
Lusyen heran dan berkata "ehhhh hilang diculik? heyyy bukanya sekarang aku jadi buronan sekate mawar ckckck, apa Rier kesini bersama para tetua lain dan tidak bisa menemukan Rica, makanya mereka mencari nya dan dikatakan diculik, hais sepertinya aku harus kembali lagi ke pagoda 7 dunia untuk mengabarkan ini kepada Rier",,,, Lusyen pun mengambil poster Rica dan pergi.
setelah kepergian Lusyen, ada beberapa pengawal tuan kota yang sedang berpatroli melihat Lusyen yang pergi kearah gang sempit, para pengawal itu buru buru kembali untuk melaporkan keberadaan Lusyen kepada tuan kota, pengawal itu tiba di gerbang masuk ke rumah tuan kota dan melapor "tuan tadi kami melihat keberadaan pahlawan kota batu, dan dia menuju gang sempit dekat alun alun kota setelah mengambil poster tetua sekate mawar yang hilang, sepertinya dia akan menyelamatkan tetua tersebut dari para penculik",,,
tuan kota tersenyum dan berkata "haha baiklah jika kalian menemukan nya lagi, undang dia ke sini, dan akan ku buat dia menjadi menantu ku hahaha",,,, pengawal itu langsung melaksanakan tugas yang diberikan oleh tuan kota tersebut dengan semangat, karena jika dia berhasil membawa pemuda tersebut maka dia akan naik pangkat.
Lusyen pun kembali ke dalam pagoda 7 dunia dan mencari Rica di kamar namun Rica sudah tidak ada di kamar, Lusyen pun mencari dengan merasakan hawa keberadaan Rica dan ternyata Rica sedang bersama 3 wanitanya di bukit tempat Yinsui berlatih.
Lusyen memilih mengirim pesan melalui bangau kertas kepada Rica dan menunggu Rica di depan danau buatan Lusyen sendiri, tak berselang lama Rica pun datang dan memeluk leher Lusyen, Lalu Rica berkata "selamat pagi gege hehe apa Gege ingin melakukannya lagi dengan Rier?",,,, Lusyen geleng-geleng kepala dan berkata "hais Gege kembali gara gara poster yang tadi Gege kirim ke Rier, apakah Rier datang ke kota batu bersama tetua yang lain?,,,,,, Rica menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan menjawab "emm iya Rier lupa karena fokus bersama saudari Rier yang baru dan sisanya Rier habiskan di ranjang bersama Gege"
Lusyen geleng-geleng kepala dan berkata "hais Rier, jika Gege tau maka Gege akan ubah 1 bulan di dunia pagoda dan 1 jam di dunia luar, maka Rier tidak akan dinyatakan diculik, jika Rier diculik maka Gege adalah penculiknya dong!!!" ,,,, Rica tersenyum dan membalas "kenyataan kan Gege menculik Rier hehe, bahkan kesucian Rier juga sudah di ambil oleh Gege" Rica cekikikan dan mencium bibir Lusyen supaya mengakhiri pembicaraan.
__ADS_1
Lusyen hanya pasrah dan membalas ciuman Rica dengan lembut, namun Rica semakin nakal dan mulai meraba naga perkasa Lusyen, Lusyen pun menghentikan Rica dan berkata "Rier sudah cukup sampai disini dulu, jika Rier menginginkannya kita lakukan di kamar tapi itu nanti setelah menyelesaikan kesalahan pahaman tentang Rier",,, Rica mengangguk semangat dan membalas "Gege ayo kita selesaikan, ini masalah mudah ko, kita kembali saja ke sekate mawar dan sekaligus mengajak 3 murid ku untuk bergabung di ranjang kita"....
Lusyen tak menjawab perkataan Rica dan hanya mempererat pelukannya dan berbisik "bukannya Rier ingin Gege menjadi milik Rier sendiri selama 6 bulan ini? jadi Gege hanya bisa memanjakan diri dengan Rier saja hehe",,,,, pipi Rica memerah dan berkata "Gege jangan menggoda Rier terus, ya setidaknya kita jemput 3 saudari sekaligus calon istri Gege juga di sekate"
Lusyen mengangguk dan tersenyum "hehe iya seperti yang di katakan ratuku, semua perkataan nya akan aku penuhi, dan apakah ratuku ini ingin menemaniku diperjalanan untuk pulang ke sekate? tapi kita akan mampir dulu ke hutan monster",,,,, Rica semakin merona dan bergetar karena dipanggil Ratu oleh peria tercintanya itu dan menjawab dengan gugup "a,,a,aaku sebagai Ra,,ratu akan selalu berada di samping kaisar yang kucintai ini, dan selalu menemani kemanapun kaisarku ini berada"
Lusyen membatin *kenapa jadi alay seperti ini ckck jika aku masih di planet bumi maka aku akan sangat malu dengan omongan wanita ku ini*,,,,, Lusyen pun membuka portal dan Lusyen juga memberikan Rica baju penyamaran dan menutup semua lekuk tubuh Rica yang aduhai itu.
Yinsui pun menenangkan pikiran dan berkata "Rier tidak akan bertanya rahasia Gege, tapi Rier sangat yakin bahwa Gege melakukan peningkatan kekuatan dengan cara normal tanpa melakukan jurus terlarang atau semacamnya yang membuat Gege rugi",,,, Lusyen tersenyum cerah dan berkata "terimakasih sudah mau mengerti gege, dan Gege jamin Gege tidak melakukan hal hal aneh menyangkut dengan kekuatan Gege ini"
keduanya pun berpelukan dan pergi dari pagoda 7 dunia dan muncul di gang sempit dekat alun alun kota, Lusyen pun menyelimuti tubuh Rica dengan energinya dan melesat menggunakan tehnik langkah kilat, Lusyen tidak ingin berlama lama di kota batu karena di sana tidak ada hal yang menarik lagi.
__ADS_1
Lusyen dan Rica muncul di hutan diluar kota batu, rica hanya memeluk leher Lusyen, karena mulai hari ini dan seterusnya dia akan memasarahkan diri kepada perianya itu dan mulai berlindung di balik punggungnya, karena Lusyen lebih kuat dan lebih bijaksana daripada dirinya.
karena Lusyen tidak mau berlama lama dia menggunakan elemen cahaya dan kegelapan untuk mempercepat laju perjalanannya, Lusyen perediksi dengan kecepatannya yang sekarang dia akan sampai saat siang hari di hutan monster,
Lusyen pun terus melesat dengan kecepatan yang sangat mengerikan, di atas awan orang orang yang kotanya di lewati oleh Lusyen, para kultipator di bawah ranah sains akan bergetar karena tekanan yang Lusyen lepaskan, penomena itu disimpulkan bahwa ada monster mengerikan yang sedang lewat.
Lusyen sampai di desa tempat dia lahir dulu untuk memberikan penghormatan kepada orang tuanya yang ada di dunia kultivator ini bersama rica yang tertidur, setelah selesai Lusyen pun kembali melesat kedalam hutan menuju goa tempat tinggal nya dulu.
NEXT CHAPTER
jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada vote kirim aja ke author babang Verde wkwk
__ADS_1