
nenek itu sedikit terobati karena cucu nya masih selamat namun keberadaan anaknya dan menantunya entah ada dimana, nenek itupun mengambil alicia dan memasukan semua barang barang yang ada di dalam sana ke dalam cincin ruangnya, setelah itu nenek itu membawa alicia pergi dari desa itu tanpa mencari dulu anaknya, 5 tahun kemudian, sekarang alicia sudah sedikit besar dan mulai menanyakan keberadaan orang tuanya.
Nenek alicia sedikit bingung harus menjawab apa, tidak mungkin dia harus selalu menutupi kebenaranya, jadi nenek alicia akan memberitahu cucunya itu saat menginjak umur 10 tahun.
10 tahun kemudian nenek alicia memberitahukan kebenaranya, dan alicia pun sangat sedih mendengar orang tuanya sudah tidak ada, tapi sedikit bangga juga dengan hubungan keduanya yang sangat harmonis dan tidak mau terpisahkan, lalu alicia bertanya "nenek jika jika dimasa depan aku sudah dewasa aku harus memilih peria seperti apa?,,,,,,, nenek alicia terdiam sejenak dan menjawab "carilah lelaki yang bisa menghargai wanita dan tidak sombong, dia akan hadir saat melihat wanita tertindas, apalagi saat wanitanya sendiri yang tertindas, namun keberadaan lelaki seperti itu selalu di kelilingi oleh wanita cantik, jadi kamu jangan terlalu berharap bertemu orang seperti itu oke, tapi jika ada kesempatan pepet terus sampai dia menerimamu di hatinya"
saat umur 13 tahun, bakat alicia ditemukan oleh guru akademi dan membawanya ke akademi untuk dilatih, hingga sekarang guru yang membawanya itu menjadi master satu satunya untuk alicia sendiri, dan sekarang alicia berada di hadapan Lusyen.
OKE SAMPAI SINI AJA CERITA SINGKAT ALICIA.....
,,,,,,,,,,,,,,Di gunung batu malam itu sangat ramai orang orang sudah bersiap mempersiapkan keperluan mereka, bulan purnama akan sepenuhnya muncul, namun lusyen malah kerepotan dengan pertanyaan pertanyaan alicia, katena lusyen kesal dia pun bicara "ayolah nona, kau sangat cantik dan seksi sedangkan aku sudah memiliki 5 calon istri, tidak mungkin kan jika nona ingin menjadi yang ke 6, kita saja baru pertama kali bertemu dan nona tidak tau siapa aku"
__ADS_1
pipi alicia memerah di balik cadarnya dan membatin *huhu seperti kata nenek, lelaki yang baik itu tidak memandang fisik, dan selalu menghargai wanita, memang peria idaman seperti yang dikatakan oleh nenek*
Alicia pun menjawab "tapi aku tau siapa senior ini!!! bukanya tadi senior bilang sangat iri dengan pahlawan kota batu?",,,,,, lusyen tertegun dan mengingat ingat dan bicara "memangnya apa hubungan ku dengan pahlawan kota batu?",,,,,,, Lusyen keheranan dan tidak peka. alicia tersenyum dan mejawab "tadi senior sangat iri karena pahlawan kota batu bisa membuatku kagum dan menyukainya, tapikan pahlawan kota batu itu senior sendiri, jadi senior harus bertanggung jawab, karena tidak peka"
Lusyen mematung "hehhhhhh? aku jadi pahlawan kota batu? sejak kapan? apa itu ada kaitannya dengan para wanita yang ku selamatkan itu? dan lagi aku harus bertanggung jawab?"
Alicia mengangguk mengiyakan jawaban lusyen dengan senyuman, alicia pun menambahkan "dan untuk pertanyaan senior tentang istri yang ke 6 aku alicia bersedia menjadi wanita gege yang ke 6",,,,,, Degggggg semua orang termasuk lusyen seketika terkejut seperti di sambar petir, yang lebih terkejut adalah saudara dan saudari perguruan nya di akademi kerajaan.
