Nga

Nga
3 Power


__ADS_3

Dengan hasil ini, daratan ini saat ini hanya tersisa 4 kekuatan besar yaitu aliansi MALCUMO, HUTOYA, kekaisaran JALU, dan kerajaan RUTOKA. Itulah yang diketahui kebanyakan orang.


Tapi sebenarnya saat ini hanya 3 kekuatan saja yang masih berdiri, karena HUTOYA telah bergabung dengan Kekaisaran JALU. Sementara untuk peta pasukan, walaupun pihak aliansi dan kekaisaran JALU meraih kemenangan atas lawan masing-masing, jumlah pasukan RUTOKA masih unggul.


RUTOKA memiliki pasukan berjumlah 1000.000 pasukan sementara Aliansi MALCUMO hanya berjumlah total 700.000 pasukan, serta jumlah total Pasukan kekaisaran JALU hanya berjumlah 600.000 pasukan ditambah dengan pasukan kerajaan HUTOYA yang berjumlah 400.000 pasukan.


Dengan peta kekuatan ini, membuat masing-masing pihak tidak berani mengambil langkah yang tergesa-gesa, dan akibat hal itu kini memasuki masa damai.


Di istana kekaisaran JALU.


“adiku bagaimana ini?. Setelah perang kita malah mengalami kemacetan.” Kata Balinda.


“Maaf kakak, untuk saat ini kita bisa membuat langkah yang tergesa-gesa. Bagaimanapun kekuatan kita seimbang dengan 2 musuh kita lainnya. Jika kita menyerang salah satunya, ditakutkan bahwa musuh yang lain akan mengambil kesempatan.” Ujar Sarpa.


“iya adiku, aku tahu hal itu, walaupun kita bisa menang melawan salah satu, tapi masih ada satu lagi musuh yang siap memanfaatkan keadaan tersebut. Tapi  apakah kita tidak bisa melakukan sesuatu dalam keadaan ini?.” Tanya Balinda.

__ADS_1


Sarpa pun mondar-mandir  dan mencoba berpikir dengan keras dalam waktu sangat lama. Di tengah kebingungan Andaka beserta Hari dan Hasti pun datang dengan membawa arak.


“kakak Balinda dan Adik Sarpa, kenapa muka kalian sangat gelisah?.” Tanya hasti.


“aku dan adik Sarpa, tengah bingung tentang langkah apa yang akan kita lakukan.” Jawab Balinda.


“jangan terlalu tegang kakak-kakakku, lebih baik kita minum dulu, hahahaha. “ ujar Andaka.


“maaf, aku tidak ikut dulu. Aku masih gelisah dalam membuat langkah selanjutnya. Bagaimana pun satu kesalahan dapat berakibat hancurnya kekaisaran kita.” Ujar Sarpa dengan wajah sedih.


“benar yang katakan kakak Hari, kita santai saja dulu, lagi pula kita dapat memikirkannya sambil minum.” Ujar Hasti sambil memberikan gelas yang berisi arak kepada Sarpa.


Sarpa pun setuju dan meminum arak yang diberikan Hasti, mereka pun akhirnya minum dan bercanda tawa bersama. Andaka melihat Sarpa masih bermuka murung pun berkata. “sebenarnya apa sih yang membuat kakak Sarpa murung seperti itu.”


Sarpa pun menceritakan permasalahan yang tengah dihadapinya.

__ADS_1


“oh itu sih mudah sekali solusinya. Mungkin kakak lupa bahwa kabar bergabungnya HUTOYA dengan kekaisaran JALU masih belum menyebar, hal ini bisa kita manfaatkan. Kita hanya harus menunggu antara kerajaan RUTOKA atau aliansi MALCUMO menyerang HUTOYA, dan jika salah satu ada yang menyerang, kita hanya harus menyerang balik musuh yang menyerang HUTOYA dari belakang.” Ujar Hasti.


“oh iya, benar juga. Baik aliansi maupun RUTOKA, mereka hanya tahu bahwa BROMOSI saja yang bergabung dengan Kekaisaran JALU, tapi mereka tidak tahu bahwa HUTOYA telah bergabung dengan kita.” Kata Balinda.


“dan kemungkinan mereka berpikir untuk menyerang HUTOYA  sangat besar, melihat dimata mereka saat ini hanya tinggal 4 kekuatan yang berdiri, dan HUTOYA adalah yang terlemah, dan tentu saja mereka akan berpikir untuk menyerangnya, ditambah wilayah HUTOYA yang disudutkan oleh kedua musuh tersebut, dan di saat salah satu musuh mengambil umpan, maka kita akan menyerang mereka dari belakang, dan pihak musuh lain pasti tidak akan mengambil langkah cepat, karena bingung dengan situasi tersebut. Kemungkinan keberhasilan serangan ini lumayan besar.” Ujar Sarpa.


“hahah, benarkan, apa yang kukatakan tadi?. Dengan sedikit santai, masalah sebesar apa pun pasti ketemu solusinya.” Ujar Andaka.


“ heheheh, iya adiku, terima kasih atas sarannya.” Cetus Sarpa.


Benar saja apa yang dikatakan Sarpa dan saudaranya. Pihak aliansilah yang mengambil umpan tersebut, dan berniat menyerang HUTOYA 5 bulan dari sekarang. Sementara kerajaan RUTOKA masih diam dan mengamati situasi.


Kabar keputusan aliansi yang akan menyerang HUTOYA, sampai ke telinga Balinda melalui mata-mata mereka yang berada dipihak pihak aliansi.


Mendengar hal ini Balinda pun memberi perintah persiapan perang dalam 5 bulan, dan berencana menyerang Aliansi dengan kekuatan penuh mereka. Tentu saja Balinda tak lupa mengirim kabar ini ke pada Humari selaku perwakilan HUTOYA.

__ADS_1


__ADS_2