
Alwa yang masih duduk termenung melihat TV yang hanya menyiarkan video hewan hewan, hingga membuat Alwa merasa bosan.
"Emang TV besar tapi kalu cuma lihat hewan kejar kejaran jadi bosan," Ucap Alwa dengan nada mengeluh karena hampir 1 jam ia melihat tayangan tersebut.
"Tiba tiba aku lapar, coba lihat kulkas ada bahan apa aja," Alwa menuju ke kulkas ketika membukanya Alwa begitu kaget.
"Subhanallah, ini namanya kulkas sultan," Ucap Alwa sambil memandangi kulkas yang isinya begitu lengkap kaya di supermarket mulai, makanan ringan, minuman dan bahan makanan. Seketika Alwa langsung bingung apa yang akan di masak.
"Haduh haduh jadi BBP (Bingung Banyak Pikiran), ini kalu masak sayur aja nggak ada nasinya namanya nggak makan tapi dimana berasnya," Ucap Alwa dengan terus mencari keberadaan berasa, sudah 1 jam Alwa mencari beras tapi tidak ada akhirnya Alwa urungkan niat untuk masak sayur akhirnya ia makan susu dan sereal.
"Alhamdulillah kenyang, waktunya mandi." Ucap Alwa sambil berjalan menuju kamar mandi. ketika dirinya sedang menghadap cermin dan melihat jerawat seketika Alwa mengingat ingat tanggal.
"Tanggal berapa ya ini ?," Ucap Alwa pada dirinya sendiri sambil terus mengingat ingat tanggal.
"Haduh haduh kalu bocor terus nggak ada pembalut ini permasalahan yang serius banget bisa bisa melakukan apa apa nggak jenak takut bocor bocor," Ucap Alwa sebelum memulai aktivitas mandi. Selesai mandi Alwa bergegas keluar kamar mandi. Ketika mencoba membuka pintu Alwa terkejut karena tidak di kunci.
"Alhamdulillah nggak di kunci syukur mas penculik pelupa kalu pun di kunci aku kan bisa tetap keluar karena punya aji aji teriak sampai di bukakan nggak di buka yang teriak sampai di buka sambil latihan vokal," Ucap Alwa sambil keluar kemudian lihat kanan kiri.
"Aamiin...Haduh salah sebut maksudnya aman," Ucap Alwa sambil mencari keberadaannya kotak P3K dan pandangan menemukan kotak yang ia cari.
"Alhamdulillah semoga ada pembalut buat jaga jaga," Ucap Alwa sambil berjalan menuju kotak tersebut ketika membuka kotak Alwa mencari cari dan melihat ada kotak kecil berwarna putih ketika di buka itu adalah kotak P3K pada mobil, pandangan nya langsung bertuju pada bungkusan kecil berwarna oranye.
"Alhamdulillah ketemu, tapi kalu nanti ini udah ke pakai mau ganti mana ya...," Ucap Alwa dengan berpikir, saking fokusnya berpikir Alwa tidak memperhatikan sekitar hingga penculik tersebut melihatnya.
"Tuh bocah kocak lagi ngapain berdiri di depan kotak P3K jangan jangan," Batin penculik tersebut, sambil membatin sambil berjalan mendekati Alwa.
"Hai bocah kecil lagi ngapain kamu ?," Tanya langsung si penculik kepada Alwa.
__ADS_1
"Jangan panggil aku bocil paman aku Alwa," Spontan Alwa membalas seperti salah satu kartun di televisi.
"Alwa Alwa Alwa Thet Thet thettt, om telolet om," Si penculik bernyanyi lagu yang menjadi lagu kartun tersebut.
"Astaghfirullah kamu berdosa banget, bikin kaget," Ucap Alwa sambil mengembalikan kotak P3K.
"Ya Allah emang penculik segitunya, nggak punya wibawa di depan bocah ini, sukanya ngelawak," Batin si penculik sambil garuk garuk kepala yang tidak gatal.
"Pasti belum keramas, banyak ketombe makanya garuk garuk kepala," Sindir Alwa kepada si Penculik.
