PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM

PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM
bertempur dengan 12 ranah ranah nirwana


__ADS_3

Lusyen mulai menajamkan pendengarannya karena terlalu bising utuk mengetahui obrolan obrolan orang sekitar, beberapa jam kemudian Lusyen sudah menghabiskan 2 botol arak dan cemilanya , tapi Lusyen tidak mendapatkan informasi baru yang menarik, hanya informasi yang sudah diketahui Lusyen saja,,, Hais sia sia saja aku kemari, tidak ada info yang menarik,,, Lusyen pun memutuskan kembali ke penginapan dan melanjutkan tidur cantik nya lagi.


Di pagi pagi buta Lusyen terbangun akibat ulah kiri dan kana kamar nya terus berisik dengan suara suara merdu (bagi yang melakukanya) dari malam... Sialan tau gini aku pesan lagi kamar biasa saja huhhhh, jadi teringat saat aku melakukanya dengan mina hehe dan sekarang aku sudah punya 4 calon istri yang siap menerkam ku kapan saja ckck,,,,Tidak tidak aku harus mengontrol pikiran ku, akan bahaya jika pantasi liar ku ini kuperaktekan dengan pelacur.


yah daripada diam disini terus dan menjengr suara ***** mendingan aku cari sarapan saja lah sekalian langsung pergi ke arah utara untuk mendatangi cintaku itu ckck,


Lusyen pun turun ke lantai 2 untuk membeli beberapa makanan "hemmm ternyata sudah ramai juga tamu penginapan yang sudah bangun?,,,, Lusyen pun mesan makanan dan memakannya setelah serasa cukup Lusyen pun turun ke Lobi penginapan dan menyerahkan kunci kamar ke resepsionis,,,tidak ada yang tahu wajah Lusyen, karena Lusyen selalu memaki topeng atau topi disaat diluar, dan terkesan seperti menyeramkan dan misterius dengan jubah hitam..


setelah lusyen keluar dari gerbang kota dan menuju arah utara dan berteriak "SAYANG BAPAK MU INI DATANG" Lusyen pun melesat maju dengan kecepatan penuh,, beberapa jam kemudian Lusyen sudah mulai melihat kumpulan Monster Raksasa di di desa yang sudah mereka ratakan.


Lusyen menghampiri kumpulan monster itu dengan santai,, monster monster yang tertidur itu bangun karena merasakan ada seorang manusia yang mendekat, ke 12 monster Nirwana tersebut memilih berubah wujud ke bentuk manusianya, Lusyen takjub melihat perubahan pada tubuh monster tersebut dan sekarang mejadi manusia muda.


Heyyy manusia bodoh apa kau ingin cepat cepat mati ? ucap salah satu monster itu dengan marah karena waktu istirahatnya terganggu dengan kedatangan Lusyen,,,, Lusyen pun menyeringgai "heyyy papa sudah datang apa ini sambutan yang papa dapat?",,,, Para monster itu keheranan kenapa manusia di depannya itu sombong sekali padahal sedang berhadapan dengan 12 monster ranah Nirwana...

__ADS_1


"karena kalian sangat imut imut jika berubah ke tubuh monster asli kalian, apa kalian mau jadi peliharaan ku? tenang saja aku akan memaafkan kekasaran kalian tadi jika menurut, tapi jika tidak mau nurut, kalian jadi uang untuk dompetku saja ,, ucap Lusyen dengan sombong.


sudahlah jangan banyak bicara saudara kirimkan bawahan kita saja untuk mengurus manusia lemah itu,,ucap monster beruang,,,,, ya baik lah kalian kirim 1 bawahan kalian masing masing untuk membunuh manusia itu , siapa cepat dia yang dapat, Ucap serigala api,,,,, cihh baiklah ayo kita bertaruh.


para monster berbentuk manusia itu malah berdiskusi tentang taruhan, dan memilih bawahan terbaik mereka, siapa yang paling cepat membunuh Lusyen maka akan mendapatkan 1 keinginan dari semua pemimpin monster tersebut.


