
Gerald yang melihat kejadian ini tidak takut sama sekali, tapi beda halnya dengan Kukire dia hanya manusia biasa. dia sangat gemeteran dan ketakutan, hingga badannya demam.
“kukire! tadi kau tidak apa apa kan?!”. tanya Gerald.
“tidak apa apanya bagaimana?! aku takut tau! kau membuat ku berada dalam masalah!”. jawab Kukire dengan tegas.
“hei, kau sendiri yang berjalan menuju kastil itu! kenapa kau menyalahkan ku?”. tanya Gerald yang begitu kesal.
“hmm maaf kan aku ka, aku hanya takut tadi hiks hiks”. ujar Kukire yang ketakutan.
“tidak apa, aku tau apa yang kau rasakan”. jawab Gerald dengan penuh senyuman dan memeluk Kukire.
saat Gerald memeluk Kukire ia merasakan badan Kukire yang panas. ia pun memegang kening Kukire.
“hei hei, apakah kau begitu ketakutan hingga kamu demam? hah?”. tanya Gerald.
“entah, tapi aku lelah ka, aku ga kuat untuk jalan lagi, apa masih jauh?”. tanya Gerald.
“mungkin masih 10-15 km lagi”. jawab Gerald dengan wajah berfikir. “ywdh kalau kau lelah, ayo naik ke pundak ku”. ajak Gerald.
“apa kau serius ka? aku berat loh”. jawab Kukire dengan malu malu.
“aku tau ko kamu berat, tapi gpp aku kuat ko”. ucap Gerald dengan tertawa.
“maksud kaka aku gendut gitu!”. ujar Kukire dengan kesal.
Kukire pun naik ke pundak Gerald, mereka berjalan sambil berbincang bincang. tak terasa mereka sudah sampai di perkemahan.
semua mata melihat kearah mereka, begitu pun dengan murid murid perempuan mereka sangat cemburu oleh kukire.
“kukire! hiks”. teriak lina yang menghampiri dan memeluk Kukire.
“kau tadi kemana? kenapa berpisah dari kami?!”. ujar lina yang menangis.
“hei kenapa kau menangis, aku tidak apa apa ko! lagi pula aku juga selamat sampai disini kan?”. jwab Kukire.
__ADS_1
“maaf kan aku tadi aku tidak merasa kamu tertinggal.” ucap lina.
“tak apa harusnya aku yang minta maaf kepada kalian, karna aku membuat kalian khawatir!”. ucap Kukire.
mereka pun kembali ke tenda masing masing begitupun dengan kukire.
________________
tadi itu apa kejadian nyata? bertemu vampir? manusia serigala? apa aku hanya mimpi?. batin Kukire.
sudah lah dari pada aku setres lebih baik aku tidur aja. lanjut Kukire.
_____________________________
pagi hari
“oke anak anak ayo bangun, sekarang kalian siap siap dan bereskan tenda kalian masing masing”. ucap pak samuel.
mereka semua bangun dan membereskan barang barang mereka. sebenarnya kemah itu harus berjalan selama 2 hari, tapi karna kejadian semalam akhirnya diundur menjadi 1 hari.
________________
“kire! sebenarnya semalam kamu kemana? ko bisa diantar oleh ka Gerald?!”. tanya lina di kamar Kukire.
hmm aku ga mungkin ceritain ke lina tentang kejadian itu kan?. batin Kukire.
“kire kamu dengar aku kan?”. tanya lina.
“iya aku denger, saat aku jalan karna kebingungan aku denger suara ka Gerald yang meneriakkan namaku, jadi aku bisa bertemu ka Gerald.” jawab Kukire dengan berbohong.
maaf lina aku harus berbohong kepadamu. batin Kukire.
______________________
saat tengah malam, Kukire membuka jendela dan merasakan hawa aneh yang terjadi malam itu.
__ADS_1
malam itu terjadi bulan purnama, entah mengapa ia mendengar lolongan suara serigala.
“suara lolongan serigala? tapi ada apa? setau ku kalau serigala melolong pasti akan terjadi sesuatu”. ucap Kukire.
tetapi anehnya hanya dia yang bisa mendengar suara lolongan itu, tidak dengan lina yang satu kamar dengannya.
“loh itu kan ka gerald, dia ngapain? siapa laki laki didepannya?”. tanya Kukire dengan heran. Kukire melihat Gerald dari kamar asramnya.
“itu itu seri...seri...serigala!!!”. teriak Kukire. ia lemas melihat Gerald digigit oleh serigala itu.
Kukire pingsan di kamar nya, saat melihat kejadian itu.
_____________________
matahari muncul sudah waktunya Kukire sekolah, ia melewati lorong yang lumayan sepi. dia melihat Gerald dari kejauhan yang melewati lorong itu juga. Kukire sangat takut.
“itu itu kan ka Gerald, aku pernah membaca artikel kalau orang digigit serigala bisa jadi bagian dari mereka juga”. batin Kukire.
dia tak sadar omongannya sudah terdengar oleh Gerald.
“ka Gerald!”. ucap Kukire dengan terkejut.
“kenapa? kau takut dengan ku? hmm?”. Gerald mulai mendekati Kukire hingga kukire terdorong ke tembok.
“ka jangan seperti ini!”. teriak kukire.
“jawab pertanyaan ku?! kau takut denganku!”. bentak Gerald.
“iya aku takut, aku takut denganmu!” jawab Kukire dengan tegas.
kukire pun lari dia lari sekuat tenaga. Gerald hanya ternyum melihat Kukire.
___________________________
hei tunggu terus episode selanjutnya oke:) nanti aku bakal terus berusaha untuk update setiap hari ok. semoga suka~~~
__ADS_1