Pangeran Dingin

Pangeran Dingin
bab 32 kriss


__ADS_3

makan malam pun selesai semua berkumpul di ruang tengah, kecuali Indra dan Putri yang memilih duduk di taman belakang menikmati malam yang indah.


" Ndra" Putri memecah keheningan diantara mereka


" hmmm"


mereka duduk bersebelahan dengan kaki yang di rendam di kolam.


" lo bener mau nikah ma gue"


" kenapa???"


" ndra serius ni" memasang wajah cemberutnya


" udah ga usah cemberut gitu" mengusap kepala Putri lembut


" iya gue mau"


" kalau kita dinikahkan pas SMA gini gimana ndra??"


" ga kok put, aku yakin paling ga setelah lulus"


" hmm gitu ya, semoga aja ndra" menatap indra dengan senyuman manisnya


" ndra kita mau ke puncak katanya, lo seneng ga?"


" iya dong" jawab singkat


" put, lo mau nikah ma gue??" kali ini Indra yang terlihat penasaran


"iya gue mau " entah kenapa jawaban Putri terlihat yakin


" hubungan lo ma ka Rezki"


" hmmm gue akan urus itu ndra"


" apa ini secara ga langsung lo memilih gue?" Indra menatap tajam ke arah Putri seperti minta keyakinan pada Putri


" hmm gimana ya???" putri pura pura berpikir


" ya udah ga usah dipikirin"


" iya gue pilih lo" jawab Putri singkat dengan malu malu


Indra yang mendengar itu sontak saja kaget , tiba tiba senyuman di wajahnya terbit dengan manisnya, tapi berusaha di sembunyikkannya dari Putri.


" ndra, lo seneng ga??" menyenggol lengan Indra


" ga biasa aja " menampilkan wajah baloknya


" ouh jadi gitu, ya udah gue kekamar aja" Putri bangkit dari duduknya karna merasa kecewa dengan jawaban Indra


dengan sigap Indra meraih tangan Putri


" gitu aja ngambek" Indra sekarang bediri dan menatap wajah Putri


merasa ditatap Putri berusaha memalingkan wajahnya dan masih memasang wajah cemberutnya.


" udah ya ngambeknya " Indra kali ini memeluk Putri


" aih main peluk peluk aja ni"


" ya biar ga ngambek"


" udah ah kalo ada yang lihat bahaya" berusaha melepaskan pelukkan Indra, padahal rasanya nyaman banget


"udah gini aja dulu" indra tetap memeluk Putri


akhirnya Putri pasrah dan berada dalam pelukkan Indra dalam beberapa saat, setelah puas dalam adegan pelukkan mereka kembali ke ruang tengah.


" hmmm penganten baru" goda papa bayu

__ADS_1


" hahaha" tawa serentak di ruang tengah


" apa sihh" putri dan Indra terlihat jengah dengan godaan para orang tua


tawa dan canda sangat kental di malam itu


"ndra antar gue ke kamar dong" pinta Putri manja


" ya udah ayo" beranjak dari duduknya


" mau kemana ??" tanya bu Tini


" bentar ma ada urusan hehe" dan berlalu menuju Kamar


" kok kekamar aja minta temenin sih" tanya Indra sambil duduk di sofa kamar Putri


" ga papa hehe" duduk disebelah Indra


kringgg kringgg


" hape lo bunyi "


" ah iya ndra , bentar ya gue angkat"


๐Ÿ“žPutri : assalamualaikum ka Rezki


๐Ÿ“žRezki : walaikumsalam , kamu dari mana aku dari tadi WA kamu ga dibalas


๐Ÿ“žPutri : eh maaf ka, Putri ada kerjaan tadi sekalian makan malam


๐Ÿ“ž Rezki : ouh gitu , gimana seneng ga??


๐Ÿ“ž Putri : seneng apa ka???


๐Ÿ“ž Rezki : gelangnya sayang


๐Ÿ“ž Putri : astaga gue kira apa(batin Putri) , iya ka seneng banget , nie dipakai terus ( padahal gelangnya dilepas semenjak makan malam tadi), kaka udah makan??


akhirnya Putri asyik dengan telfon ka Rezki dan melupakan Indra yang sedari tadi duduk di sofa sambil membaca komik.


selang 15 menit Putri terus bercakap cakap dengan ka Rezki di telfon membuat Indra jengah rasanya, bagaimana tidak, tunangan mesra mesraan dengan kekasihnya, wah ribet sekali hubungan ini seperti judul sinetron saja, Tunangan ku masih cinta kekasihnya, Indra yang merasa Putri seolah melupakannya dan asyik dengan Rezki akhirnya memilih Pergi , Putri yang terlalu asyik tak sadar kalau Indra sudah pergi dari kamar tersebut, karna memang Putri bercakap dengan ka Rezki duduk dibalkon kamarnya sehingga tidak tau kalau Indra sudah pergi sedari tadi.


