
Jam menuju pada angka jarum panjang pada angka 12 dan jarum pendek pada angka 3 tepat jam 03.00.
Alwa terbangun dari tidurnya, membaca doa bangun tidur kemudian bergegas ke kamar mandi menyalakan kran kemudian wudhu, selesai wudhu Alwa kemudian mengambil mukenah dan sajadah. Setelah selesai salat Alwa duduk dan bersimpuh kemudian berdzikir, sholawat nabi kemudian mengangkat kedua tangan.
"Ya Allah tuhanku yang sudah merencanakan segala hal untuk hamba mu ini karena pasti itu yang terbaik, semoga pak e dan buk e selalu diberikan kesehatan serta kebahagiaan, bila mana saya masih berjodoh dengan Rizkhi Brawijaya Bratawira sabarkan hatinya, bila kami tidak berjodoh semoga Khi mendapatkan wanita yang lebih baik dari saya dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, ya walaupun saya ada rasa kepada Khi tapi saya nggak papa kalu memang bukan jodohnya tapi kali jodoh alhamdulilah, semoga semua crew Alwa wedding organizer diberikan kesehatan, kekuatan, semangat kerja dan selalu solid, Semoga Pak Wira dan Bu Tika dilimpahkan kesehatan serta kebahagiaan, semoga mas penculik mau melepaskan saya dan mas penculik bisa tobat kemudian menata hidupnya menjadi lebih baik lagi, saya ingin pulang saya kangen buk e dan semuanya banyak pakai banget, Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar." Doa Alwa sambil menangis tersedu-sedu kemudian dilanjutkan membaca Al Qur'an.
Khi terbang kemudian membaca doa setelah bangun tidur.
"Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur." kemudian mengusap bantal tak sengaja tekena air liurnya.
"Alhamdulillah terima kasih atas kenikmatan tidur hingga ngiler nggak kerasa," Ucap Khi kemudian menuju kamar tempat wudhu yang berada di dalam kamar mandi, setelah keluar dari kamar mandi Khi menganti pakaiannya menjadi baju koko, sarung dan peci kemudian membawa sajadah yang ada di kursi setelah itu membentangkan kemudian mengucapkan niat salat satu demi satu gerakan salat serta bacaan sudah lakukan dan di baca tiba waktunya berdoa Khi menyebutkan Sajadah Curhatan.
"Ya Allah tuhanku yang selalu memberikan yang terbaik untuk hambanya, hamba mu ini ingin curhat ya Allah. Pertama semoga semua ahli kubur keluarga Khi serta seluruh ahli kubur semua umat muslim di seluruh muka bumi di berikan kelapangan kubur dan kenikmatan kubur. Kedua semoga abi, umi dan seluruh orang yang hamba kenal selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan kelancaran rejeki. Ketiga semoga Alwa disana dilimpahkan kesehatan terlindung dari bahaya semoga segera ditemukan serta kembali di tengah tengah keluarganya. Keempat Bila memang saya berjodoh dengan Alwa lancarkan perjodohan kami hingga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah bila Alwa bukan jodoh saya damping kan lah dengan laki laki yang baik budi pekerti serta baik akhlaknya. Kelima semoga bisnis hamba diberikan kelancaran rejeki hingga makin sukses bisnis yang hamba jalani, Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar." Curhat hati Khi kepada Allah, setelah curhat hati Khi menjadi tenang. Setelah salat Khi melanjutkan dengan membaca Al Qur'an sambil menunggu azan subuh.
Pagi hari telah tiba Alwa sudah membuka pintu tapi kok malah masuk ke kamar mandi.
"Haduh haduh efek belum sarapan nggak fokus rencana keluar kamar buat masak malah salah buka pintu terus pas masuk kok kamar mandi," Alwa yang kaget karena salah buka pintu. Alwa membuka pintu dan menuju bawah untuk masak sarapan tiba tiba dikagetkan dengan penculik yang sudah berada di dapur tak ketinggalan dengan masker yang menutupi setengah wajahnya.
__ADS_1
"Ya Allah ada om genderuo, A'uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim kenapa muncul pagi pagi aku belum masak nanti kalu udah matang aku kasih jatah," Alwa kaget karena melihat sosok berbaju hitam seketika Alwa langsung menutup mata.
"Ganteng ganteng gini dibilang genderuo, sarapan dulu biar nggak gagal fokus !," Si penculik berbalik kemudian berjalan mengambil bungkusan kemudian memberikan kepada Alwa.
"Hhhhhh maaf, saking kagetnya nggak lihat maaf," Ucap Alwa kemudian menerima bungkusan yang diletakkan di meja makan.
"Jangan lupa dihabiskan sekalian sama bungkus bungkusannya biar nggak mubazir," Pesan dari si penculik kemudian berjalan menuju kamarnya.
"Yeh emang aku lagi kesurupan sampai bungkus makanan aku lahap sekalian, kali kata bang Roma TERLALU," Balas Alwa kemudian mengambil piring, sendok dan segelas air kemudian makan dengan tumak'ninak.
Di pernikahan costumer Alwa Wedding Organizer.
"Nggeh Mak, wonten napa ?," (Iya Mak, ada apa ?) balas Vivi kemudian ketika Mak Sawi ingin menjawab.
"Mak maaf boleh di ralat nama saya Vivi pakai v bukan pipi," Protes Vivi karena namanya menjadi pipi.
"Ya Allah maklum lidah orang jawa maklum nya pipi yang cantik pakai banget manis kaya gula jawa sholehah banget sayang anak Mak perempuan semua kalu laki satu pasti emak nikahkan sama pipi," Balas Mak Sawi sambil memuji Vivi.
__ADS_1
"Lah lah masak lupa sama anak sendiri la mas Aldi itu anaknya siapa ?," Vivi meningkatkan Mak Sawi yang lupa dengan anak bungsunya yang lagi kerja di kota U tempat di pertambangan.
"Ya Allah iya maklum faktor umur mohon di maklumi," Mak Sawi mengingat ingat dan baru teringat bahwa ia punya anak laki laki yang belum menikah.
"Mak mau minta tolong apa ?," Tanya Vivi kepada Mak Sawi yang tadi meminta tolong kepadanya.
"O iya Mak tadi kan buat tape singkong, tape ketan, jenang gula merah (dodol), matahari (kembang goyang), ampyang (rengginang) kalu di hidangkan pas besan emak datang apa ada tempatnya," Ucap Mak Sawi sambil menyebutkan jajanan yang ia buat.
"Ada Mak, mau di bungkus di kotak atau dihidangkan ?," Tanya Vivi kepada Mak Sawi.
"Di sajikan pas acara, tenang nanti buat Pipi Mak kasih khusus," Balas Mak Sawi.
"Oke Mak nanti Vivi carikan tempatnya, kalu sudah ketemu langsung Vivi bawa kesini," Ucap Vivi sambil mengingat ingat tempat yang akan digunakan.
"Ya sudah Mak duluan, assalamu'alaikum cantik, manis sholehah emak," Mak Sawi berlaku meninggalkan Vivi.
"Haduh haduh aku jadi mau terbang kalu Mak bilang gitu, waalaikumsalam Mak hati hati dijalan, itu jalan depan banjir setinggi semut hati hati kalu tenggelam Mak," Ucap Vivi sambil melontarkan guyonan.
__ADS_1
"Iya Lo masak banjir nggak surut surut kadang emak juga kasian sama semut yang lewat harus basah kuyup, iya kalu dirumahnya airnya lancar kalu pas pemadaman listrik bisa masuk angin," Mak Sawi yang tidak kalah ngakak karena juga suka guyonan.