Lusyen yang mendengar percakapan mereka, dia akan dijadikan bahan pertaruhan hanya menggelengkan kepala "cih monster bodoh, baiklah aku akan melayani permainan kalian hehe,,


Lusyen yang sudah dikelilingi monster membuka matanya,, "hehe lumayan juga monster yang mereka kirim untuk jadi tambahan isi dompet ku,,, Lusyen mengeluarkan pedang ketenangan dan menggunakan jurusnya "jurus tarian pedang bulan, gerakan keempat menari dengan bulan" orang lain yang melihat lusyen seperti menari dengan indah tapi setiap gerakan nya akan merobek atau memotong tubuh lawan, karena gerakan ke empat itu bisa bertahan dan menyerang secara bersamaan, sangat efektif jika digunakan seperti saat ini dikepung dari segala arah.


12 pemimpin monster tercengang karena jurus yang lusyen gunakan sangat cantik tapi mematikan dan tanpa celah, bawahannya itu banyak yang terluka parah dan beberapa bagian tubuhnya sudah terpish "" sialan ternyata dia sangat kuat sepertinya kita harus turun tangan saudara, ucap ular piton penelan gunung,,,,, ya ayo beberapa dari kita, bantu aku untuk melenyapkan manusia itu.


Lusyen yang melihat 3 pemimpin monster mengarah padanya iapun langsung membunuh 12 monster yang mengeroyoknya tadi dengan menebas kepala mereka,,, "hehe menu utama sudah datang 3 tinggal menunggu 9 lagi yang masih nonton"

__ADS_1


Lusyen masih menggunakan gerakan keempat menari dengan bulan untuk melawan 3 monster ranah nirwana tersebut namun sedikit menambah sedikit banyak energi sepiritual, ke 3 nya sama saja seperti bawahannya, Luka luka besar mulai terlihat akibat tebasan tebasan Lusyen, tapi lusyen tidak mendapatkan Luka sedikitpun.


3 monster yang melawan Lusyen meraung kesakitan dan meminta ke 9 temanya untuk membantu karena mereka ber 3 tidak sanggup menembus pertahanan Lusyen, malahan dapat luka parah saja, 9 monster ranah nirwana yang lainya mulai terjun ke medan pertempuran untuk membantu 3 temanya yang terpojok.


Lusyen yang melihat itu sangat semangat, Lusyen pun menghentikan gerakannya dan mundur beberapa puluh langkah ke belakang, dan pura engos engosan,,, "sialll ternyata dia sangat kuat tapi terlihat sudah kelelahan, saudara rubah tolong sembuhkan kita ber 3, ini sangat menyakitkan sial,


Lusyen menunggu ke 3 monster itu untuk disembuhkan oleh monster Rubah, karena dia ingin bermain dengan ke 12 monster tersebut,,,, setelah 3 monster telah sembuh, mereka langsung bersiap siap menyerang lusyen dengan kekuatan penuh,, 12 monster itu melesat kearah Lusyen dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan pertahanan jika Lusyen menggunakan jurusnya lagi.


tapi mereka tercengang Lusyen ternya menghilang dan muncul di belakang monster ular dan menusuk jantungnya dari belakang dan langsung terkapar mati tanpa perlawanan,,, kesebelas monster itu sangat marah dan berubah ke wujud aslinya dan meraung dengan keras, "sialan kau manusia rendahan kan ku bunuh kau" Serigala angin raksasa itu langsung mengayunkan cakarnya ke arah Lusyen berdiri, tapi sayang nya Lusyen sudah tida ada di sana saat cakar serigala angin tersebut mencapai tanah dan menghancurkannya.


#NEXT CAPTER


jejak nya bang jangan Lupa di di tinggal Like dan comen

__ADS_1


__ADS_2