" loh Indra kemana" Putri baru menyadari kalau Indra sudah tidak ada dikamarnya


Akhirnya Putri memutuskan untuk mencarinya dibawah ternyata semua orang sudah tidak berada di tempat hanya bi Ijah yang lagi bersih bersih.


" wah udah pada pulang, apa Indra ngambek ya" gumam Putri dan kembali kemarnya


akhirnya Putri tertidur


****


" pagi ma pa" Putri duduk dimeja makan dan memulai sarapannya


" pagi sayang, sama Indra kan??"


" iya ma"


tak lama Indra masuk ke rumah Putri


" assalamualaikum"


"walaikumsalam, ayo ndra sarapan sayang" ajak bu Tini yang melihat kedatangan Indra


" ga ma, Indra udah sarapan" duduk di ruang tamu menunggu Putri


tak lama Putri selesai dengan sarapannya dan menghampiri Indra di ruang tamu


" ndra ayo berangkat"


ka Rezki sudah menunggu depan gang, dan ternyata Indra malah mengambil jalan lain menuju sekolah, entah apa tujuan Indra yang jelas Indra dan Putri tak berpapasan dengan Rezki

__ADS_1


" lohh ndra kok ga depan gang???" tiba tiba Putri panik dibuatnya


Indra hanya diam tak bergeming


" ndraa, ihh kenapa gini sihh" Putri menepuk nepuk pundak Indra


" ndra pliss kita balik ke gang ya kasihan ka Rezki" Putri terus saja mengingatkan Indra tapi Indra hanya diam tak bergeming


Rezki yang menunggu di depan gang dibuat bingung jadinya, waktu terus berjalan tapi Putri tak kunjung terlihat, akhirnya Rezki berusaha untuk menelfon Putri, tapi Putri tak kunjung angkat telf karna memang mode hapenya di silent dan diletakkan di dalam tas.


setelah 15 menit Putri dan Indra tiba di sekolah


" Indra kenapa sih lo jadi gini" masih diparkiran sekolah


" gue lupa" meletakkan helmnya dan ingin berlalu


Putri dengan cepat mencekal tangan Indra


" lo ga mungkin lupa"


" dengerin ya, lo pilih gue kan??, tapi lo mesra dengan orang lain apa itu nyaman???" Indra bicara penuh dengan penekanan, wajahnya terlihat kecewa


" Indra gue...." belum sempat Putri meneruskan bicaranya Indra memilih berlalu kekelas begitu saja


" apa lagi ini ya Allah" batin Putri


Akhirnya Putri pun berjalan menuju kelas menyusul Indra dengan sedikit gontai entah apa yang membuatnya tak berdaya dan seperti kehilangan semangat hidup, apa karna Indra atau karna ka Rezki.


tiba tiba brukkkk


" awww" pekik Putri


" eh sorry" ujar seseorang yang menabrak Putri


" iya " Putri pun kembali berlalu menuju kelasnya


" eh hai ,tunggu" tiba tiba langkahnya di hentikkan oleh seseorang


Putri pun menoleh


" iya ada apa?"


" kenalin nama gue kris"


" ouh gue Putri "


" kelas??"


" XI IPA 3 "


" waw ternyata kita sekelas ya"


Putri hanya bengong dibuatnya


" ouh anak baru???"


" iya hehe, tapi gue mau ke ruang guru dulu ya"


akhirnya Putri melanjutkan jalannya ke kelas dan si Kris sianak baru ke.ruang guru .


" manis banget sih" batin kris yang seolah terpesona dengan wajah Putri.


didalam kelas


" astaga banyak banget sih telf dari ka Rezki" batin Putri


" napa lo gelisah bener" celetuk Rizka yang melihat Putri seperti menampilkan wajah khwatirnya


" ahhh ga Riz , ga ada apa apa " Putri berusaha menyembunyikkan kegelisahannya dengan senyuman pepsodentnya


tak lama bel berbunyi tanda masuk kelas dimulai

__ADS_1


__ADS_2