, wajahnya sedikit memerah dan dengan cepat ia memasang ekspresi dinginya kembali.


Melihat Velskud yang sudah pergi menuju barisan para pendaftar yang gagal, guru Liu Mei hanya melirik sekilas dengan tatapan membunuh karena tidak terima diperlakukan seperti itu oleh seorang pemuda yang gagal.

__ADS_1


Guru Liu Mei berdecih kesal dan melanjutkan untuk menyeleksi sisa pendaftar yang lain, namun tidak ada yang memenuhi standar untuk lulus dan menambah jumlah orang-orang yang gagal.


__ADS_2