
Rosella terbangun dari tidur lelap yang dihiasi senyuman. Wanita itu lantas duduk dengan punggung bersandar. Keadaan polos di balik selimut.
Senyum wanita itu terlihat cerah di pagi ini. Mengingat ia dan pria yang ia cintai menghabiskan malam panjang penuh gairah.
Rosella sepenuh hati menyerahkan dirinya kepada pria yang ia anggap sebagai Hans.
Rona di wajah mulus tampak terlihat begitu jelas, menyambut pagi dengan mengingat adegan demi adegan panas penuh kehangatan kemarin malam.
Di mana sosok pria yang dianggap Hans memperlakukannya begitu lembut dan jujur Rosella sangat menikmati dan tergila-gila.
Berbeda saat mendapat sentuhan dari sosok suami yang melakukannya dengan kasar dan terburu-buru.
Rosella bagaikan seorang remaja kasmaran, tersenyum, menyembunyikan wajah meronanya.
Wanita itu terdiam dengan tatapan mengelilingi seisi kamar suite room mewah itu. Rosella berdiri sambil membungkus tubuh polosnya dengan selimut, berjalan menyusuri kamar luas dan mewah itu.
Mencari keberadaan pria yang menemaninya menghabiskan waktu sepanjang malam.
__ADS_1
Wajah Rosella berubah sendu, saat tidak menemukan pria sosok Hans palsu di kamar itu.
Rosella pun tersadar, bahwa pria yang sangat ia cintai kini sudah memiliki pasangan. Seketika keceriaan yang tadi menyambut bangun paginya musnah. Berganti wajah kecewa pun kesedihan.
"Aku tidak mungkin terus seperti ini. Hans masih mencintaiku, dengan cara menyentuhku tadi malam, sudah membuktikan kalau Hans masih menginginkan hubungan ini." Rosella berniat untuk merebut kembali Hans dari tangan, Miranda.
Wanita itu akan menemui Miranda dan mengatakan semuanya, bahwa ia dan Hans masih saling mencintai.
Segera wanita itu berjalan menuju kamar mandi, ia akan mencari tahu keberadaan istri Hans. Setelah itu akan melakukan pertemuan pribadi.
🌹🌹🌹
Secara diam-diam dan sengaja, Rolex merekam kegiatan keintiman mereka kemarin malam.
Pria itu sangat yakin, video tersebut akan sangat berguna nantinya untuk menekan pria yang wajahnya mirip dengannya.
Pria itu begitu puas saat melihat, betapa Rosella menikmati sentuhan juga keperkasaannya kemarin malam.
__ADS_1
Pria itu mengakui tubuh Rosella begitu nikmat, hingga ia pun tergila-gila dan ingin mengulanginya lagi.
"Aku yakin, ini akan menjadi sesuatu yang berguna nantinya. Membuat pria payah itu semakin tunduk kepada kami." Rolex berkata sambil menampilkan senyum licik.
"Kau wanita paling nikmat yang pernah aku temui, honey. Tetaplah bersikap bodoh, agar aku semakin menikmati tubuhmu dan menjadikan pria naif itu kambing hitam," monolog Rolex, yang sedang berada di salah satu kamar pribadinya.
Sementara Hans kini keluar dari mobil mewahnya, ia dan istrinya baru saja tiba di perusahaan milik Miranda.
Pria itu menemani istrinya untuk menyiapkan perayaan hari ulang tahun perusahaan juga mendiang mommynya di aula perusahaan.
Hans dengan penuh wibawa juga tersenyum lebar, membalas sapaan para karyawan istrinya.
Pria itu dengan penuh kehati-hatian, mendorong kursi roda istrinya menuju lift yang akan membawa mereka ke lantai 10.
Para karyawan perusahaan Miranda sangat mengagumi suami atasan mereka. Yang begitu tampan juga ramah.
Sungguh tipe pria yang banyak digilai oleh para kaum hawa. Meskipun begitu banyak pemberitaan miring yang menggosipkan suami atasan mereka, tentang sifat Casanova pria itu.
__ADS_1
Namun kenyataannya yang mereka lihat sangat jauh berbeda dengan gosip tersebut. Mereka melihat keduanya begitu romantis dan saling menyayangi.
Para karyawan pun bisa menilai kepribadian suami atasan mereka yang memiliki senyum ramah dan lembut.