
Lusyen bukanya membantu melawan monster tanaman itu malah membunuh dan mempercepat kematian para kultivator, tapi lusyen membunuh juga dengan merasakan niat mereka setelah mengalahkan monster tersebut, dan ada juga yang lusyen bunuh akibat mengorbankan temanya sendiri menjadi tameng untuknya, Lusyen sangat semangat berpindah pindah dari timur, ke barat selatan ke utara, balik lagi ke barat dan itu terus berulang,,, para kultivator sangat janggal dengan kematian rekan mereka yang diakibatkan tebasan pedang.
saat mereka memikirkan temanya yang mati akibat tebasan pedang, disisi lain monster tanaman itu sedang mengamuk karena kedatangan beberapa orang tingkat nirwan yang menggunakan element api, namun itu tidak bisa membunuh monster tersebut hanya bisa melukainya saja. yang membuat monster tersebut semakin agresif.
Lusyen yang melihat monster tersebut menjadi liar hanya geleng geleng kepala dan berkata "dasar orang orang bodoh, tingkat kultivasi saja yang tinggi tapi otak tak di gunakan" ,,,, lalu lusyen melompat sedikit kebelakang untuk mencari tempat tinggi untuk istirahat sejenak, karena orang yang berniat buruk sudah lusyen lenyap kan semua.
Lusyen pun menemukan batu besar nan tinggi untuk duduk dan membeli beberapa camilan di toko sistem, Lusyen melanjutkan untuk menonton pertunjukan yang cukup menyenangkan untuknya, lama kelamaan monster itu mulai melemah akibat terus menerus diserang element api, lusyen yang melihat itu tersenyum, karena sebentar lagi adalah gilirannya utuk turun tangan mengambil serangan terakhir untuk membunuh monster itu.
bisa dibilang lusyen sangat licik, namun inilah dunia kultivator dimana yang kuat dapat mengambil segalanya, dan yang lemah akan menjadi pijakan orang kuat,
dirasa sudah cukup bosan dengan pertarungan tarik ulur tersebut, lusyen memutuskan turun tangan lebih awal untuk menyelesaikannya, Lusyen pun menghilang dari tempat dia duduk tadi dan muncul di depan monster tersebut, Lusyen pun mengeluarkan pedang ketenangan tingkat buminya dan melapisinya dengan element api miliknya yang sepesial dari tubuh 5 element.
Lusyen pun menyapa monster tersebut "helo monster jelek? apa kau sudah lelah? ya aku juga sangat lelah menunggu kau bertarung dengan orang orang bodoh itu sangat lama tanpa menghasilkan pemenangnya, jadi aku akan turun tangan lebih awal",,,,,, setelah Lusyen mengucapkan itu, monster tersebut sangat marah dan ingin menelan Lusyen bulat bulat, namun baru saja membuka mulutnya, monster tersebut terbelah menjadi 2, mayatnya pun langsung ikut terbakar tanpa bisa dipadamkan kecuali sudah sepenuhnya menjadi abu.
__ADS_1
semua orang yang dari tadi melawan monster tersebut tercengang, bagaimana bisa monster nirwana puncak mati dengan sekali tebas?, ya meskipun itu sudah lemah, tapi tetap saja itu ranah nirwana dan ketebalan kulit nya saja sudah tidak mungkin dihancurkan oleh ranah kaisar karena itu sudah nirwana puncak.
setelah kematian monster itu artefak yang tadinya melayang kini jatuh ke dalam jurang tempat asalnya monster itu muncul, para kultivator berbondong bondong memasuki jurang tersebut dan berharap mendapatkan jodoh atau keberuntungan dengan artefak tersebut, Lusyen hanya geleng geleng kepala dan berkata "huh orang miskin, hanya artefak tingkat langit saja sampai harus mengorbankan nyawa ckckck, untung aku punya sistem serba guna dan op wkwk"
Lusyen pun ingin masuk tapi dia teringat dengan waktu yang ada di pagoda, daripada nanti saat dia masuk akan kena serbuan pertanyaan dan pukulan lebih baik Lusyen mendinginkan kepala mereka lebih dulu dan berkata "sistem ubah waktu di dunia luar 1 hari di pagoda 30 hari"...
