Nga

Nga
Raja William


__ADS_3

Sesosok wanita cantik misterius muncul dari jasad Roger, mengagetkan seluruh orang yang ada dimedan perang.


"Guru!...." teriak Penyihir Caroline sambil Belari menuju kesana.


"ha? guru?." semua orang bertanya-tanya dalam hati mereka.


"selamat muridku, kamu berhasil menyelesaikan tugas terakhir dari aku, gurumu ini." Ujar Sosok Wanita tersebut.


"Suara ini...." Piki Jenderal Hari.


"Kamu Nyonya Penyihir Jean?. yang tadi bicara padaku kan?." Tanya Jenderal Hari.


"Benar, Jenderal Singa yang Pemberani. aku adalah Jean sang Penyihir." Ujar Penyihir Jean.


"Nona Caroline, bukankah kamu mengatakan padaku, bahwa guru telah tewas terbunuh oleh Roger?." Tanya Kaisar Balinda.


"ahh, Kaisar Balinda yang bijaksana. kamu jangan salah paham, aku memang telah mati karena trik licik Roger. tapi sebelum aku mati, aku menggunakan sihir terakhirku untuk mengirim darah penyihir murni ke Muridku Caroline. serta, sosok yang ada didepanmu sekarang ini tak lebih hanyalah mana atau sisa sihirku yang ada di dalam darahku yang ada di Golok besar Conary milik Jenderal Hari." Jelas Penyihir Jean.


"ternyata Begitu. aku mengerti, terima kasih telah menyelamatkanku." Ujar Kaisar Balinda.


"aduhh, sebenarnya Caroline dan Jenderal Harilah yang menyelamatkanmu menggunakan darahku. aku hanya sisa sihir, tak bisa berbuat banyak. ngomong-ngomong, kali ini kaliam tak perlu khawatir jika ketemu mahluk mitos seperti manusia setengah serigala lagi. sekarang Golok Jenderal Hari dapat mentraliris kekuatan para mahluk mitos tersebut." Jelas Penyihir Jean.


"tunggu dulu, tadi kamu bilang mahluk mitos yang lain? apa maksudmu, masih ada yang lain selain Jenis werewolf?." Tanya Kaisar Balinda.


"iya, banyak. tapi ada yang baik ada yang jahat, ada yang memilih bersembunyi ada yang tidak, ada yang kuat ada yang lemah. mereka memiliki kebiasaan unik, masing-masing" Jelas Penyihir Jean.


"contohnya Werewolf yang telah kalian lihat tadi. mereka biasanya hanya keluar saat bulan purnama, ada juga Vampire, goblin,troll dan yang lain-lain. mereka semua tersebar disegala tempat." Sambung Penyihir Jean.


"hmmm. tapi ditempat kami kenapa tidak ada mahluk mitos?." Tanya Jenderal Hari.


"Ha ha ha. sebenarnya kalian pernah bertarung dengannya satu kali. namanya adalah Yama, dia adalah siluman Rubah." ujar Penyihir Jean.


"apa? kami kenapa fisiknya tak terlihat seperti rubah sedikitpun?." Tanya Ahli Strategi Sarpa pada Penyihir Jean.

__ADS_1


"Dibalik baju dan celananya ada ekor dibelakang tubuhnya. tentu saja tak terlihat kan? andai kamu memandikan jenazah sebelum dikubur kamu pasti kau hal ini he he he he." Jelas Penyihir Jean.


"Baiklah, waktu ku sudah tak lama lagi. aku titip muridku yang manja ini ya?. dia mungkin bisa membantumu, untuk mewujudkan mimpimu untuk menjadi raja Dunia." Pinta Penyihir Jean kepada Kaisar Balinda.


"guru!." terial Penyihir Jean.


Sosok Penyihir Jean pun hilang Perlahan.


Penyihir Caroline terus menangisi kepergian gurunya. Kaisar Balinda yang melihat hal ini pun menghampiri Caroline dan mencoba menenangkanya.


Caroline pun menangis didalam pelukan Kaisar Balinda.


Perang yang berat pun berkahir untuk kemenangan Pangeran William dan Kaisar Balinda. sisa-sisa tentara Roger pun menyerah, karena telah kehilangan pemimpin mereka.


malam pun diakhir oleh pesta kemenangan oleh para rakyat kerajaan Jo empire dan juga prajurit kekaisaran JALU.


Paginya diadakan acara pengangkatan Pangeran menjadi Raja baru kerajaan Jo Empire.


acara tersebur disambut meriah oleh seluruh Rakyat Jo Empire.


"wahai, rakyatku. setelah melalui hari-hari yang berat selama 3 tahun belakangan ini. karena ulah penghianat sekaligus pembunuh ayahku atau raja terdahulu yaitu Roger. akhirnya kita terbebas dari jerat sang penghianat tersebut. semua ini tidak akan berhasil jika bukan karena bantuan dari kekaisaran JALU. sebagai raja kalian, aku ingin menyarankan. atas dasar jasa besar kaisar Balinda, aku Raja William menyarankan untuk Jo Empire untuk Bergabung menjadi bagian kekaisaran JALU. Wahai Rakyatku apakah kalian setuju?, jika ada yang keberatan sampaikanlah tak perlu Sungkan. tapi satu hal yang bisa kupastikan, jika kita menjadi kekaisaran JALU maka kita akan hidup sejahtera dan adil." Pidato Raja William dan juga sekaligus ajakan kepada rakyatnya untuk menjadi bagian dari Kekaisaran JALU.


