
yinsui dan rica pun memutuskan untuk menghampiri suara tersebut ke depan rumah, setelah sampai di depan pintu Rica melihat putri kerajaan sedang memegang sapu, Rica pun buru buru mengambil sapu yang di putri dan menundukkan kepalanya "tuan putri maaf ke lancangan ku yang tak tahu keberadaan anda",,,,, putri tersebut terkejut karena ada 2 wanita cantik yang mengenalnya kecuali Yinsui yang tidak mengenal identitasnya.
putri zhang xin tersenyum dan berkata "salam para nona nona tuan lu, jangan panggil aku tuan putri lagi, sekarang aku disini hanya menjadi pelayan peribadi nona yinsui, jadi panggil saja aku dengan sebutan pelayan saja jika bertemu di sini.
Yinsui sangat kaget dengan identitas pelayan nya itu adalah seorang putri kerajaan, jadinya dia hanya mematung saja tanpa bicara, Rica dan alicia memandang yinsui untuk minta penjelasan, yinsui hanya menceritakan kebenaranya saja "saudari Rica aku benar benar tidak tahu jika itu adalah putri kerajaan, lagi pula lugege yang menyuruhku menerima keduanya sebagai pelayanku tanpa memberitahu asal mereka"
Rica hanya geleng geleng kepala dengan tingkah laku calon suaminya itu, masa putri yang seharusnya di kagumi dan dihormati malah di jadikan pelayan?
Rica pun melirik ke alicia dan berkata "Lalu kenapa ada murid akademi kerajaan disini? bukanya ini nona alicia yang selalu menjadi rebutan para lelaki di akademi kerajaan?",,,,,, alicia baru sadar dengan posisinya dan alicia bicara langsung ke intinya saja "mohon maaf lupa mengenalkan diri, namaku alicia, calon istri lugege yang ke 6"
kini giliran semua orang yang terkejut dan serempak berteriak "apaaaaaaaaa" ,,,, Rica menepuk jidat dan berkata "hais kenapa Gege sangat mudah mendapatkan wanita cantik, cihh padahal 4 wanitanya belum dia sentuh tapi sudah ngeboking wanita baru lagi.
putri Zhang Xin sedikit cemburu dengan wanita wanita cantik itu yang bisa menjadi wanita peria idolanya, padahal dirinya juga tidak kalah cantik dan menggoda namun hanya dijadikan pelayan? diapun membatin *cihh awas saja, jika ada kesempatan berduaan aku akan memberikan tubuhku seperti, nona Yinsui waktu itu*
__ADS_1
Lusyen yang sedang terbang turun ke jurang malah bersin bersin "aish siapa ini yang mengutukku? ah lupakan lebih baik aku hati hati saja karena aku merasakan ada sesuatu yang tertidur di bawah sana",,,, Lusyen pun terus turun dengan hati hati, jurang itu sangat dalam jika dilihat dari atas itu seperti tak berujung dan sangat gelap.
Lusyen sedikit heran kenapa di puncak gunung malah ada jurang, lebih tepatnya seperti bekas gunung berapi, Lusyen terus turun dan tak terasa 30 menit pun terlewati dengan cepat, Lusyen mulai melihat ke bawah dan melihat banyak orang orang yang menyalakan obor api untuk menerangi juang tersebut.
Lusyen tidak perlu menyalakan obor atau semacamnya dia melemparkan elemen cahayanya ke atas seperti lampu yang menerangi seisi jurang, seperti biasa Lusyen tidak ingin terlihat mencolok dan langsung berbaur dengan orang orang yang sudah berada di bawah. namun semua orang terkejut dengan penemuan mereka, di depan mereka terpampang pintu raksasa berwarna merah kehitaman, Lusyen sangat kagum dengan pintu megah dan sedikit menyeramkan tersebut dan menyimpulkan bahwa itu adalah pintu labirin atau peninggalan kuno pemilik dari artefak yang tadi muncul bersamaan dengan monster ranah nirwana puncak.
