Pangeran Dingin

Pangeran Dingin
Pangeran Dingin


__ADS_3

Part 2


"TRINGGG....!!"


Tika bersama KJT segera pergi ke kantin, mereka tak sabar makan bakso mak Ijah. Sudah biasa andalan tempat mereka berkumpul hanyalah di warung Mak Ijah.


Dino: "Duhh sumpah ya dari dulu bikinan bakso mak Ijah paling mantep, apalagi ditraktir Tika." Nyengir tak berdosa.


"Dinooooo.....!" Sahut Agnes.


"Ohh iya Tik, lo bakalan ikut basket pas classmeet nanti?" Tanya Melani.


"Iyaa"


"Ohh iya gw mau cerita," Lanjut Tika.


Mereka yang sedang makan, kemudian terdiam dan langsung menatap Tika.


"Apaan Tik? Gc," Kepo Farhan.


Tika: "Hmm... Jdi Tika gak sengaja ketemu Putra di perpustakaan. Tau-tau dia ngomongin soal ka Rizky ke Tika. Ya... Tika gak nyangka aja Putra bakal ngomong sepanjang itu, biasanya kan dia selalu hemat ngomong apalagi sama perempuan." Cerita Tika panjang lebar.


"Ya ampun, seriusan? Dari kita masuk sekolah saja dia gk pernah bicara ataupun chat sama perempuan. Ganteng si tapi hatinya beku banget" Ucap Agnes.


"Apa emang Putra cemburu sama lo, Tik?" Pikiran Melani.

__ADS_1


Tika hanya mengangkat kedua bahunya,ia langsung melanjutkan makannya sebelum bel masuk berbunyi.


🌸


"OMG, congratsss 🎉 Tik!!!" Ucap Agnes.


Tika baru saja mengikuti lomba basket antar kelas. Ia juga ditemani oleh Farhan dan Dino. Kelas Tika baru saja mendapat juara 1 lomba basket. Itu membuat mereka berkesan, tak sia-sia ia melakukan latihan selama 3 hari dengan Farhan dan Dino.


Dino: "Hm.. Kita gak ni?" Cetus Dino.


Farhan: "Tau... Masa Tika doang,"


Agnes: "Iyaiya.... Congratsss Farhan Dinooo.." Mencubit pipi mereka.


Agnes: "Naiseee.."


Farhan: "Boleh kan Tik?"


Tika: "Iyaiya," senyum Tika.


"Mungkin ini isyarat dunia untuk menumbuhkan rasa cinta itu kembali."


Setelah sampai di rumah Tika. Seperti biasanya, Dino dan Farhan asik main PS milik Tika. Sedangkan Tika, Agnes dan Melani, Hanya bisa menonton kehebohan Dino dan Farhan bermain PS.


Melani: "Gimana kalau kita main TOD? Tanya Melani.

__ADS_1


Agnes: "Nice, boleh. Gw juga bosen mereka main terus."


Tika hanya mengiyakan dengan senyum dimulutnya. Permainan mereka dimulai. Ternyata Tika kalah duluan dalam permainan itu. Tika memilih 'dare' sebagai hukumannya. Karena dia takut ditanya-tanya kisah percintaan dulu.


Agnes: "Gw dulu ya, hmm??" Agnes mencoba berfikir keras.


Agnes: "Lo call ka Rizky, trs minta dia buat nganterin lo pulang sekolah." Ungkap Agnes dengan puas.


Tika hanya melongo dan terdiam. Berboncengan dengan Rizky sekali aja sudah membuat ditanya-tanya oleh anak-anak, apalagi untuk kedua kali ini.


"Tika ganti aja ya jangan dare," Permohonan Tika. "Eeiiitss.... Gak boleh lah. Sekarang lo telepon ka Rizky, ayo buruan!" Dino dan Farhan memberhentikan permainannya dan langsung menatap Tika yang sedang berteleponan dengan Rizky.


Detak jantung Tika begitu kencang, tangan Tika mulai terasa dingin. Tak lama,Rizky mengangkat telepon Tika.


Tika: "Hallo ka, besok bisa pulang bareng gak?" Ucap Tika sedikit gugup.


Ka Rizky awalnya terdiam, setelah itu ia menjawabnya. "Bisa,besok gw tunggu didepan gerbang ya."


Sedetik kemudian telfon mereka terputus. Tutttt!


Agnes cukup puas dengan yang dilakukan Tika, Melani hanya menahan tawanya setelah kejadian itu. Dino dan Farhan tidak memperdulikan tingkah mereka, lalu melanjutkan main PS nya.


Tika: "Udah? Puas para jomblo? Lanjut-lanjut." Ucap Tika sedikit kesal.


Mereka langsung melanjutkan permainannya. Untung saja kedua dari Melani tidak begitu berat bagi Tika. Hanya saja Tika harus membuatkannya coklat panas untuk Melani dan Agnes. Sungguh kejam dunia ini!

__ADS_1


__ADS_2