
Esok pagi yang cerah di kerajaan Yan, tepatnya di kediaman Jing, di mana terdapat Zhou Yu, Hao Jin, Qixuan dan Kazuki serta guru akademi Kultivasi dan spiritual yang mampir di kediaman itu yakni guru Lee dan guru Tian sedang sarapan bersama di meja bundar besar. Guru Tian dan guru Lee akhirnya percaya dengan Kazuki karena pengurus Jing, mereka juga sangat yakin setelah di yakinkan oleh sang Naga Abadi.
Kazuki senang keadaan tubuhnya sudah sangat membaik walaupun tanda hitam dan putih di tangannya tidak mau hilang, jadi dia memakai sarung tangan.
Ninja muda itu memakan sarapannya begitu lahap karena energi nya begitu terkuras habis kemarin. Kazuki juga senang karena suasana rumah yang tidak pernah lagi semenjak ke benua ini dia rasakan kembali. Canda tawa mereka lontarkan hingga mencairkan suasana dingin di kediaman itu.
Setelah sarapan Kazuki berkata pada pengurus Jing yang masih duduk di depannya, "Pengurus Jing, soal kunci dinding spritual nya. Aku tidak tahu ada pada siapa tapi pastinya dia berada di kediaman Kekaisaran. Dulu saat saya hampir kehilangan kunci itu, saya mengalami demam tinggi hingga kejang-kejang. Siapakah di kekaisaran yang sedang sakit?"
Zhou Yu menelan ludahnya kasar. Jadi itu sebabnya Putri Yi tiba-tiba sakit, seluruh kekaisaran mulanya berspekulasi kalau akan ada keluarga kekaisaran yang menjadi incaran selanjutnya pembunuh Kaisar. Zhou Yu menatap lurus Kazuki, pemuda yang punya mental kuat batinnya. Apalagi setelah dia akan mengucapkan permintaannya, Zhou Yu membungkuk, "Kazuki, Yang ini meminta maaf kepadamu mewakili kekaisaran Yan sebanyak-banyaknya. Sungguh keadaan Kekaisaran ini tidak baik-baik saja, semuanya menjadi kacau. Banyak orang tidak mengetahui apa-apa, tapi aku yakin jika semua orang mengetahui kenyataannya mereka akan merasa sangat bersalah padamu. Kumohon pada kebesaran hatimu memaafkan semua orang di kekaisaran ini karena kelalaian mereka?" Kazuki tercekat mendengar ucapan Pengurus Jing. Dia mengusap tengkuknya gugup.
"Tidak perlu sampai seperti ini, pengurus Jing. Semua manusia pernah berbuat salah dan yang paling baik adalah yang memperbaiki kesalahannya. Tapi, untuk memberitahu masyarakat, kurasa tidak perlu. Biarkan mereka menganggap ku pembunuh Kaisar. Karena dengan begitu fokus rakyat hanya pada masalah internal. Seperti yang diucapkan pengurus Jing, masalah Kekaisaran ini sudah cukup banyak. Mengejutkan masyarakat dengan fakta baru lagi akan menakuti mereka, hehehe."
"Terima kasih banyak, saya tidak menyangka orang dari benua lain semurah hati ini. Belum pernah saya bertemu seseorang di kekaisaran ini yang sepertimu. Terasa sangat melegakan kamu adalah pihak baik, dan kamu mirip sekali dengan ibumu."
"Ibuku?" Pengurus Jing mengangguk dengan senyum simpul.
'Ngomong-ngomong Tuan Naga, kamu tidak menceritakan tentang Perdana Menteri pada pengurus Jing, kan?' batin Kazuki berbicara pada sang Naga Abadi.
...'Belum sih, aku hanya menceritakan sampai kamu dicekoki pil darah Seizen lalu menggila. Memangnya kenapa kalau ku ungkapkan identitas pengkhianat itu?'...
'Kamu kan tahu sendiri kalau kekaisaran sedang kacau, jangan menambah masalah mereka. Cukup kita kategorikan pengkhianat itu sebagai keroco dari Seizen.'
__ADS_1
...'Terserah padamu. Padahal orang itu yang telah membuatmu dituduh pembunuh Kaisar dan dipenjara.'...
'Tenang saja, walaupun aku ini sangat baik dan bisa saja memaafkan. Aku tidak akan pernah bisa melupakan.'
"Kalau begitu, sebagai permintaan kedua guru ini, Kazuki." Kazuki memasang pendengarannya baik-baik pada pengurus Jing.
"Sembuhkan lah putri Yi,"
"Hm, siapa dia?" tanya Kazuki.
