
"Apaan sih nyindir-nyindir kak Maysa, pansos."
Salah satu fans Maya dan Erik mengomentari postingan di akun gosip, mengenai sindiran yang dibuat oleh Xander.
"Dih bocil ep-ep, lu nggak tau siapa Xander?. Ngapain Xander pansos ke selebgram yang baru meletek kemaren sore."
Akun lain yang merupakan fans Xander membalas komentar dari akun tersebut.
"Tau, dikira si Maysa seterkenal itu apa." Haters Maya menimpali dengan sinis.
"Yang ada si Maysa yang pansos ke Xander. Xander mah udah punya nama, elu aja yang kurang pengetahuan."
Komentar demi komentar yang berisi hujatan di terima oleh fans Maya dan Erik tersebut. Selang beberapa saat kemudian, ada lagi yang berkomentar seperti itu.
"Dih pansos banget ini om-om ke kak Maysa. Karena kak Maysa terkenal sama kak Erik."
Kemudian komentarnya pun sama panen hujatan dari para netizen lain.
"Eh, cil. Buka mata, melek!. Xander siapa, si selebgram junjungan lo itu siapa. Jauh kayak langit dan bumi. Xander itu terkenal banget walau udah lama vakum. Tanpa pansos ke selebgram junjungan lo juga, dia baik-baik aja dan masih terkenal."
Begitulah bunyi salah satu komentar yang menghujat.
"Xander pansos ke si tiktokers alay?. Hahaha, yolo, yolo, yolo, nggak salah bacot tuh jari?. Jiwa bunda Corla ku meronta-ronta ya say. Wkwkwkwk."
"Xander itu terkenal banget anjir, lu aja yang kagak tau."
"Bocil pemuja kealayan. Dia nggak tau siapa Xander."
Siapapun yang menuduh Xander pansos, langsung mendapat hujatan hari itu. Tak terkecuali Maya sendiri. Sebab Maya ada memposting lagi insta story dengan tulisan,
"Banyak banget yang mau pansos ke gue. Mentang-mentang gue lagi viral."
Para Haters Maya atau fans fanatik Erik dan juga fans Xander pun bersatu padu untuk memberikan hujatan padanya. Maya pikir publik tak akan bereaksi atau minimal membela dirinya.
Tetapi ternyata ekspektasi tak sesuai dengan realita. Untuk pertama kalinya Maya merasakan hujatan yang cukup banyak. Hingga lebih dari dua ribu komentar di postingan feed terakhirnya.
"Selebgram belagu, baru terkenal sedikit aja udah banyak gaya."
Jennifer sang musuh Maya dari jaman sekolah memanfaatkan momen. Ia dan teman-temannya sengaja membuat dan memakai akun bodong untuk bersatu padu menghujat Maya.
"Pantas aja fans-nya barbar nggak karuan. Junjungannya kepedean." salah satu fans Xander turut berkomentar.
"Ngapain Xander pansos ke elu." yang lainnya menimpali.
__ADS_1
Banyak sekali hujatan yang Maya terima. Namun diantara hujatan tersebut juga tak sedikit yang membelanya.
"Lah kalau si om-om itu nggak mulai duluan, kak Maysa juga nggak bakal menjawab kali."
"Iya, lagian itu cowok koq lemes banget mulutnya. Kalau emang ada masalah sama Maysa, ya selesaikan aja secara personal. Kenapa mesti di sindir di insta story segala."
"Eh goblok, itu akunnya Xander ya. Dibuat di handphonenya dia dan pake kuotanya sendiri. Ngapa lu jadi ngatur-ngatur?. Suka-suka dia lah kalau mau bikin insta story yang sifatnya menyindir atau apa."
Fans Xander tak terima dan menyerang fans Maya. Kemudian salah satu teman Jennifer yakni Cassandra masuk ke komentar tersebut. Tentu ia juga menggunakan akun bodong.
"Lagian buang sampah sembarangan koq di belain. Emang sakit jiwa semua fans-nya si mbak selebgram." ujarnya kemudian.
