
Prolog
Satu semester di SMA 4 negeri kota Jambi
Sudah dua tahun Tika tidak menumbuhkan perasaan "cintanya"
Apa ada lelaki yang bisa membuat hati Tika luluh? Perasaankan?
Ini dia kisah pangeran dingin
Kisah Tika dan Putra.
"AKU,KAMU,DAN KITA"
BISMILLAH
AKHIRNYA PANGERAN DINGIN AKAN MEMULAI CERITANYA,KISAH CINTA, PERSAHABATAN, DAN KELUARGANYA. JANGAN PERNAH BOSAN DENGAN CERITANYA YA.
PANGERAN HANGAT
Part 1
TRINGGG...!!!
Waktu menunjukkan pukul 14.00 WIB, seluruh siswa SMA 4 negeri kota Jambi
Segera berkeliaran dengan otak yang memanas. Mereka baru saja selesai mengikuti ujian akhir semester.
"Tik..." Ucap seorang pria tampan bertubuh tinggi yang hangat.
Panggil aja Rizky,kakak kelas(senior) yang gak kalah gantengnya sama Kepala Sekolah. Rizky memanggil seorang gadis cantik dengan rambut hitam panjang yang tergerai, Tika? Ya sebut saja dia. Nama panjangnya? Farentika tri sundari. Adik kelas pertama yang beruntung duduk sama senior paling baik selama ujian.
__ADS_1
"Ka Rizky?" Tika membalikkan badannya dengan senyuman tipis.
"Ini Lo pelajarin aja, buat belajar ujian nanti." Rizky memberikan buku Sains kepada Tika. Ya ampun, godaan apalagi ini? Senyuman manis Rizky,tetap saja muncul ketika bersamanya. Bukan hanya itu, setiap kali Tika bertemu dengan Rizky, dia selalu di buat nge fly oleh sikapnya. Pantas saja anak-anak sering menyebutnya 'Pangeran Hangat'
"Oh...i...iya, makasih ya ka." Jawab Tika dengan gugup. Rizky hanya menganggukkan kepalanya lalu meninggalkan Tika.
"DORRR....!!"
Seseorang mengagetkannya. Untung saja Tika tidak jantungan. Sahabat-sahabat Tika yang datang tak diundang pulang tak diantar baru saja kejadian tadi. "Khemm.... Ada yg PDKT ni," Ungkap Agnes salah satu sahabat Tika.
Sudah satu tahun Tika bersahabat dengan Agnes, Melani, Dino, Farhan. Anak-anak sering menyebutnya dengan 'keluarga jomblo terhormat' singkat saja KJT, sudah terlihat mereka adalah sebagian jomblo yang masih mengincar D01 di SMA 4 negeri kota Jambi.
"Apa?" Tanya Tika dengan singkat.
"Gaspool trs Tikaa, jangan sampai kelewatan." Celetuk Dino dengan tawanya.
"Tika cape, balik dulu ya. Bye...muah." Tika mengalahkan kakinya sembari memberikan kiss spesial untuk mereka.
Tak heran jika mereka melihat Tika seperti itu, Tika sudah menjelaskan kepada sahabatnya kalau dia tidak mau berurusan soal cinta. Mendengar kata itu saja sudah muak.
Rasanya sangat lelah untuk hari ini. Tika bergeletak di kasur yang di penuhi warna pink di dinding kamar tidurnya. Tika langsung membuka hp yang casing hello Kitty yang terlihat sangat lucu. Ia melihat beberapa notif WA (WhatsApp) dari group KJT. Tika tau pasti isi chatan group itu hanyalah bacotan dari Dino dan Farhan.
Tika melihat notif WA dari seorang yang memberinya buku.
"Tikaaa, bsk berangkat bareng gw ya." Chat Rizky.
Tika sedikit bingung membalasnya, ia hanya membalas seadau. "Hm.. Yaudah, oke."
"Sip," Rizky membalasnya dengan cepat.
Tika hanya sedikit bersimpati dengan sikap Rizky. Ia hanya berfikir keduanya menjalin sebatas kakel dan dekel. Tika memifikirkan itulah sudah menjadi tugas Tika jurnal absen kelasnya. Itu sudah menjadi tugas Tika sebagai sekretaris kelas.
"mungkin jika aku mencintai kamu, harus banyak-banyak tahu diri."
GIMANA? PENASARAN GAK SAMA TOKO PUTRA ITU? AKU JUGA PENASARAN.
__ADS_1
"Kaaa.....ada yg jemput tuh. Kayaknya punya pacar baru ni." Teriak serta ledekan Monica.
Tika: "Bacot kamu yahhh," Kakak beradik ini sering saja tidak akur. Apalagi Monica, selalu kesal dengan sikap adiknya yang terlalu mencampuri urusan pribadinya.
Sebelum Tika menemui Rizky, ia segera berpamitan dengan bundanya. "Bun, Tika jalan dulu ya," pamit Tika. "Iya hati-hati, jangan lupa berdoa sebelum belajar!" Peringatan bunda. Tika hanya mengangkat kedua jempolnya.
Selama di perjalanan, Tika hanya bisa diam. Hening, yang terdengar hanyalah suara kendaraan yang berlalu-lalang.
"Tik." Ucap Rizky tiba-tiba
"Iya?"
"Jangan lupain gw ya, pas gw dah lulus sekolah."
"Hmm..." Senyum Tika terlihat dari kaca spion motor Rizky.
Diam-diam Rizky hanya menatap gadis itu lewat kaca spionnya. Kini perjalanan sekolah Rizky terasa lebih cerah ditemani oleh bidadari secantik Tika.
"Ya ampun Tika,kalau pacaran bilang aja." Tika baru saja masuk kelas, tiba-tiba dikagetkan dengan Melani.
"Woy Tika, lo seriusan pacaran ni sama kak Rizky? Makan bakso mak mantep ini." Ledek Farhan.
"Gosipan murahan dari mana lagi? Tika mencoba untuk bersabar.
Mereka hanya terdiam. Kelas saja tadi nya ramai bisa menjadi hening ketika sahabat Tika menanyakan semua itu kepadanya. Tika yang tak mau memikirkan perkataan.
"Kalau gk ada apa-apa, kenapa lo lengket banget sama Rizky?"
Tika yang sedang sibuk mencari buku. Mendengar suara tak asing baginya.
"PUTRA?"
Putra sebatian Andri dan Zikri. Teman sekelas Tika. Ini sebuah keajaiban dunia yang tak disangka-sangka. Tika yang tau bagaimana sikap Putra, baru saja ngomong panjang lebar dengannya.
"KENAPA?"
__ADS_1
"GAK"
Putra melangkahkan kakinya keluar dari perpustakaan. Tika melihat sikap Putra semakin membingungkan pikrannya. "Yahh.. Lima menit lagi masuk," dengan cepat Tika mencari buku yang mau dipinjamnya di perpustakaan.