"Putri Yi adalah putri kedua Empress Xiang, permaisuri sah yang menggantikan sementara kepemimpinan kaisar Gaozo yang meninggal. Putri Yi menderita penyakit demam tinggi yang kamu ceritakan, dan juga dirawat di kediaman kekaisaran. Aku yakin jika putri Yi lah yang sang Naga maksud sebagai wadah kedua kunci dinding spiritual," tutur Zhou Yu penuh keyakinan. Kazuki pun berpikir sejenak, jika putri Yi memang benar yang Seizen incar. Maka seharusnya hari ini adalah hari terakhir sebelum mungkin nanti malam Seizen mencuri kunci dinding spiritual dari putri Yi.
"Bisakah kamu mengatakan kepada ayahmu kalau akan terjadi penyerangan dadakan di Kekaisaran nanti sore kepada Jendral Zuan?"
"Penyerangan apa?" tanyanya kebingungan.
"Seizen akan menyerang nanti malam, karena berdasarkan suhu tubuh Putri Yi yang kulihat kemarin, putri Yi akan menampakkan kunci dinding spiritual nya keluar inti tubuhnya nanti," ucap Kazuki dengan tenang.
"Apa?! Kamu serius, baiklah ... tapi, akan kuberi tahu dulu kalau sebenarnya aku tidak terlalu dekat dengan ayahku," lirihnya kemudian pergi meninggalkan kediaman Jing.
"Pengurus Jing, Seizen akan segera datang mengambil kunci itu karena 5 tahun telah berlalu. Dan sepertinya Seizen memang sudah terbebas jauh sebelum itu. Jadi, pengurus Jing saya percaya kepada anda, beritahu guru Tian dan guru Lee mempersiapkan diri dan murid-murid akademi lainnya. Saya tidak ragu dengan intuisi saya lagi, Saya yakin. Jadi dari pada menyesal nantinya kita harus segera mempersiapkan diri melawan Seizen yang pastinya tidak sendirian. Kalau tentang putri Yi, dengan spiritual dari Naga Abadi, saya yakin bisa," ucap Kazuki penuh keyakinan. Pria muda seperti banyak berubah dari terakhir kali mereka berbincang panjang. Lebih dewasa dan matang pemikirannya.
__ADS_1
Pengurus Jing pun mengangguk paham kemudian pergi melakukan bagiannya.
Setelah kepergian pengurus Jing, Kazuki mulai mempersiapkan pakaiannya yang di berikan oleh Hao Jin. Pria itu memberikannya pakaian yang cukup pas tubuh dengan motif naga putih pada permukaan hitam. Selain sarung tangan, masker Kazuki memakai sandal jepit ninja buatannya sendiri yang dia simpan di dalam cincin dimensi. Pakaiannya menutupi seluruh permukaan kulitnya yang putih kecuali kepala.
Kazuki menargetkan sampai di kediaman putri Yi dengan teleportasi. Kini dia tengah berkonsentrasi mengerahkan cakranya membentuk dinding di sekelilingnya kemudian dengan sekuat tenaga melepaskan kekuatannya.
Brak
Dia berhasil sampai di kediaman putri Yi, karena tempat ini pernah dilihatnya dan kapasitas Cakra nya sekarang lebih besar dari pada sebelumnya.
Menggunakan teleportasi memasuki tiap kamar yang jumlahnya belasan di kediaman sebesar ini tidak mudah. Ada penjaga dan pelayan yang berkeliling di tiap sudut. Saat akan menggunakan teknik mata Ishikawa Hankyu miliknya pandangannya malah rabun dan tidak jelas. Jadi Kazuki menonaktifkan Hankyu nya dan mencari putri Yi secara langsung.
Butuh waktu hingga ia mendapatkan kamar yang persis sama dari sudut pandang dirinya kemarin.
Perlahan dia membuka pintu kamar putri Yi sambil mengawasi sekitar. 'Pasti sedang pergantian penjaga. Bodoh sekali penjagaan di sini!' batin Kazuki.
Sreeek
Pintu dibuka, iris hazelnya bertemu dengan netra hazel Empress Xiang. Belum sempat wanita berumur yang masih terlihat muda itu berteriak kaget Kazuki segera membekap mulut junjungan di kekaisaran ini sedikit mendorong hingga mereka berdua terjatuh. Batinnya menuturkan maaf berulang kali dan akan selalu mengingat kelancangannya ini. Ninja bertubuh tinggi itu kini menindih Empress Xiang yang terlihat ketakutan tidak bisa berkutik karena pergerakannya terkunci pria diatasnya.
"Tenang dulu, Empress Xiang!" bisik Kazuki dengan keras.
__ADS_1