Perdebatan panjang pun kembali terjadi. Maya yang saat itu tengah tidur siang ditelpon oleh Mak Dince. Maya bangun dan hendak mengangkat panggilan itu, namun keburu mati dan mak Dince mengirim pesan singkat padanya.
"Beb, yey kenapose?. Koq Instagram yey rame hujatan?"
Maya kaget dengan semua itu dan ia langsung membuka akun Instagram miliknya. Banyak sekali notifikasi masuk, dan isinya memang hujatan serta perang antara fans dirinya dan juga fans Xander.
"Anjir."
Maya benar-benar kaget melihat semua itu. Ia membaca komentar demi komentar yang masuk dan kepalanya seperti berputar-putar saat ini.
"Anjir." ujarnya lalu menghapus insta story yang ia buat.
"Duh sindirannya mbak selebgram untuk siapa ya gaes?"
Begitulah caption yang tertera, saat si akun lambe memposting tayangan dari insta story terakhir milik Maya.
"Belagu anjir."
"Dih selebgram sok."
"Ngapain Xander pansos sama dia."
"Gue sih lebih dukung Xander. Soalnya si mbak selebgram buang sampah sembarangan. Kayak nggak di didik orang tua."
Akun lambe tersebut ramai. Dan dari apa yang ia posting, ada lagi akun lambe lain yang merepost. Kemudian merambat ke akun-akun serupa lainya. Sehingga publik menjadi lebih heboh lagi.
***
Dilain pihak Xander tertawa-tawa melihat Maya banjir hujatan. Ia menstalking akun milik perempuan itu dan membaca komentar-komentar pada postingan terakhirnya.
"Hahaha, mampus!" ujar Xander.
__ADS_1
Pada saat yang bersamaan Nikolas tiba di apartemen miliknya. Nikolas memiliki akses untuk masuk ke unit tersebut. Xander sendiri tak menyadari kehadiran sahabat sekaligus managernya itu.
"Kenapa lo, bro?" tanya Nikolas heran.
Xander yang kaget langsung menoleh ke arahnya.
"Gue nyindir si cewek sial itu, terus dia nyindir gue balik. Tapi dia malah kena hujat." ujar Xander seraya tertawa.
Nikolas masih belum begitu mengerti, namun ia mengira-ngira dan menebak perihal apa yang terjadi.
"Maksud lo si Maysa?" tanya Nikolas.
"Siapa lagi." ujar Xander.
"Emang lo apain sih tuh anak?"
Nikolas penasaran dan Xander pun menunjukkan semuanya. Xander benar-benar terlihat sangat bahagia untuk itu. Belum pernah Nikolas melihatnya tersenyum dan tertawa sedemikian lepas, pasca perceraian yang menimpanya.
"Lo kayaknya seneng banget. Hati-hati bisa berubah jadi cinta, bro." selorohnya kemudian.
"Dih, ngapain jadi kesana-kesana?" tanya Xander sewot.
"Ya kali aja, siapa tau." ujar Nikolas seraya tertawa.
"Mau sampe bumi gonjang-ganjing pun, kagak bakal gue jatuh cinta sama bocil piyik kayak dia. Lo tau standar gue kan?" ujar Xander.
Dan lagi-lagi Nikolas hanya tertawa.
"Iya, paham gue." ujarnya kemudian.
"Gue cuma suka aja lihat dia di hujat. Banyak gaya sih." ujar Xander lagi.
***
"May, koq lu dihujat gitu sih?"
Sang ibu mendadak datang kepada Maya dan melemparkan pertanyaan.
"Ada salah paham, bu." jawabnya kemudian.
"Tapi lagi dibereskan koq masalahnya." ujar Maya.
"Ya udah kalau gitu. Ini ibu juga taunya dari tetangga sebelah. Ibu mana tau kalau lu lagi heboh." ujar sang ibu kemudian.
__ADS_1
Maya hanya mengangguk dan menarik nafas dalam-dalam. Kemudian sang ibu berlaku dan memberikannya waktu untuk sendirian. Sebab Maya saat ini sangat membutuhkan hal tersebut.