
Kaisar dan rombongannya pun tinggal di Jo Empire selama 7 hari. ada bersiap pergi kembali ke ibukota ADYATMA.
"Kaisar Balinda. hati-hati di perjalanan." Ujar Raja William sembari memberi Hormat.
"Iya. ku titipkan Jo Empire kepadamu wahai Raja William." Seru Kaisar balinda.
"hmm ngomong-ngomong. dimana kakak ipar? kok ngak keliatam dari tadi?." Cetus Jenderal Hari sembari tengak-tengok, kanan-kiri. mencari Penyihir Caroline.
"hei adik!. bisakah kamu berhenti nona Penyihir Caroline sebagai kakak ipar?." Seru Kaisar Balinda pada Jenderal Hari.
"lha kenapa?." Tanya Jenderal Hari dengan polosnya
"ya, karena aku belum menikah dengan Nona Caroline." Jawab Kaisar Balinda.
"ah, bodo amat. lagi pula kan cuma belum menikah. bagiku mau nikah nanti atau pun suatu saat sama saja. bagiku dia adalah kakak ipar ku." Sahut Jenderal Hari.
"Astaga, bunuh gw aja anjing. bunuh gw." Seru kaisar Balinda dengan mimik Gemas pada Jenderal Hari.
"ha ha ha. sabar, sabar kak Balinda. susah merubah kak Hari yang sudah begini. sukuri aja wk wk wk." Ledek Jenderal Andaka.
"ni lagi, ikut-ikutan." Keluh Kaisar Balinda dengan wajah Kesal.
"eh lihat! nona penyihir sudah datang!." teriak Ahli Strategi Sarpa.
"mana? mana?. kok ngak ada?." seru Kaisar Balinda dan Jenderal Hari secara bersamaan secara refleks, sembari tengak-tengok, kana-kiri.
"wu ha ha ha ha." tawa seluruh orang yang di sana melihay relfek Kaisar Balinda.
"sial!. kamu menjebak kakakmu sendiri?." Seru Kaisar Balinda sembari mengejar Ahli strategi Sarpa yang belari menjauh.
"hei..... hei..... ayo, kalian ngapain di sana? aku hampir mati bosan didalam kapal ini." Teriak Dewi Penyihir Caroline yang ternyata sudah menunggu di dalam kapal.
"eh, kakak ipar sudah disana rupanya. kami dari tadi menunggu kakak ipar lho." Seru Jenderal Hari sembari berlari menghampiri Dewi Penyihir Caroline.
__ADS_1
"eh.. maaf, tadi aku tertidur. aku sudah disini saat matahari terbit, karena bosan menunggu kalian, aku pun tak sengaja tertidur." Ujar Dewi Penyihir Caroline.
"Ayo kak Balinda kita berangkat." Ajak Jenderal Hasti.
"Hm. baiklah ayo." Sahut Kaisar Balinda dengan nada kesal atau ngambek.
ketika balinda dan yang lain naik ke kapal.
"eh, kenapa wajah Kaisar Balinda yang tampan ini cemberut." Tanya Dewi Penyihir Caroline kepada Balinda.
Balinda hanya berjalan, tak menghiraukan perkataan Dewi Penyihir Caroline.
"eh?. dia kenapa sih?." Tanya Dewi Penyihir Caroline pada Jenderal Hasti.
"ha ha ha. tidak apa-apa, hanya sedikit kesal. abaikan saja, nanti juga seperti biasa lagi." Sahut Jenderal Hasti sambil berjalan masuk kapal.
Perjalanan Kembali ke Rumah pun dimulai.
ditengah perjalanan, melihat Kaisar yang sedang sendirian menatap Lautan. Sang Dewi Penyihir Caroline pun menghampirinya.
"aku sedang memandangi betapa luasnya dan indahnya lautan ini. ketika melihat pemandangan alam yang indah seperti ini, hatiku menjadi tenang." Ujar Kaisar Balinda.
"iya Benar juga." Sahut Dewi Penyihir Caroline yang ikut memandangi Lautan.
"hei, katakan padaku. apakah kamu pernah melihat dunia luar? selain Jo empire dan Kekaisaran JALU." Tanya Kaisar Balinda pada Dewi Penyihir Caroline.
"Belum sih. sejak kecil, aku sudah menjadi murid Guru Jean dan tinggal di gunung, jarang sekali bertemu orang." Sahut Dewi Penyihir Caroline.