Lusyen membatin *monster penjaga pintu saja sudah sekuat itu, jadi bagaimana dengan penjaga warisan yang ada di dalam?",,, Lusyen tersenyum dengan pemikiran nya itu, jika benar itu akan membantu Lusyen untuk meningkatkan kultivasi nya, sekalian untuk mengisi dompet nya juga, itu ibarat melempar 2 burung dengan 1 batu.
Lusyen memilih untuk mengamati orang orang dulu, dan apa yang akan mereka lakukan dengan penemuan ini, apa langsung masuk atau meminta bantuan terlebih dahulu,
Semua orang bertekuk lutut karena energi itu, namun itu hanya sesaat saja sebelum mereka menjadi normal kembali, para tetua dari sekate ataupun kerajaan semuanya bergidik ngeri dengan energi kegelapan atau energi kematian tadi.
perwakilan dari kerajaan yang di pimpin oleh panglima perang yang bernama Long cai berpendapat "sungguh sangat mengerikan, hanya aura yang ada di pintu masuk saja sudah menekan kita sedemikian rupa apalagi di dalam?",,,, tetua dari sekate mentari juga menambahkan "sebenarnya apa yang ada di dalam sana? sepertinya itu memancing kita untuk masuk ke dalam?"
__ADS_1
panglima perang juga sedikit bimbang, karena ini bukan masalah kecil, dia harus melaporkanya ke kerajaan untuk di investigasi lebih lanjut oleh ahlinya,,,, panglima perang itu langsung berdiskusi dengan tetua tetua sekte dan memutuskan untuk menyegel pintu masuk kedalam untuk sementara waktu, sambil menunggu bantuan dari kerajaan dan sekate, Karena yang terkuat di sana hanya panglima perang yang berada di tingkat nirwana tahap 7 saja.
saat mereka membuat akan menyegel pintu itu, ada sosok bayangan hitam yang masuk kedalam, ya siapa lagi kalau bukan babang tamvans kita Lusyen, Lusyen menyelinap menggunakan elemen kegelapan dan menyamarkan dengan aura yang keluar dari balik pintu raksasa itu.
setelah Lusyen sampai di dalam, Lusyen sangat ingin muntah dengan bau busuk ruangan yang ada di dalam nya, namun tiba tiba obor obor yang menempel di dinding menyala dengan sendirinya, Lusyen kagum dengan mekanisme yang diterapkan pada ruangan tersebut, seperti Lusyen baru saja mengaktifkan saklar lampu saja.
Namun Lusyen di kejutkan dengan warna lantai dan dinding ruangan tersebut yang di penuhi oleh darah yang sudah mengering dan bergumam "pantas saja di sini sangat bau busuk ternyata ruangan ini tidak semua tempat yang ada di sini sudah pernah di basuh oleh darah,
Lusyen geleng geleng kepala dan berkata "huh benar benar sangat keji, ini pasti perbuatan iblis di masa lalu, dan sepertinya ada sesuatu yang tertidur di kedalaman lorong yang ada di depan ku ini",,,, Lusyen pun masuk menelusuri lorong tersebut dan bergumam * apa????? artefak yang tadi terjatuh datang ke sini? apa itu hanya untuk memancing orang orang datang kesini? tapi tujuannya pasti tidak baik*
Lusyen pun terus menelusuri lorong tersebut dengan hati hati, ya walaupun Lusyen sudah cukup kuat tapi untuk berjaga jaga jika terjadi sesuatu Lusyen sudah siap, di saat Lusyen sudah berjalan sekitar 30 menit tiba tiba ada sosok bayangan yang mengarah kepadanya dengan kecepatan tinggi.
Next chapter
__ADS_1
jangan lupa like dan komen nya ya, sekalian kalo ada vote nganggur kirim aja ke author babang Verde nya wkwk