"Kamu cari apa di kotak P3K ?," Tanya si penculik lagi kepada Alwa.
"Lagi cari palu sama paku buat gantungan baju di kamar mandi," Jawab Alwa, seketika si penculik mengerutkan keningnya.
"Saya kira lagi cari cangkul, saya tanya betul kamu sedang cari apa ?," Tegas si penculik kepada Alwa dengan tatapan tajam maklum cumi kelihatan matanya karena separuh mukanya tertutup masker.
"Maaf lupa, makanya kalu di tanya jawabnya langsung, nggak usah muter muter ditambah masih naik ojek online setelah itu masih muter muter lagi itu pun masih salah jalan hasilnya jawabnya lama, kamu tahu gedek pakai banget masih tambah terus di kalikan masih di quadrat," Jawab si penculik dengan menundukkan kepalanya.
"Tanda tanda laki laki yang akan nurut kata istrinya hebat hebat masih ada ternyata," Batin Alwa sambil sekali kali melirik si penculik misterius
"O mas penculik lagi PMS ya makanya sering erosi dan ngedumel ?," Tanya Alwa bermaksud agar si penculik lupa dengan pertanyaan yang di tanyakan,
"Astaghfirullah, sudah terlihat jelas kalu laki laki kok bisa tanya PMS, terus ke apa ada erosi emang ketika marah ada pengikisan" Ucap laki laki tidak mengerti dengan singkat PMS.
"Wah wah wah belum tahu ya kalu PMS singkatan Pala Mumet Sigar enaknya bilang lagi banyak pikiran gitu, terus kenapa bilang erosi karena ketika mas gedek ada pengikisan pahala sehingga akan mengakibatkan kurangnya pahala yang anda dapat, " Jelas Alwa mengenai singkat dan menjelaskan makna erosi.
"O gitu, o iya kamu lagi cari apa di kotak P3K ?," Tanya si penculik masih sama dengan pertanyaan yang sudah dilontarkan beberapa kali.
__ADS_1
"Haduh haduh masih ingat aja mas penculik sama pertanyaan yang tadi, jawab nggak ya tapi malu itu kan urusan perempuan," Batin Alwa.
"Kok diam belum makan ?," Tanya si penculik sambil melihat kearah lain.
"Ememememememe...Eeeeeeeee," Ucap Alwa yang masih bingung dengan jawaban pertanyaan si penculik.
"Aaa...Eee...Iii.. Ooo...Uuu, mau latihan vokal di tanya malah latihan vokal," Ucap penculik dengan menatap ke arah lain.
"Mas penculik ngomong sama siapa ?," Tanya Alwa yang bingung karena dari tadi si penculik berbicara namun melihat arah lain.
"Sama kamu lah," Ucap singkat padat jelas si penculik.
"Kok nggak menghadap kesini," Ucap Alwa dengan santainya.
"Pikun ya, tadi nggak boleh tatap tatapan nanti bisa bintitan haduh haduh," Ucap si penculik agak kesal.
"Maaf maaf lanjutkan," Ucap Alwa yang mali sendiri karena ucapan serta permintaannya.
"Jawab dengan jujur nggak pakai macet terus muter muter apalagi salah jalan segala habis tambah lagi salah alamat, kamu cari apa di kotak P3K ?," Ucap si penculik mengulang lagi pertanyaan.
"Hhhh, sebenarnya aku lagi cari ini mas," Ucap Alwa sambil menunjuk bungkusan berwarna oranye di tangannya.
"Itu apa an ?," Tanya si penculik kepada Alwa sambil menunjuk bungkusan yang di bawa Alwa.
"Barang ini punya bisa menghisap darah..." Ucap Alwa belum selesai sudah di sela oleh si penculik.
"Sejak kapan drakula dalan bentuk bungkusan plastik bisanya di bungkus peti mati," Ucap si penculik dengan terheran heran.
__ADS_1
"Ini barang khusus perempuan mas penculik pasti nggak tahu karena mas penculik kan lakik jadi mesti nggak kenal ini," Ucap Alwa sambil menekan ucapannya pada kalimat lakik dengan nada yang lagi viral