
orang orang sangat semangat dengan aturan yang ditetapkan keluarga klan xia tersebut, tentunya itu bagi orang orang gila yang suka dengan pembunuhan, di babak pertama itu adalah surga bagi mereka, tapi neraka untuk orang yang mengikuti kompetisi itu untuk mencari keberuntungan.
"baiklah tanpa berlama-lama lagi ayo kita mulai babak pertama, dan di persilahkan untuk para tetua membuka portal menuju dimensi rahasia"
para tetua itu mengangguk, mereka memulai berbaris untuk membuka portal dan memulai merapalkan mantra mantra yang susah untuk di mengerti, satu persatu para tetua itu menembakkan energinya kepada altar raksasa, guna membuka portal raksasa.
serasa portal sudah cukup terbuka besar dan stabil, mereka pun mempersilahkan para peserta memasukinya, dari 20,000 peserta 5000 orang mengundurkan diri karena takut dengan kematian.
jadi hanya tersisa 15.000 peserta termasuk Lusyen, banyak orang orang yang memilih lebih dulu memasuki portal tersebut, guna mendapatkan sumber daya lebih cepat dari yang lain, adapun yang berniat menjegat peserta lain.
Lusyen hanya memandang portal raksasa itu dan tersenyum penuh arti, lalu dia berjalan santai memasuki portal setelah hampir semua peserta memasukinya, orang orang tidak ada yang curiga dengan Lusyen, karena tehnik penyamaran wajah dan kultivasi nya berada di tingkat tertinggi.
setelah semua peserta memasuki portal, portal tersebut mulai tertutup kembali dengan sendirinya, para peserta di pindahkan secara acak entah itu di kirim ke lembah ataupun hutan. Lusyen yang sudah dipindahkan tersebut mengerutkan keningnya.
"hemmm kemana para peserta yang lain? apa portal tadi memisahkan semua peserta secara acak? yah aku tidak perlu memikirkannya lagipula misiku adalah menjadi kaya hehe, untuk menghidupi banyak istri itu perlu kekayaan tanpa batas, maka hari ini sampai 1 bulan ke depan akan ku gunakan untuk menumpuk harta hehe"
Lusyen langsung menghilang dari tempatnya tadi, dia mengarah ke arah barat karena Lusyen merasa ada kumpulan monster ranah jendral, jika itu orang lain maka mereka akan memilih untuk menjauh, tapi bagi Lusyen itu adalah harta dan modal untuk memanjakan istri istrinya.
tak butuh waktu lama Lusyen sudah sampai di tempat berkumpulnya monster monster tersebut, Lusyen mengira ngira ada sekitar 200 monster ranah prajurit-jendral.
"hemmm jadi ini yang di namakan dimensi rahasia paling sulit? heyy ini tidak akan cukup untuk mengisi sedikit kerugian ku dari mengupdate sistem apa apaan ini, sebuah kesalahan aku masuk ketempat seperti ini mendingan di hutan monster, Disan banyak monster monster kuat dan tentunya uang yang kudapat sangat besar"
Lusyen marah marah sendiri di depan kumpulan monster itu lagipula ini seperti mainan anak anak untuknya, karena Lusyen sangat kesal diapun tanpa sadar menyerang kumpulan monster itu menggunakan jurus penggetar langit.
"buka status"
[DING]
__ADS_1
Nama : Lusyen
ras. : manusia
tubuh : 5 elements ✓
keahlian. : master memasak, alkemis, arsitek pro
kultipasi. : sains tingkat 2
jurus : Langkah kilat (tingkat surga). - tarian pedang bulan(emperor), kitab penyamaran kultipasi(surga), tehnik penggetar langit (sains), jurus kesunyian(sains), tehnik penyamaran (surga)
senjat : - pedang ketenangan (bumi) - pedang Phoenix api (emperor) - pedang 5 elemen (emperor)
toko sistem
tunggangan : -----
-poin sistem 278.950.000
-poin pengalaman 644,200,000
-tombak angin (bumi)
-jurus pedang lotus
"alamak aku lupa kalau sistem sedang di upgrade jadi poin sistem ku belum masuk hais terserah lah, aku akan bantai habis saja monster yang ada di sini hehe, ayah mertua menantumu ini ingin mengambil mahar kedua anakmu, jadi maafkan aku ayah mertua"
__ADS_1
Lusyen cekikikan dan pergi ketempat lain, setiap merasakan keberadaan monster Lusyen langsung menghampirinya dan langsung mengamankannya (poin sistem) bahkan Lusyen sering di cegat oleh peserta lain dan berujung jadi santapan Lusyen.
