Ninja Pengelana Dunia Kultivasi

Ninja Pengelana Dunia Kultivasi
Mengungkapkan Identitas


__ADS_3

Kejadian kemarin menjadi saksi bisu sejarah penghianatan pertama era kekaisaran Yan yang dipimpin Kaisar Gaozo. Dipimpin oleh ketua pembelot bernama Alean. Pria bangsa asing berpawakan kurus putih tinggi dan rambut pirang.


Tidak hanya itu, rupa-rupanya Alean hanyalah kaki tangan si pimpinan pembelot asli yang belum tertangkap. Alean dan seluruh anak buahnya, rakyat asli Yan yang termakan doktrin hingga ikut membelot, pagi itu dihukum penggal kepala oleh kaisar dihadapan rakyat ibukota.


Jenderal Zuan dengan lantang mengatakan kepada para penduduk dan sebagai pesan tersirat untuk pemimpin pembelot, siapa yang melakukan atau mendukung perbuatan ini maka akan dihukum serupa, karena banyaknya korban nyawa berjatuhan akibat aksi itu. Kazuki yang ikut mengalahkan banyak anggota mereka juga terluka cukup parah. Anggota kekaisaran yang terancam dan para bangsawan. Kini kekaisaran pun kembali dalam kewaspadaan tinggi. Pengumuman sayembara pun ditunda seminggu.


Perdana Menteri Longwei, berjalan kaki dengan jubah sederhana mengunjungi Kazuki yang tengah beristirahat di balai kesehatan.


"Bagaimana keadaanmu pemuda?" tanya Tuan itu sambil memposisikan duduknya senyaman mungkin di sofa.


"Baik, tuan perdana menteri!" Sindirnya, suasana hati pria itu sedang buruk karena lapar.


Tuan Longwei tersenyum lebar merasa yang terpilih itu baik-baik. Dia memberikan buah-buahan tangan yang sengaja dia beli ketika hendak kemari tadi pada Kazuki. Pemuda kelaparan itu langsung senang dan segera memakannya dengan lahap. Satu persatu buahnya habis dimakannya hingga menyisakan satu butir anggur.


"Ini untuk Tuan Perdana Menteri," ujarnya tersenyum manis. Tuan Longwei berwajah datar kemudian memakan anggur itu.


"Hihihi!"


Kazuki memeriksa kantongnya kemudian mengeluarkan batu kristal keunguan yang dia dapat dari pasangan alpha kawanan serigala saat perburuan. Dia menunjukkannya pada Tuan Longwei. Pak tua itu mengenal betul kristal keunguan yang dipegang Kazuki. Benda itu adalah kristal hewan spiritual yang terbentuk dari pancaran terpusat kultivasi hewan spiritual tingkat tinggi. Dengan menyerap energinya, seorang Kultivator dapat meningkatkan drastis energi kultivasinya.


Sejenak Tuan Longwei menatap Kazuki kemudian bertanya dengan serius. "Siapa sebenarnya dirimu, Ishikawa Kazuki?"

__ADS_1


Kazuki terdiam menatap atap kayu balai kesehatan yang berwarna gelap menenangkan. Dia mengambil nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan, Kazuki pun mengatakan semuanya secara bersih dari awal sampai akhir kepada Perdana Menteri setelah ia memantapkan hatinya kalau pria itu bisa dipercaya. Dimulai dari gulungan jurus terlarang hingga identitas dirinya sebagai seorang ninja. Semua dia katakan kecuali mengenai Seizen, iblis manusia itu adalah masalah di dunianya jadi tidak perlu dibawa-bawa kemari.


"Apa yang bisa dilakukan seorang ninja?" tanya Tuan Longwei penasaran.


Kazuki pun mempresentasikan satu jurus andalannya, jurus teleportasi. Dengan kecepatan satu kedipan mata dia dapat berpindah ketempat yang dia kehendaki. Hal itu sudah cukup membuat pak tua itu puas dan kagum, betapa kuatnya eksistensi ninja jika saja mereka ada di dunia ini. Setelah Kazuki mengatakan tujuannya yang ingin kembali ke dunia asalnya untuk menyelamatkan nasib klan, Longwei sang perdana menteri pun memberinya penawaran.


"Kalau di duniamu terdapat gulungan jurus yang menjadi jembatan menuju dunia ini, seharusnya itu juga berlaku di sini. Setahu Tuan ini di provinsi Fu, letaknya jauh di barat yang merupakan pusatnya Kultivator berbakat. Konon katanya terdapat perpustakaan gerbang Kultivasi yang berisi semua pengetahuan lengkap benua berasal dari para roh. Di sana kamu mungkin akan mendapatkan yang kamu mau. Namun untuk dapat masuk ke sana kamu minimal sudah Kultivasi tingkat 8-"


"Apa?!" Kazuki memainkan jarinya seolah menghitung sesuatu.


