
namun kehadiran Rica kali ini bukan untuk pulang melainkan berpamitan, ketua sekate terdiam dan melirik ke arah peria yang ada di belakang Rica dan berkata "apa gara gara peria yang ada di belakangmu, sehingga kau ingin mengundurkan diri?, apa sih kehebatannya Samapi kau melupakan kekasih kecilmu, yang kau rawat sedari Bai?",,,, rica tersenyum dan berkata "bukan maksud ku untuk menghianati perasaan peria kecilku, namun peria yang ada di belakangku itu adalah peria kecil yang ku cintai.
ketua sekate membelalakkan matanya, karena tidak menyangka bahwa peria yang ada di belakang Rica itu adalah Lusyen, dia juga sedikit heran karena pertumbuhannya sangat cepat, ruangan itu mendadak menjadi hening, dulu tetua sekate juga mengagumi Lusyen, karena dengan paras yang tampan dan jenius kultipasi, namun saat umur Lusyen menginjak usia 10 tahun dia mengasingkan diri untuk menerobos ranah nirwana tingkat 7, makanan dia tidak tahu jika Lusyen koma selama 4 tahun, namun pas bertepatan dengan usia Lusyen yang ke 15 dia baru selesai menerobos dan mendengar Rica melakukan hubungan dengan anak yang dia rawat, tetua sekate tidak menyangka akan hal itu namun sedikit kesal juga namun dia adalah ketua sekate dia harus adil dalam menindak lanjuti masalah rica tersebut, dan berakhir Rica di hukum di jurang ilusi selama 1 bulan penuh.
dan sekarang Rica akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai tetua inti dari sekate yang dia dirikan itu, ketua sekate yang bernama Bing Rue itu sedikit tidak mengizinkan rica untuk pergi dari sekate nya, namun dia memikirkan tahun tahun sebelumnya saat dia mengasingkan diri, Rica sangat terpukul atas kejadian yang menimpa Lusyen, jika dirinya ada di sana mungkin hari ini tidak akan ada hari Rica mengundurkan diri.
ketua sekate menyuruh tetua yang hadir di ruangan itu untuk keluar, dia ingin membahas tentang rica secara tertutup, bagaimanapun Rica sudah melakukan kesalahan yang besar karena melanggar aturan sekte untuk tidak berhubungan dengan peria,,,, lalu ketua sekate itu menatap Rica dan menyelidik nya, lalu dia berkata "apa hubunganmu dengan nak Lusyen sudah sangat jauh?",,,, Rica hanya mengangguk dan berkata "aku sudah tidak suci lagi dan aku sudah merelakan semuanya kepada peria ku ini",,, tetua sekate terkejut karena Rica sudah berbuat sangat jauh, dirinya sudah memasrahkan diri kepada peria yang baru berumur 17 kurang, dan lagi mereka sudah melakukan hubungan intim berdua.
__ADS_1
lalu tetua sekate bertanya lagi "apakah kau tertarik dengan nak Lusyen gara gara ketampanannya saja? atau ada hal yang lain?, kuakui jika ketampanan nak Lusyen sangat menggoda bahkan akupun tergoda ingin memilikinya namun itu hanya perasaan beberapa tahun lalu sebelum insiden yang menimpa nak Lusyen aku belum pernah melihat lagi wajah dan tingkat kultivasi nak Lusyen, jika di ijinkan bolehkah aku melihat wajah nak Lusyen dan kekuatannya? jika itu termasuk standar atau lebih, mungkin bisa di bicarakan lagi"
Rica sedikit aneh dengan permintaan ketu sekte itu, rica pun bergumam *dibicarakan lagi? apa maksudnya berbicara dengan gegeku?*,,,,, Rica pun melirik Lusyen dan menyuruh nya membuka topeng dan jubah yang dia kenakan,,,, Ling Xue, Mira dan Lin xia sebelumnya tidak melihat wajah Lusyen, karena saat Lusyen datang ke goa pun dia tetap memakai jubah dan topeng, jadi ketiganya juga sangat penasaran dengan rupa calon suami nya itu setelah setahun lebih pergi berlatih (berlatih + nambah istri)
Lusyen yang dilirik oleh Rica pun mengangguk dan membuka topeng serta jubah yang selalu menyelimuti tubuhnya itu, Lusyen pun membukanya dengan perlahan, saat sudah melucuti semua yang penghalang seperti jubah dan topeng, Lusyen tersenyum manis, seketika wanita yang ada di aula itu terperanjat karena tidak menyangka termasuk Rica karena saat Lusyen bersama nya pun hanya mengenakan baju biasa atau jubah, jadi Rica tak memikirkannya, karena ketampanan yang tidak manusiawi, dengan sikap tenang dan terlihat bijaksana, tetua sekate bergumam *sungguh peria yang sangat luar biasa, tidak salah aku menyukainya saat dia berumur 10 tahun, dia masih saja terlihat menggemaskan dan bedanya sekarang dia sangat dewasa bahkan sudah tidur dengan wanita hehe*, hati ketua sekate bergetar, karena dia selama ini tidak pernah berdekatan dengan peria, dan kini dia di hadapkan dengan pesona yang tidak mungkin bisa ditolak, ketua sekate menjadi bimbang.
Lusyen yang melihat wanita wanita yang mematung itu sedikit heran, apa yang terjadi sampai sampai Rica pun ikut mematung saat melihatnya, padahal Rica sudah melihat tubuh Lusyen dari bawah sampai atas bahkan mencobanya!
__ADS_1
Lusyen serba salah dan hanya mematung saja jadi pajangan, tanpa ada yang bicara sepatah katapun.,,, dipikiran tetua sekate sedang melayang, bebagai mana tidak? dia melarang peria yang sudah memiliki kekasih atau calon istri,, namun tetua sekate menepis Nya dan bergumam *semoga saja masih ada tempat untuk ku, karena selama ini aku tidak pernah bertatapan dengan peria apalagi disentuh, dan aku hanya tergerak oleh laki-laki yang ada di depanku ini*
cukup lama ruangan itu hening dan ketua sekate berdehem dan menanyakan "jadi lalin 3 murid nakal apa yang akan kalian lakukan? kenapa datang kesini? jangan bilang kalian akan keluar juga dari sekate?",,,,, Ling Xue, Mira dan Lin xia pun saling pandang dan berkata "kami akan ikut juga bersama calon suami kami yaitu Lugege",,,,, ketua sekate terkejut karena Lusyen memborong 3 murid dan guru sekaligus.
diapun memastikan "jadi berapa wanita yang di milikinya?" Rica yang mulai paham dengan alur pembicaraan yang dilakukan ketua sekate langsung menjawab "peria kecilku sangat nakal sekarang dia sudah memiliki 9 wanita, tidak mungkin kan jika tetua sekate juga menginginkan tidur seranjang dengan Lugege?
tetua sekate tersebut tersentak dan menjawab "hemm mungkin" hanya itu jawaban dari ketua sekate, Rika sudah tahu pasti akan di Jawa seperti itu, dan berkata "jika seperti itu ketua yakinkan saja peria kecilku ini untuk mengangkat menjadi yang ke sepuluhhhh",,,, Ketua sekate memaklumi emosi Rica, karena siapa yang tidak marah perianya mau diambil didepan mata nya.
__ADS_1
NEXT CHAPTER
jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada vote kirim dong wkwk