Nga

Nga
Masa tenang


__ADS_3

Setelah melakukan debut yang sangat luar biasa, dalam 2 pertempuran. Raja balinda dengan ke 4 saudara angkatnya menuai banyak pujian atas kontribusi mereka masing-masing.


Nama mereka berlima pun menggema ke seluruh daratan. Mereka dijuluki hewan buas ADYAMA dan mereka menjadi pembicaraan hangat di seluruh kerajaan di daratan tersebut.


Untuk julukan masing-masing Sang Raja Balinda dijuluki Sang Raja Naga Balinda. Adik pertama( Hari ) dijuluki Sang singa yang hebat Hari. sementara adik kedua (Hasti) dijuluki sang Gajah yang gagah perkasa Hasti. Untuk adik ketiga (Sarpa) dijuluki Sang ular yang cerdik Sarpa. Dan  Andaka sang adik terakhir, dijuluki Sang banteng buas Andaka.


Karena kemenangan ini , kerajaan ADYATMA bisa tenang dikarenakan negara tetangga tidak akan menyerang sembarangan lagi.  Hal itu disebabkan melambungnya nama 5 bersaudara tersebut.


“ Kakak, kita sudah lama tidak mengalami penyerangan dari kerajaan lain. Bagaimana kalo kita mulai rencana pemersatuan daratan ini?.” Ujar Andaka.


Balinda pun menjawab “sabar adiku, belum saatnya.” Andaka pun bertanya dengan sangat bingung “apa maksudmu kakak? Ini adalah saat yang tepat, selagi nama kita melambung dan disegani dan selagi moral kita sedang tinggi. Apalagi yang kamu tunggu kakakku?.”

__ADS_1


“hehehe, adik Andaka memang tidak pernah berubah.” Potong Sarpa. “ apa maksudmu? Coba kau jelaskan mengapa kakak masih ingin menunda rencana pemersatuan daratan ini?.” 


Sarpa pun menarik nafas dalam-dalam dan berkata. “ Kalo menurutku. Jika melihat sifat Kakak Balinda, dia mungkin ingin fokus mensejahterakan kerajaan ADYATMA terlebih dahulu. Baru melakukan rencana selanjutnya.”


“hahahaha, seperti yang diharapkan dari Sarpa.” Ucap Balinda. “ Memang benar aku ingin mensejahterakan rakyat ADYATMA terlebih dahulu, ini berguna jika suatu saat kita dapat merebut suatu wilayah, dan jika rakyat wilayah yang kita rebut melihat bahwa Rakyat ADYATMA hidup dengan sejahtera maka mereka akan senang Hati bergabung dengan kita. Hal itu pun dapat mengurangi resiko pemberontakan suatu saat nanti.” Jelas balinda.


Mereka berlima pun mengobrol dan memutuskan untuk berpisah, guna mengawasi secara langsung  penerapan hukum di berbagai daerah kerajaan ADYATMA. Mereka berjanji untuk kembali berkumpul lagi di istana kerajaan 2 tahun kedepan.


2 tahun berlalu pun sudah berlalu, sejak perpisahan mereka berlima. Di bawah pemerintahan Raja Balinda serta dibantu oleh 4 saudara angkatnya, ADYATMA menjadi kerajaan yang sangat makmur.


Masyarakat sangat sejahtera dalam hidupnya Hampir tidak ada yang kekurangan makanan, hampir tidak ada kata miskin kaya di sini, semua setara.

__ADS_1


Karena hal itu rakyat sangatlah senang dengan kepemimpinan raja Balinda. 


Dan untuk tindak perampokan, pencurian, dan tindak kriminal lainnya. Hampir jarang terjadi, hampir semua perampok dihabisi oleh Hari dan Hasti yang menjabat sebagai kepala keamanan kerajaan. 


Waktu pertemuan pun telah tiba. Balinda selaku Raja kerajaan ADYATMA menunggu keempat adik angkatnya di istana, dan sudah mempersiapkan jamuan pesta guna menyambut mereka.


Yang datang pertama kali selain Balinda adalah Sarpa, disusul oleh Andaka, Hari, dan Hasti menjadi yang terakhir. 


Mereka pun senang luar biasa setelah 2 tahun tidak bertemu.


“Untuk merayakan Pertemuan ini, semoga surga memberkati.” Ujar Andaka sembari mengangkat gelas minuman ke atas. Mereka pun mengikuti apa yang dilakukan Andaka, dan saling bersulang.

__ADS_1


“hahaahah, setelah tidak bertemu. Nampaknya Andaka sudah banyak beruba.” Ujar Sarpa sembari meminum arak. “ hahaha, hanya perasaanmu saja, aku tetaplah aku. Walaupun aku datang lebih cepat dari kak Hari dan kak Hasti.”


Mendengar perkataan Andaka tersebut, mereka berlima pun tertawa dan larut dalam kegembiraan sepanjang malam.


__ADS_2