"lha?. kenapa tidak memakai kemampuan sihirmu?." Tanya Kaisar Balinda.
"ha ha ha. kalau bisa sih aku mau, tapi sayangnya tidak bisa. sihir ku yang itu perlu perantara agar aku bisa melihat hal yang jauh." Jelas Dewi Penyihir Caroline.
"oh? benarkah?. hmm. bisakah kamu kasih tahu aku macam-macam mahluk mitos dan sifat-sifat uniknya." Tanya Kaisar Balinda.
__ADS_1
"ya tentu. yang pertama adalah werewolf. hmm, kamu sudah tahu sifat uniknya kan?. lalu ada siluman Rubah, kamu sudah pernah melihatnya kan?. dia punya emosi yang tidak stabil, kalo di bandingin dengan werewolf. secara kekuatan, Siluman Rubah masih lebih unggul, tapi jika secara regenerasi werewolf lebih unggul. dan lalu Siluman Rubah bisa dibunuh dengan cara biasa, tetapi memilik tubuh yang kuat, sementara werewolf harus disegel. dan juga ada......." jelas Dewi penyihir Caroline . mereka berdua pun terus mengobrol selama perjalanan pulang.
sementara itu Sang Jenderal Banteng, masih menderita dengan mabuk lautnya...
perjalanan rombongan Kaisar Balinda pun sampai dengam selamat.
kedatangan mereka disambut gembira oleh Rakyat mereka.
"WAHAI RAKYATKU YANG KU CINTAI. AKAN KUSAMPAIKAN 3 KABAR GEMBIRA. YANG PERTAMA, PASTI KALIAN SUDAH BANYAK YANG TAHU. KITA BERHASIL MEMENANGKAN PERANG, MEMBANTU PANGERAN WILLIAM. YANG KEDUA, MULAI HARI INI KERAJAAN JO EMPIRE AKAN MENJADI BAGIAN DARI KEKAISARAN JALU. KEPEMIMPINAN DISANA KUSERAHKA PADA RAJA WILLIAM, SEKALIGUS MURID HARI SANG JENDERAL BESAR SINGA. DAN KABAR BAIK YANG TERAKHIR. MULAI HARI INI, NONA PENYIHIR CAROLINE AKAN KUANGKAT MENJADI PENYIHIR KEKAISARAN JALU. DAN MENDAPAT GELAR CAROLINE SANG DEWI PENYIHIR. UNTUK MERAYAKAN 3 KABAR BAIK INI, AKU SELAKU KAISAR KEKAISARAN JALU, BALINDA. MENGUNDANG SIAPAPUN YANG BERKENAN HADIR KE PESTA PERAYAAN. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA." Seru Kaisar Balinda pada rakyatnya.
"panjang umur kaisar, panjang umur kekaisaran JALU, panjang umur dewi penyihir." sorak para warga.
setelah Kaisar Balinda menyelesaikan pengumumannya, kaisar Balinda meminya Dewi penyihir Caroline untuk menghibur rakyat dengam sihirnya.
Acara itu pun berlangsung meriah dan dipenuhi suka cita.
disuatu Pelosok dunia.
"Lapor, Roger telah gagal dan tewas melaksanakan tugasnya." Ujar seorang misterius.
"Ha ha ha. siapa yang berhasil membunuh Roger?." Tanya seorang yang tengah duduk di singgasana.
"menurut kabar, dia adalah Jenderal Hari sang Singa dari kekaisaran Jalu." Ujar Seorang misterius tersebut.
"Kekaisaram JALU? dimana itu?." Tanya seorang pria yang duduk di singgasana tadi.
"Kekaisaran JALU adalah wilayah Yama sang siluman rubah. dia pun tewas ditangan kaisar Balinda dan keempay saudaranya?." ujar pria misterius tersebut.
"oh?, menarik. menarik sekali. mahluk apakah mereka itu?." Tanya sosok yang sedang duduk di singgasana.
"manusia biasa tuanku." ujar orang yang sedang menunduk.
"oh, manusia biasa berhasil membunuh 2 mahluk yang tergolong tidak lemah?. hmm, apakah mereka adalah orang yang ada di ramalan para leluhur?. hmm. hmmm. hmm suruh xiao mengawasi mereka dari jauh." Seru sosok yang duduk di singgasana.
__ADS_1
"baik tuanku." Sahut sosok yang menunduk itu. dan meninggalkan ruangan tadi.