
Hai semuanya..
Ijinkan aku memperkenalkan diriku. Namaku adalah Sienna Smith– eh ralat lebih tepatnya sekarang Miyazaki Sienna, sekarang aku menyandang marga ibuku. Ayahku berkebangsaan Inggris, namanya William Smith dan Ayahku sudah meninggal saat usiaku masih 12 tahun. Oh iya, aku anak pertama dari tiga bersaudara, adik-adikku bernama Miyazaki Haru dan Miyazaki Sora. Selama ini ibuku, Miyazaki Hana, yang menafkahi kami hingga aku lulus dan sekarang Umurku 19 tahun, dua tahun lalu aku telah menyelesaikan masa SMA ku di sekolah yang sederhana saja. Sekarang, aku bekerja sebagai pelayan di toko kue milik sahabat ibuku, aku juga bersahabat dengan putri tunggalnya, Sato Izumi. Kami sudah lama menjadi sahabat sejak masuk SMP. Aku memang punya beberapa teman yang juga bekerja di toko kue itu, namanya Ito Yui dan Nakano Aika.
Semenjak ibuku sakit, akulah yang bertugas mencari uang dan menggantikannya sebagai tulang punggung keluarga. Aku semakin mengerti betapa sulitnya bersaing di Tokyo, pusat aktivitas Negara Jepang ini tidaklah mudah. Belum lagi, keluargaku bukanlah orang kaya melainkan keluarga biasa saja. Gaji ku semakin menipis seiring bertambahnya tahun, aku butuh pekerjaan lain yang mempunyai gaji yang besar untuk membeli obat ibu dan menyekolahkan kedua adikku. Di sinilah, aku mulai menjalani kehidupan yang berbeda.
Meskipun aku terkesan seperti orang yang tenang, tapi aku cenderung teledor dan tidak berpikir panjang sebelum berucap. Itu sebabnya aku memilih lebih banyak diam agar aku meminimalisir kesalahan yang akan ku buat.
__ADS_1
Di kota, aku tidak punya siapa-siapa dan benar-benar mengurus segala keperluanku sendiri. Ibu tidak bisa membantuku, dua adik ku pun tidak mungkin karena mereka masih kecil. Beruntung sekali, saat pertama kali datang ke kota aku bertemu dengan teman lama ku dan dia membantuku. Aku sangat bersyukur bisa berteman baik dengan Izumi. Bukannya aku ingin memanfaatkannya karena dia orang kaya, aku hanya senang berteman dengannya karena dia bukan tipe orang yang suka membeda-bedakan kasta seseorang.
Sebenarnya ayah punya harta yang lebih dari cukup untuk menghidupi kami, keluarga nya. Namun, Kakak dari ayahku merenggut semua hak kami dan membiarkan kami hidup dalam keterbatasan. Oleh karena itu, aku harus berusaha keras mengembalikan keadaan ekonomi kami seperti dulu.
__ADS_1
Jika kita lelah, tidak apa\-apa jika kita ingin berhenti sejenak asal jangan sampai kita benar\-benar menghapus tujuan. Tuhan sudah janjikan segala kebahagiaan pada kita asal kita mau berusaha. Tetaplah berjuang meski jalan yang kita ambil itu tidaklah mudah karena jalan menuju Tuhan memanglah penuh rintangan tetapi kita bisa merasakan kebahagiaan yang tidak di dapat orang lain yang tidak berjuang. Itu adalah pesan ku, pesan yang disampaikan dari ibuku.. Hal yang memotivasi tapi entah mengapa setiap kali mengingatnya.. aku malah menangis.
Inilah jalan hidupku
__ADS_1