PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM

PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM
pertemuan kakak dan adik


__ADS_3

disisi lain Xia Yuxin berteriak "ahhhhhh tolong" teriakan itu mengejutkan wanita wanita Lusyen yang sedang bersantai di ruang keluarga, kebetulan saat itu sedang melakukan makan bersama sambil nonton TV. sontak semuanya langsung keluar untuk melihat siapa yang berteriak minta tolong di luar.


semua orang yang ada di rumah itu termasuk Lin xia melihat wanita yang sedang tengkurap di tanah, seketika semua wanita itu menggelengkan kepalanya dan rica pun berkata "hais siapa lagi yang jadi calon istri peria kecil kita itu, kenapa cepat sekali nambah istri"


Rica tidak habis pikir dengan kelakuan peria kecilnya itu, padahal sedari bayi dia yang mengurus Lusyen. tapi Rica berpikir lagi, ini juga salahnya yang meminta murid muridnya untuk melakukan hal hal mesum dengan Lusyen saat masih di sekate mawar, setelah itu Rica menyuruh Lusyen bertanggung jawab. makanya Lusyen sekarang main embat saja, padahal dulu Lusyen enggan dan sedikit terpaksa saat harus menjadikan Ling Xue, Mira dan Lin xia sebagai calon istri tapi sekarang malah terbalik.


..... mereka tidak tahu wajah Xia Yuxin karena dia menghadap membelakangi orang orang tiba tiba Xia Yuxin berteriak "ahhh peria bodoh dan kasar main lempar lempar saja" Xia Yuxin terus mengeluarkan kekesalannya.


saat Xia Yuxin masih berteriak teriak dengan kekesalannya, tiba tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang "Yuer akhirnya Kaka bisa bertemu dengan mu lagi, maafkan kakak yang sudah meninggalkan Yuer sendirian di rumah"


Lin xia langsung melepaskan kerinduannya saat mengetahui suara yang sangat dia kenal dan langsung memeluk wanita yang sedang marah tersebut. orang yang di peluk itu seketika tubuhnya bergetar karena mendengar suara yang sangat dia rindukan selama beberapa tahun yang tak kunjung pulang setelah kepergiannya.


semua orang tercengang melihat saudari mereka malah berlari memeluk wanita yang baru datang tersebut, dan Rica orang yang pertama sadar saat mendengar Lin xia memanggil wanita yang di depannya sebagai adik, *hemm sepertinya Gege sudah sampai ke ibu kota, tapi kenapa bisa adik murid ku itu malah di masukkan ke sini oleh Gege, apa Gege menculiknya, lagi pula tadi sepertinya wanita itu sangat marah kepada Gege* Rica terus menerus termenung dalam pikirannya.


"kakak apakah yang memelukku ini adalah kakakku?" xia Yuxin bertanya tanpa membalikkan badannya yang masih bergetar


"iya ini kakak, maafkan kakak yang sudah meninggal Yuer waktu itu kakak terpaksa harus pergi karena akan di jodohkan oleh ayah" para wanita Lusyen yang melihat itu memutuskan untuk meninggalkan keduanya untuk bicara secara baik baik, Rica pun mengarahkan wanita wanita itu untuk kembali melakukan kegiatannya di dalam rumah dan membiarkan adik dan kakak yang saling melepas Rindu.

__ADS_1


Xia Yuxin pun membalikkan tubuhnya dan menatap kakak yang selalu di rindukannya itu dan menjawab "kakak itu bukan salah kakak, aku tau kakak melakukannya karena itu untuk Yuer juga, jika kakak di jodohkan berarti aku juga harus menikah dengan nya, makanya kakak memilih pergi untuk kebaikan kita berdua"


Lin xia bukanya menanggapi perkataan adiknya malah bilang "hehe adik dulu buah persik mu sangat besar dibandingkan Kaka namun sekarang malah berbalik hehe"


Xia Yuxin langsung melepaskan pelukannya dan melirik milik nya dan kakaknya "kakak kenapa bisa begini apa yang terjadi?" xia Yuxin sangat penasaran kenapa sekarang kakak nya lebih besar dari pada miliknya padahal dulu dia suka membanggakan kepada kakak nya tapi sekarang terbalik kakaknya yang pamer kepadanya.


bukannya menjawab Lin xia malah bertanya "jadi adik kenapa kamu bisa ada di sini? bukankah seharusnya kamu ada di rumah"


kini wajah Xia Yuxin menjadi masam "aku ada di sini gara gara pria bodoh yang bernama Lusyen, dia selalu menggodaku dan mengaku ngaku calon kakak iparku"


"sekarang aku ada di sini juga akibat dilempar dengan kasar olehnya, padahal aku hanya sedikit bertanya saja, kakak kamu harus memberikan penjelasan kepadaku, apakah benar peria menyebalkan itu adalah calon suamimu dan suamiku?"


dan Lin xia melanjutkan "Gege tidak tahu kalo kakak dan kamu memiliki sumpah, jadi saat bertemu dengan Yuer Gege sedikit mengerjai Yuer, karena sebenarnya Gege itu sangat baik dan lembut, wajahnya sangat tampan, memikirkannya saja sudah bikin kakak melayang hehe" xia Yuxin hanya terdiam saat mendengar penjelasan kakak nya.


"kakak perlihatkan ini namanya hp android dan ini bisa menangkap gambar, lihatlah foto Kaka dan peria yang kamu katakan menyebalkan itu hehe"


Xia Yuxin langsung terpana dengan wajah Lusyen yang sangat tampan dan kakak nya sangat cantik, dan tanpa sadar berkata "sangat tampan" Lin xia yang mendengar gumaman adiknya itu tersenyum.

__ADS_1


"bagaimana adik? sangat tampan bukan, semua wanita wanita yang ada di sini adalah wanitanya juga, kita hidup di sini dengan rukun, dan semua wanita memiliki benda yang bernama hp android ini, dan setiap wanita memilik foto dirinya dan peria tercintanya seperti milik Kaka ini"


xia Yuxin termenung beberapa saat "jadi kakak akan menikah? nasibku gimana kak? kita memiliki sumpah darah"


Lin xia yang mengetahui apa yang ingin dimaksud adiknya itu hanya terkekeh geli dan berkata "hihi bilang saja kamu juga mulai jatuh cinta pada pandangan pertama, baiklah nanti malam kakak diskusikan kepada wanita wanita yang lain terutama saudari Rica dan sekaligus guru kakak, dia adalah wanita pertama Lu Gege, baiklah ayo segera kita masuk untuk memperkenalkan diri"


keduanya pun masuk ke dalam rumah, Xia Yuxin sangat kagum dengan dekorasi rumah yang sangat mewah dan elegan, meskipun barang barangnya sedikit asing untuknya, namun itu terlihat sangat bagus dan unik.


...******...


di malam hari, di penginapan nenek cu, Lusyen terbangun dari tidurnya dan pergi membersihkan diri, 15 menit kemudian Lusyen sudah selesai.


"huhh sekarang sudah malam, aku tidur nyenyak sampai malam hari hehe, sebaiknya aku membuat makanan ku sendiri daripada membeli dari toko sistem, aku harus membiasakan diri"


Lusyen pun turun dari lantai dua dan menemui nenek cu untuk meminjam dapur, tak butuh waktu lama Lusyen meminta izin kepada nenek cu, Lusyen langsung menuju dapur dan mulai mempersiapkan segala kebutuhannya untuk memasak.


...next chapter...

__ADS_1


...jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada vote kirim aja ke author babang Verde wkwk...


__ADS_2