Kini Lusyen sudah hampir membunuh 10.000 monster dan 80 peserta yang mencoba membunuhnya ataupun yang berniat merampas milik Lusyen.
"hehe tidak buruk meskipun monster di sini lemah lemah tapi jika banyak seperti ini aku jadi bersemangat hehe, apalagi jika ada tikus yang mendatangiku kan lumayan dapat harta gratis"
...****...
disisi lain para peserta mulai membentuk sebuah kelompok, mereka mendengar banyak sekali pembantaian kepada monster ranah jendral dan para peserta, itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, tentunya mereka membuat kelompok adalah yang memiliki kenalan.
adapun yang masih sendiri sendiri sendiri, mereka adalah orang-orang yang hobinya membunuh ya mereka tentunya kuat tidak lembek seperti orang orang yang selalu berkultivasi tanpa banyak bertarung.
diluar dimensi rahasia, orang orang yang sedang menonton pun kebingungan dengan kejadian yang terjadi di beberapa tempat, seperti pembantaian monster bahkan banyak peserta yang terbelah menjadi dua, namun yang menjadi keanehan itu adalah orang yang melakukan itu tidak bisa terlihat oleh layar, bahkan para tetua pun memaksimalkan fungsi layar tersebut tapi tetap saja orang yang melakukan pembantaian itu seperti terhalangi oleh kabut.
"tetua bagaimana ini sepertinya orang itu sangat berbahaya, dia dengan mudah membunuh ratusan monster ranah jendral dengan sekali tebasan, apakah dia itu adalah orang yang menempati dimensi rahasia itu?"
tetua pertama kali ini berbicara kepada ketua klan xia, karena dia sendiri sudah menyaksikan keganasan jurus yang di keluarkan oleh orang misterius tersebut, orang orang yang bertemu dengannya akan mati terbelah dua, meskipun tetua pertama tau orang yang menghampiri orang misterius itu punya maksud jahat.
ketua sekate yang dari tadi terpejam malah tersenyum misterius, tetua pertama yang melihat itu mengerutkan keningnya namun setelah itu dia mengabaikannya.
lalu ketua klan xia tersebut menatap layar yang memperhatikan seseorang yang di tutupi kabut hitam, lalu mengirim transmisi suara.
"hehe kau bilang aku adalah ayah mertua mu? dan kau bilang kedua putriku akan dinikahi oleh mu? haha sepertinya aku bisa tenang jikaa putriku bersama peria yang kuat, baiklah kau bisa membasmi semua monster yang ada di sana, tapi dengan satu syarat kau harus mengambil benda yang berada di pusat tengah dimensi rahasia, benda tersebut di jaga oleh seekor naga tingkat kaisar, aku tahu kau bisa mengalahkannya"
ketua klan xia tersebut mengirim transmisi suara kepada Lusyen, karena ketua klan xia tersebut bisa mendengar perkataan Lusyen, dia adalah ketua klan makanya dia bisa mengakses penglihatan dan pendengaran orang orang yang ada di dalam.
Lusyen yang tersenyum kesenangan pun langsung mengerutkan keningnya saat menerima transmisi suara itu, dia melirik ke kiri, ke kanan, namun orang yang berbicara tidak ada sama sekali, lalu Lusyen menutup matanya sebentar untuk mencari kebenaran orang yang berbicara tadi.
__ADS_1
...NEXT CHAPTER...
...jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada yang punya vote kirim aja ke author babang Verde wkwk...