
Lusyen pun kembali ke kamar dan membersihkan diri karena bajunya masih bau alkohol yang sangat menyengat, Setelah selesai Lusyen duduk di atas kasur sederhana penginapan, dan bergumam *hemm waktu ritual itu akan terjadi besok malam jadi besok pagi pagi aku akan pergi ke lembah kabut, Lusyen tidak kembali ke pagoda dunia karena terlalu mager.
Lusyen tetap diam di kamarnya karena asyik memainkan game ponsel, yang baru saja di beli dari toko sistem seharga 3000 poin sistem saja.
sedangkan di Luar kota banyak pendatang pendatang baru, dari kota tetangga maupun ibukota kerajaan, mereka datang untuk tujuan yang sama, yaitu artefak tingkat langit yang akan muncul di dekat kota batu tersebut, tapi ada juga yang berniat membantu tuan kota untuk memberantas aliran sesat dan menyelamatkan putrinya.
disisi Lain Rica dan 6 tetua inti sekate mawar sedang istirahat di tengah hutan, mereka ber 7 termasuk Rica sedang menuju kota batu juga, atas perintah pemimpin sekate untuk mencari keberuntungan, siap tau di antara 7 tetua itu ada yang berjodoh dengan artefak yang akan muncul tersebut.
tetua pertama angkat bicara "saudari saudari sekalian sepertinya kita istirahat di sini saja, lagipula kota batu sudah sangat dekat, kita lanjutkan lagi besok pagi dan perkiraan samapi hanya membutuhkan 6 jam saja, jadi malam ini kita istirahat di sini" semuanya pun mengangguk termasuk Rica, dari tadi pagi mereka terus lari dan terbang tanpa henti.
malam pun berlalu dan digantikan mentari pagi, Lusyen bangun dari tidurnya, dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan sarapan, seperti biasa di beli dari toko sistem.
setelah sarapan lusyen keluar penginapan dan langsung melesat ke arah Lembah kabut abadi, Lusyen terus berlari menggunakan langkah kilat nya dengan santai, disaat sudah dekat dengan Lembah kabut, ada 10 orang yang keluar dari dalam lembah kabut, Lusyen menduga itu pasti anggota aliran sesat yang ada di dalam, dan pemberitahuan sistem pun muncul.
[DING] tuan hati hati di depan ada aray ilusi tingkat emperor.
__ADS_1
Lusyen bingung dengan pemberitahuan sistem "aray ilusi? dimana ? sistem apa yang kau maksud aray ilusi, apa di depanku ada aray ilusi?
[DING] kabut di depan tuan adalah aray ilusi yang sudah di pasang puluhan ribu tahun dan sekarang kekuatannya sudah sangat lemah, tuan bisa menghancurkannya dengan instan dengan menghabiskan 100 ribu poin sistem.
Lusyen hanya mengangguk saat di jelaskan oleh sistem "jadi selama ini orang orang sudah tertipu oleh aray ini ? cihh untung ada akau hehe jika tidak, mungkin aliran sesat itu akan berhasil melakukan ritual pengorbanan wanita muda" dan Lusyen geleng geleng kepala, kenapa sistemnya menjadi mata duitan gitu? mungkin sudah tertular oleh dirinya sendiri? Lusyen pun mengabaikan, dan menghampiri 10 orang yang diduga Aliran sesat .
Lusyen menghilang dari tempatnya tadi berdiri, dan muncul kembali di depan orang orang aliran sesat itu, Lusyen pun menyapa mereka "halo selamat pagi paman paman yang sangat menjijikan ? sepertinya kalian melatih tehnik iblis ya ?,,,, Lusyen datang datang langsung mencemooh mereka.
anggota aliran sesat itu seketika terkejut dengan apa yang dikatakan pemuda bertopeng yang ada di dipannya, kenapa anak muda itu bisa tau bahwa mereka semua melatih tehnik iblis,,,, "hey anak kecil kau lancang sekali ya siapa kau dan dimana tempat tinggal mu biar aku ratakan kalian semua" ucap Dong dong, Dong bong adalah bawahan yang ditugaskan untuk jadi pemimpin penculikan wanita muda hari ini.
ke sepuluh orang itu saling menatap satu sama lain dan tertawa terbahak bahak dan bicara "haha saudara kita hari ini mendapatkan tangkapan besar mumpung masih dekat ayo bawa bocah ini ke markas dan beritahu bos, bahwa kita berhasil menangkap pangeran kerajaan.
Lusyen sengaja membiarkan dirinya tertangkap, lagi pula dia kesini untuk menyelamatkan para wanita dan siapa tau ada mina yang tertangkap, tapi kenyataan nya mina sedang ada di kerajaan sebelah.
Lusyen terus di bawa ke dalam kabut putih(aray ilusi) dengan perlahan mereka terus merengsek masuk ke bagian terdalam lembah dan ada gua yang cukup kecil jika tidak teliti maka gua itu tidak akan bisa ditemukan, Lusyen bergumam *pantas saja orang orang penguasa kota gagal membawa pulang anaknya ternyata pintu masuknya sangat lah tersembunyi dan kecil.
__ADS_1
Setelah masuk gua, lusyen melihat Ruangan ruangan yang cukup besar dan yang paling besar berada di paling ujung, Lusyen melihat pormasi aray yang akan di gunakan untuk melakukan ritual pengorbanan wanita yang masih perawan, dan di sisi formasi itu audah ada kurang lebih 89 wanita muda yang tergeletak pingsan dan ada pula yang menangis.
Lusyen terus mengamati area sekitar serasa tidak ada yang mengawasi para wanita itu, lusyen akan melakukan aksinya saat bertemu dengan pemimpin aliran sesat tersebut atau bisa disebut pengikut iblis.
tibalah di ruangan yang memiliki pintu berwana hitam mereka pun membukanya, apa yang Lusyen Lihat adalah hal yang sangat menjijikan 2 peria tua akan memperkosa 1 wanita cantik yang hanya menyisakan ****** ***** nya saja, wanita itu menitikkan air mata tanpa ekspresi seperti sudah pasrah dengan kehidupannya dan menginginkan kematian.
Lusyen yang sudah tidak tahan langsung menghancurkan tali yang mengikat tangan nya dan mengeluarkan pedang untuk menebas 2 kakek tua yang ingin memperkosa gadis itu,
Lusyen pun menghilang dari tempatnya dan muncul di depan kedua kakek itu dan menebas slasssssss 1 kepala menggelinding, tapi sang pemimpin aliran sesat tersebut reflek nya sangat tinggi jadi dia hanya ter gores saja.
kakek tua pemimpin orang sesat itu meraung marah "bajingan tidak berguna kenapa kalian malah membawa monster ke dalam wilayah ku, sialan dia berada di ranah nirwana, dan kalian para idiot serang bocah itu secara bersamaan" teriak kakek tua itu panik.
bagaimana tidak panik orang yang akan menjadi lawannya adalah ranah Nirwan asli dan tidak tau tingkat berapa sedangkan dia sendiri hanya ranah kaisar tingkat 7 dan jika menggunakan kartu andalannya hanya bisa meningkatkan keranah Nirwana tingkat 1 dan itupun nirwana palsu, kakek tua yang bernama duzhong yan itu sedang berfikir keras bagaimana cara kabur dari pemuda yang sedang mengamuk itu, dia melihat bawahnya satu persatu mati dengan mudah oleh Lusyen.
#next chapter
__ADS_1
Like dan komen biar author semangat up nya dan kalo ada vote nganggur bisa kirim buat author buat koleksi wkwk