[DING] permintaan sedang di peroses,,,,,,,,
[DING] permintaan sudah di selesaikan, semoga harimu menyenangkan tuan.
di pagoda 7 dunia sekarang Rica sedang duduk di kursi dan yinsui sedang berlutut didepan rica,,, Rica interogasi Yinsui dari pertama kali yinsui bertemu dengan lusyen "siapa namamu?,,, dan dijawab langsung "aku yinsui",,,, Rica mengangguk dan beralih ke pertanyaan selanjutnya "kapan kau bertemu dengan suamiku dan apa saja yang sudah dilakukan suamiku kepadamu?,,,, yinsui sedikit tegang dan pasrah saja menjawab dengan jujur "a,,aku saat bertemu dengan lugege saat di selamatkan oleh nya dari tawanan monster laba laba, Lugege berhasil mengalahkannya tapi sebelum mati laba laba itu menembakan racun cinta kepada gege, setelah itu lugege sangat menderita, jadi aku dengan sukarela memberikan tubuhku sebagai penawar racun itu,
Rica sangat terkejut dan bertanya lagi "apa maksudmu memberikan tubuhmu?,,, Rica masih tidak percaya jika calon suaminya itu sudah meniduri wanita, tapi jika itu benar itu juga kesalahan nya sendiri saat di sekate dia dan 3 wanita lainya, suka memanjakan tubuhnya dengan lusyen ya meski hanya sebatas ciuman, tapi itu cukup untuk membangunkan naga perkasa yang pernah dilihat oleh Rica di kamar mandi saat memandikan lusyen yang pingsan.
__ADS_1
yinsui pun menjawab lagi "itu anooooo,,, itu aku memberikan tubuh dan ke sucian ku kepada lugege untuk penawar racun cinta, dan sampai sekarang aku dan lugege sudah melakukanya sebanyak 7x selama perjalanan yang kami tempuh.
Rica lagi lagi terkejut "a,,apa k,,kalian sudah melakukanya sebanyak 7x ?,,,,,,,,, Rica pun membatin *sialan aku harus memepet suamiku untuk meniduri ku dan ketiga murid ku secepatnya sebelum dia menambah wanita lagi, masa bodo dengan perkataan ku waktu itu yang ingin ditiduri setelah menikah*
terjadi keheningan cukup lama, rica pun memilih bertanya "jadi kau akan menjadi saudari ke 5 ku?,,,,,, Yinsui mengangguk semangat, karena ke khawatiran nya tidak terjadi, Rica kemabli bertanya "jadi bagai mana rasanya ditiduri oleh suami kita itu?",,, rica menanyakan hal yang sangat intim kepada yinsui namun yinsui menjawab "saudari Rica tidak perlu bertanya kepadaku tapi coba dan nikmati saja dengan suami secara langsung"
pipi Rica sangat merah dan akan bertanya lagi namun dia dan yinsui mendengar pembicaraan yang ada di pintu masuk "tuan putri maafkan ketidak ke sopananku yang tidak melihat diri tuan putri"
Rica dan yinsui merasa aneh, siapa tuan putri di dunia yang Lusyen miliki ini, setahu Rica disini hanya ada dirinya, yinsui dan 2 pelayan tapi belum melihat rupa pelayan itu, Rica menatap yinsui meminta penjelasan.
yinsui dan rica pun memutuskan untuk menghampiri suara tersebut ke depan rumah, setelah sampai di depan pintu Rica melihat putri kerajaan sedang memegang sapu, Rica pun buru buru mengambil sapu yang di putri dan menundukkan kepalanya "tuan putri maaf ke lancangan ku yang tak tahu keberadaan anda",,,,, putri tersebut terkejut karena ada 2 wanita cantik yang mengenalnya kecuali Yinsui yang tidak mengenal identitasnya.
#Next chapter
__ADS_1
jangan lupa like dan komen+ vote nya biar popularitas nya nambah dan di gemari pembaca baru