Lusyen terkejut dan membatin *sialan aku sepertinya melakukan kesalahan dalam mengungkapkan kata kata, apa yang harus kulakukan ? tidak mungkin aku menjadikanya yang ke 6, bagaimana nanti aku menjelaskan ke wanitaku yang lain? sekarang saja Yiner sedang di interogasi oleh Rier, ahhhh jika masih bertanya lagi akan ku lemparkan saja dia ke pagoda 7 dunia dan menyuruhnya menanyakan kepada 2 wanitaku didalam*.
setelah itu Lusyen menghela nafas "fyuhhhhhhh akhirnya selesai juga masalahku meskipun hanya sesaat saja",,,,, berbeda dengan teman teman alicia, mereka terkejut dan kagum, namun mereka memberanikan diri bertanya "se,,senior kemana senior mengirim senior alicia?,,,,,, Lusyen tersenyum dan menjawab "dia akan di seleksi oleh 2 wanitaku, jika dia lolos dia akan jadi wanitaku tapi kalau tidak, besok lusa aku akan mengembalikannya kepada kalian, karena perbedaan waktu di dalam cukup lambat daripada di luar"
__ADS_1
mereka mengangguk saja dan sedikit menjauh dari tempat mereka istirahat karena sudah mulai muncul artefak dan monster raksasa berbentuk tanaman yang berada di ranah Nirwana puncak, tapi lusyen tidak menjauh dan masih duduk di dekat api unggun, Lusyen menonton para kultipator mulai menyerang monster itu dengan kekuatan gabungan, karena pihak kultivator yang tertinggi hanya di ranah nirwana tingkat 7 saja.
Lusyen sangat tertarik melihat pertempuran itu dan menyembunyikan aura dan kultivasi nya supaya tidak di ganggu atau di perhatikan oleh monster tersebut, Setelah mengamati tubuh monster itu lusyen menyimpulkan, hanya dengan element api yang bisa menundukkan monster itu, tapi harus api spesial seperti api dari tubuh 5 element Lusyen, atau api yang digunakan para alkemis.
Lusyen terus menonton dan sesekali membunuh orang yang disedot energinya oleh pohon itu sebelum kehabisan energi kehidupannya, Lusyen hanya membunuh orang yang sudah tidak bisa di selamatkan, daripada terus mengalami penderitaan lebih baik lusyen bunuh dan mendapat uang saku.
1 jam pun berlalu dengan cepat, kini lusyen sudah membunuh ratusan tingkat kaisar dan beberapa tingkat nirwana, namun itu masih belum bisa membuat Lusyen naik tingkat, hanya mendapatkan poin sistem dan poin pengalaman saja.
Lusyen sangat kesal "cihh sangat merepotkan, butuh berapa banyak yang aku butuhkan untuk naik tingkat, aku sepertinya harus sabar menunggu Simbara klan xia dan memasuki dimensi rahasia mereka, hehe cintaku papa akan menghampiri mu dan memungut mu supaya masuk ke dompet papa dan meningkatkan kekuatan papa hehe",,, Lusyen senyum senyum sendiri seperti orang bodoh.
Lusyen bukanya membantu melawan monster tanaman itu malah membunuh dan mempercepat kematian para kultivator, tapi lusyen membunuh juga dengan merasakan niat mereka setelah mengalahkan monster tersebut, dan ada juga yang lusyen bunuh akibat mengorbankan temanya sendiri menjadi tameng untuknya, Lusyen sangat semangat berpindah pindah dari timur, ke barat selatan ke utara, balik lagi ke barat dan itu terus berulang,,, para kultivator sangat janggal dengan kematian rekan mereka yang diakibatkan tebasan pedang.
__ADS_1
#NEXT CHAPTER
jangan lupa like dan komen, 1 lagi vote nya biar ada pajangan wkwk