"KAMI PERCAYA PADA KEPUTUSAN RAJA WILLIAM, KAMI AKAN MENGIKUTI KEPUTUSAN RAJA WILLIAM." Sorak seluruh Rakyat Jo Empire yang berada di taman Kerajaan yang luas.


"Terima kasih Rakyatku. aku berjanji, keputusan kita hari ini tak akan berubah jadi penyesalan."ujar Raja William.


Raja William pun mengahmpiri Kaisar Balinda yang kebetulan sedang berada di sampingnya, Raja William lalu menunduk dan berikrar.


"SAYA SELAKU RAJA JO EMPIRE, MEWAKILI SUARA SELURUH ELEMEN DARI JO EMPIRE. BERSPAH SETIA PADA KASIAR BALINDA DAN KEKAISARAN JALU. DAN MULAI SAAT INI KERAJAAN JO EMPIRE AKAN MENJADI KERAJAAN DIBAWAH ATAUPUN MENJADI BAGIAM KEKAISARAN JALU." Ikrar Raja William dengan Lantang dan penuh keyakinan.


"AKU SELAKU KAISAR KEKAISARAN JALU, KAISAR BALINDA. MENERIMA SUMPAHMU DAN BERJANJI AKAN MELINDUNGI,MENSEJAHTERAKAN SELURUH ELEMEN DALAM KEKAISARAN JALU SECARA MERATA. MULAI HARI INI, KERAJAAN JO EMPIRE AKAN MENJADI MENJADI BAGIAN DARI KEKAISARAN JALU. DAN KEPEMIMPINAN DISINI KUPASRAHKAN PADA RAJA WILLIAM." Sumpah Balinda dengan tegas dan penuh wibawa.


dengan ini, wilayah kekaisaran JALU bertambah luas.

__ADS_1


Setelah upacara pelantikan serta bergabungnya Jo empire menjadi bagian kekaisaran JALU, rakyat pu menggelar pesta perayaan.


diatas panggung, ketika semua orang rakyat sedang mengadakam pesta, bersama prajurit kekaisaran JALU.


Penyihir Caroline muncul tiba-tjba dan menunduk hormat pada BALINDA seraya berkata.


"Aku Penyihir Caroline, memohon izin untuk mengikuti Kaisar Balinda. baik senang maupun duka, baik dalam susah maupun mudah." Seru Penyihir Caroline, yang sontak membuat semua orang yang melihat kaget.


"WAHAI RAKYATKU, KEMARILAH BELUM SAATNYA PESTA PERAYAAN. AKU AKAN MENGUMUMKAN SATU HAL LAGI YANg SANGAY PENTING. MULAI HARI PENYIHIR CAROLINE AKAN KU ANGKAT MENJADI PENYIHIR KEKAISARAN, DENGAN GELAR SANG DEWI PENYIHIR CAROLINE. DAN DIA AKAN MEMBANTU MELINDUNGI KEUTUHAN DAN KESATUAN KEKAISARAN JALU." Seru Kaisar Balinda Dengan suara yang sangat Lantang, sehingga membuat semja orang yang tadinya mau pesta terhenti.


"Panjang umur kaisar, panjang umur Kekaisaran JALU, Panjang Umur Penyihir Caroline." teriak seluruh orang.


"hormat saya Kaisar Balinda yang tampan." ujar Penyihir Caroline.


"Hei, semua orang!. ikuti aku sebelum berpesta, bilang CIEEEEE, CIEEEE ,CIEEE." Seru Jenderal Andaka.


"CIEEEE, CIEEEE ,CIEEEE." teriak semua orang, walaupun tak tahu apa-apa.


"Apaan sih kamu adik Andaka." Ujar Kaisar Balinda dengan malu.


" ha ha ha. lihat lah wajah mu kak, tersipu malu didepan kakak ipar. ha ha ha." Ledek Jenderal Andaka.


"Hei, sudahlah Andaka. jangan meledek kak Balinda terus." seru Jenderal Hari.


"duh. senangnya punya adik seperti adik Hari, andai saja semua adikku seperti kamu ya? hari." Ujar Kaisar Balinda.


"ayo bangun kaka ipar, ayo kita pesta bersama untuk merayakan kegembiraan ini." Ujar Jenderal Hari kepada Penyihir Caroline sembari membantunya bangun.


mendengar hal ini semua kaget dan terdiam, hingga tak beberapa lama tertawa.


"Sialan kamu adik Hari. ternyata kamu ama saja dengan Andaka." Seru Kaisar Balinda dengan Marah.


"Ayo kak ipar. kita gabung dengan yang lainnya ke pesta." Ujar Jenderal Hari dan mengabaikan ucapan Kaisar Balinda.

__ADS_1


"ha ha ha ha." Seluruh orang yang ada diatas panggung tertawa meliht kepolosan HARI. termasuk Raja William dan Jenderal Josep.


__ADS_2