Pangeran Dingin

Pangeran Dingin
Bab 19 makan malam


__ADS_3

setelah melewati 2 gunung dan 2 lembah sampai juga mereka di rumah Putri , karna berniat menginap akhirnya Indra ikut masuk.


"assalamualaikum" salam putri dan Indra berbarengan


walaupun melihat ada keanehan karna tak biasanya pintu depan tampak terbuka dan beberapa sendal yang asing bagi putri , ya Rezki ga bawa mobil dia hanya naik motor karna terlalu asyik Putri maupun Indra tak sadar ada kendaraan Rezki


" kok ga di tutup sih pintunya, dan ini sepatu siapa ya" batinnya Putri bertanya tanya


" walaikumsalam sahut seseorang dari ruang tamu"


" eh tante" ujar Putri yang melihat mama Indra menyambut mereka


Indra dan Putri pun menyalami bu Tina


" ada temen mu put "menunjuk ke arah duduk ruang tamu


putri pun menoleh ke arah yang di tunjuk mama Indra, betapa terkejutnya si Putri ternyata ada Rezki yang sudah duduk manis menunggu kepulangannya


saking terkejutnya Putri sampai terdiam tak bergerak, dan mulut sedikit membuka


" Ka Rezki" gumamnya pelan


" hai " jar rezki yang menyapanya di kursi tamu


" loh kok diam disitu put, sana samperin" suruh bu Tina


Putri pun berjalan ke arah ka Rezki dengan gugupnya, dia sangat takut kalau Rezki mengatakan bahwa mereka berpacaran karna akan membuat perang akan dimulai


" hai ka udah lama" sapa Putri


sementara itu Indra menuju ke dapur membawa belanjaan putri yang dibelinya tadi dan meletakkannya begitu saja , dia memilih duduk di ruang Tv yang jaraknya tidak jauh dari ruang tamu entah apa lah maksud Indra kan biasanya dia langsung menuju kamar disebelah putri yang biasa digunakannya kala menginap dirumah Putri, bahkan kamar itu seperti kamarnya sendiri


" ga put ,paling baru 15 menit" sahut rezki


mereka duduk bersebrangan , Rezki dapat melihat betul bagaimana pucat pasi nya wajah Putri karna saking gugupnya terkejut atas kedatangannya


" aku kira itu mama mu" memulai kembali pembicaraan karna sempat terjadi keheningan beberapa detik , kecanggungan diantara mereka

__ADS_1


" ouh bu bukan ka"


" wah ada kolam renang tu disana" menunjuk ke arah taman belakang "enak deh kalo kita duduk disana"


ya Rezki tau selama mereka duduk disana sangat sulit untuk saling bicara makanya Rezki memberi ide untuk ke taman belakang dan bisa leluarsa bicara apapun dengan Putri , di tambah Indra yang lagi duduk di depan TV


" ah iya ka ide bagus , yu kita kesana " langsung berdiri mengajak Rezki ke taman belakang


mereka akhirnya duduk di kursi yang mengarah ke kolam renang


" datang mana tadi sama Indra" memulai dengan berbasa basi


" ke supermarket ka" pandangan lurus ke kolam renang


" aku ga nyangka kalian ternyata sedekat itu, bahkan tadi yang ku kira mama mu ternyata adalah mama Indra" pandangan lurus kedepan


"hemm kan aku sudah bilang kami bersahabat"


" tapi aku rasa tidak mungkin sampai seperti itu, mama Indra bahkan terlihat menganggap mu seperti anaknya" kali ini menoleh memandang putri


" apa itu pembahasan penting ka" dan balik menatap Rezki


"ka jangan nyaring nyaring bicaranya " dengan nada sedikit memohon


"baiklah, kamu tenang saja mama Indra ga tau siapa aku, karna aku tau kita ini backstreet"


" kaka ngapain kesini ??" tanya Putri balik


" aku mau minta maaf atas kejadian tadi pagi di sekolah"


" aku udah maafkan ka"


" maa...." baru ingin mengucapkan makasih ,putri sudah memotong bicaranya Rezki


" kalau kaka sampai mengulangi lagi, kita udahan aja ka, aku ga berani kasih kesempatan banyak dengan laki laki yang khilaf keseringan" jelas Putri


" aku janji put , janji beneran" dengan mata berbinar karna masih dimaafkan Putri dan bisa kembali baikkan

__ADS_1


" kata mama Indra ortu mu ke luar negri, jadi mereka yang menemani mu di rumah ya" tanya Rezki


" ya ka, jangan pernah salah paham dengan Indra karna dia sahabat ku ka , aku menganggap Indra sudah seperti sodara ku ka, dan ortunya seperti ortu ku sendiri"


" waw sedekat itu "sambil mengangguk anggukkan kepalanya tanda mengerti, tapi di lubuk hatinya Rezki yang mendengar penjelasan Putri tadi cemburu walaupun mampu di tahannya, dari pada terjadi pertengkaran ke 2 , apalgi dia sudah berjanji akan merubah sikapnya ke putri


beberapa saat tenggelam dalam pikiran masing masing, tiba tiba ada yang datang dari arah belakang


" put , ayo makan ajak ka Rezki juga " mengejutkan mereka berdua yang asyik dengan pikiran masing masing tadi


" eh ndra, iyaa, ayo ka kita makan" mereka langsung beriringan menuju meja makan


makan malam pun di mulai, Rezki pun ikut makan bersama mereka karna diajak, dengan posisi putri bersebelahan dengan Rezki , sementara Indra tepat disebrang putri bersama mamanya yang duduk disebelah Indra , Indra sesekali menatap Putri yang terlihat gusar dan gugup karna ada Rezki disebelahnya, Putri sangat takut kalau mama Indra curiga akan kedekatan mereka, dan akan mengadu ke mamanya.


" Rezki, gimanan makanannya suka??" tanya mama Indra memulai keadaan yang terlihat canggung


sesekali mamanya Indra dapat melihat Putri yang tak nyaman dengan adanya Rezki makan ber 4 dengan mereka


" enak banget tante, ini tante yang masak?" jawab Indra seramah mungkin


" bi Ijah kok, cuma dibantu tante dikit dikit " sambil tertawa kecil agar suasana semakin seru


"ouh iya Rez, orang tua mu kerja dimana? "


" papa dosen tante, dan juga punya usaha" jawabnya


" wah benarkah sama kaya papa Putri ya"


"oh ya tante" Rezki mengangguk tanda mengerti


Mereka terus berbasa basi agar terlihat akrab, Putri dan Indra lebih banyak diam, kalo Indra yang diam ya ga aneh, tapi Putri yang biasa dengan kegajeannya hilang seperti tiba tiba di telan bumi


jam menunjukkan sudah jam 9 malam, karna takut terlalu larut akhirnya Rezki undur diri untuk pulang.


" tan makasih banyak ya makanan tante enak" puji Indra yang sambil berjalan ke pintu luar diantar Putri dan mama Indra


" oh ya entar kapan kapan mampir lagi coba masakan tante yang lain "sambil menyentuh pundak Rezki

__ADS_1


mama Indra begitu ramah, sampai sampai Rezki dibuat tersanjung, dia tak percaya Indra yang begitu dingin tapi memiliki mama yang begitu ramah dan cantik lagi, bahkan masing terbilang muda.


__ADS_2