'Aku saja tingkat keempat hanya mengaku-ngaku. Tingkat ke delapan, bisa-bisa nunggu satu abad!' batinnya resah.


Tuan Longwei tersenyum mengetahui keresahan pemuda itu, "Tenang saja, tuan ini akan mencarikan mu pembimbing yang akan membantu meningkatkan kultivasimu dengan cepat." Mendengar hal itu Kazuki pun jadi lega. Tapi seketika dia tersadar bahwa bapak-bapak dihadapannya ini tidak akan menawarkan sesuatu dengan percuma.


Tuan Longwei melirik kiri kanan sebelum memulai percakapan. Beruntung keadaan balai itu cukup sepi dan hanya beberapa orang yang masih terbaring koma. Pembicaraannya akan menjadi sangat serius dan rahasia, siapapun apalagi selir Wang bagi perdana menteri tidak boleh sampai tahu.


"Aku akan menjelaskan dari awal. Sekitar dua tahun yang lalu tepatnya ketika gerhana bulan, ramalan pemuda dari dunia lain datang ke Kekaisaran Yan diucapkan secara langsung oleh Putri Yi, sang Putri mengatakan bahwa pemuda ini akan membawa kedamaian dan perubahan di kekaisaran Yan. Semua orang percaya apalagi Putri Yi saat itu adalah jenius Kultivasi yang sudah tingkat 5. Namun itu sudah agak lama dan penduduk mungkin sudah melupakannya apalagi peristiwa tersebut belum ada tanda-tandanya. Sang Putri kerap membantu kaisar dalam menyelesaikan permasalah suatu daerah. Saat itu yang di pimpinnya adalah provinsi Rong. Provinsi itu berada berbatasan dengan daerah Kekaisaran Dong, nanti tuan ini bahas. Putri Yi berhasil menyelesaikan masalah di provinsi itu dan mengembangkannya menjadi pusat perdagangan antar Kekaisaran. Namun tak begitu lama insiden mengerikan terjadi. Sang putri menghilang diikuti oleh pangeran Kekaisaran Dong yang juga menghilang. Empress Dong, Meng Xiao saat itu menuduh kekaisaran Yan telah menculik pangeran. Alhasil diantara kedua Kekaisaran terjadi perang dingin. Tak begitu lama putri Yi kembali ke ibukota dalam keadaan yang sangat memperihatinkan. Putri kehilangan beberapa ingatannya dan mengalami trauma yang menyebabkan ketakutan berlebihan ketika bersinggungan dengan kematian." Tuan Longwei meminum air putih yang diberikan Kazuki.


"Selanjutnya, kabar ditemukan nya putri Yi sampai ke Kekaisaran Dong. Mereka kali ini menuduh kekaisaran Yan melakukan pembangkitan Seizen-"


"Hah?! Seizen??!" Pak tua itu berhenti berbicara dan mengingat reaksi Kazuki.

__ADS_1


"Siapa dia?" tanya Kazuki dengan suara lirih agar tidak mencurigakan.


"Seizen adalah legenda nenek moyang. Dahulu kala nenek moyang kita memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan sehingga pada suatu hari seseorang dengan niat jahat memanfaatkan itu semua untuk kepentingan jahat. Kerusakan dan kehancuran terjadi di mana-mana disebabkan oleh satu sosok itu. Dia digambarkan memakai jubah dan tudung hitam gelap. Membawa sabit panjang dengan keabadian. Lalu nenek-"


"Baik sepertinya saya tahu apa kelanjutannya, jadi tidak usah." Ucap Kazuki, walaupun versi cerita Seizen ini agak berbeda. Tuan Longwei pun mengangguk mengerti kemudian melanjutkan ceritanya.


"Sampai dimana tadi, ah fitnah pembangkitan Seizen. Sejak saat itu kekaisaran Dong yang mulanya bersahabat dengan Kekaisaran Yan mulai berperang satu sama lain, mulai memperebutkan wilayah. Monopoli perdagangan, hingga sengketa dari dalam kekaisaran, tingkat kriminal naik drastis pada masa itu. Kekaisaran ini seperti tidak punya kesempatan bernafas sama sekali. Semua ini, ditambah selir Wang," keluh Perdana Menteri memijat pelipisnya.


"Selir Wang?"


"Selir baru kaisar, sudah lama sih sekitar 2 bulan. Awalnya hanya selir rendah namun entah bagaimana dia tiba-tiba diangkat menjadi selir favorit kaisar." Kazuki mengangguk paham.


"Anda siapanya kaisar?"


"Kakaknya.."


"Whoa?! Apa aku harus membungkuk juga?"


"Tidak."


"Bagus, lanjutkan mengenai selir Wang," ucap Kazuki antusias.

__ADS_1


"Apa kamu tidak ingin menanggapi cerita Empress Dong?" tanya Tuan Longwei bersedekap dada dengan suatu niat.


__ADS_2