PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM

PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM
kompensasi untuk Bing Rue II


__ADS_3

Rica malah senang saat tau Bing Rue tidak akan hamil, karena Lusyen lupa melepaskan tekanannya, namun kini Bing Rue menatap wajah Lusyen dengan sedikit berlinang air mata, Lusyen pun tertunduk dan mencoba untuk tenang dan menghibur Bing Rue, "maafkan Gege waktu itu Gege benar benar lupa, jadi tidak bisa memberikan anak untuk Ruer, namun Ruer jangan khawatir takut kesepian, Gege akan memberikan artefak komunikasi yang Gege temukan, ini bisa melihat wajah dan suara secara langsung",,,, Lusyen pun memberikan alat yang berbentuk kerang yang cukup besar dan sangat cantik.


Lusyen tidak mungkin memberikan Hp android atau iPhone karena di sana tidak akan berfungsi jika ingin menelfon atau vc, tidak ada tower signal yang menghubungkan keduanya. masa Lusyen harus nanam 1 tower setiap perjalanan nya ckck.


Bing Rue pung mengambil kerang tersebut dan mengelusnya namun ekspresi wajah nya tetap dengan keadaan cemberut, seakan itu masih kurang dan berkata "Gege tega meniduri Ruer 15 hari 15 malam tanpa jeda, kini hanya memberikan kompensasi alat komunikasi saja? apakah Gege benar benar tulus memberikan hadiah?"


Lusyen menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan berkata "jadi Ruer ingin apa supaya bisa memaafkan Gege",,,,,, Bing Rue masih pura pura cemberut dan berkata "aku ingin pedang seperti yang Gege berikan kepada saudari Rica, pedang elemen es, dan bantu Ruer meningkatkan kekuatan tempur para tetua gimana?


Lusyen tanpa banyak pikir langsung mengiyakan saja karena dia mampu, malahan dia bisa meningkatkan 1 kerajaan dengan mudah jika dia mau, lalu Lusyen menjawab "baiklah Gege kabulkan permintaan Ruer, tunggu selama 1 jam Gege akan mempersiapkannya dengan segera",,,,, tanpa menunggu jawaban Lusyen langsung menghilang dari pandangan kedua wanita cantik itu.


kini tinggal Rica dan Bing Rue saja, Rica sedikit cemberut dan berkata "apakah sudah berpura pura sedihnya? aku tau kok saudari Rue sangat puas saat melakukan hubungan intim dengan Gege, jadi kenapa harus berpura pura sedih seperti itu?"


Bing Rue tersenyum menatap Rica dan berkata "hehe memang aku sangat puas, namun itu hukuman untuk Gege karena Gege terlalu lepas kendali sampai sampai saat ku pingsan saja Gege malah lebih ganas"


Rica yang mendengar itu geleng geleng kepala dan bergumam *apakah jika terlalu lama akan menimbulkan rasa yang luar biasa sampai sampai Gege melakukan itu? karena Gege tidak melakukan itu, saat aku pingsan Gege juga membiarkan aku istirahat sampai aku bangun baru lanjut lagi*


,,,,,,,,,,,,,Kini Lusyen ada di pagoda 7 dunia lantai dua, kini dia sedang memilih milih senjata, pil, dan ramuan untuk peningkatan kekuatan, karena Lusyen sudah lama tidak membuka sistem dia sedikit mengecek ngecek status nya.


"hemm sudah lama aku tidak membuka sistem kesayanganku ini hehe, sistem buka status,,,,,,,,? sistem? kena bug lagi kah kenapa sistem tidak menyahut perkataan ku? sistemmmmm?


[DING] selamat datang kembali tuan, kupikir tuan sudah melupakanku dan aku sedang tidur saat tuan memanggil, apa yang tuan butuhkan? ^_^


Lusyen geleng geleng kepala mendengar tingkah laku sistem nya itu, memang benar sih Lusyen sudah lama tidak membuka sistem dia selalu asik dengan wanitanya, yaitu dengan Rica, Ling Xue, Mira dan Lin xia ditambah lagi 15 hari dengan Bing Rue, ya masuki pun 15 hari dalam pagoda 7 dunia namun tetap saja sama, bahkan Lusyen pernah di tegur oleh sistem, saat bermain dengan Bing Rue karena sistem terus mendengar suara Bing Rue yang berteriak dan mendesah.


"haha maafkan aku, sebagai permintaan maaf kau boleh memotong 1 juta poin sistem untuk jadi camilan, bagaimana? dan sekalian belikan aku 10 artefak pertahanan tingkat langit dan 10 pedang tingkat langit juga,"

__ADS_1


[DING] baiklah aku akan menerima kebaikan tuan, mengurangi 1000,0000 poin sistem.


[DING] membeli 10 artefak pertahanan tingkat langit seharga 100.000x10 \=1000.000


[DING] membeli pedang tingkat langit seharga 80.000x10 \=800.000


Lusyen sangat puas dengan pesanan cepat datang itu, karena saat dia menyebut kebutuhannya di detik itu pula barangnya muncul di penyimpanan sistem, lalu Lusyen memesan lagi "sistem beli 10 ribu pil kultipasi tingkat bumi, 500 tingkat langit dan beli pil pengumpulan Qi spiritual 20 ribu"


[DING] membeli 10.000 pil kultipasi tingkat bumi 500x10.000 \= 5000.000


[DING] membeli 500 pil kultipasi tingkat langit 1000x500 \= 500.000


[DING] membeli 20.000 pil pengumpulan Qi tingkat bumi 500x20.000 \= 10.000.000


Lusyen tersenyum karena tujuannya sudah tercapai, harta yang akan Lusyen berikan kepada wanitanya itu adalah harta langka, dan lagi jumlahnya sangat fantastis, kenapa dikatakan langka ? ya karena prosesi alkemis sangat jarang dan hanya ada beberapa saja di setiap kerajaan.


[DING]


Nama : Lusyen


ras. : manusia


tubuh : 5 elements ✓


keahlian. : master memasak, alkemis

__ADS_1


kultipasi. : sains tingkat 2


jurus : Langkah kilat (tingkat surga). - tarian pedang bulan(emperor), kitab penyamaran kultipasi(surga)


senjat : - pedang ketenangan (bumi) - pedang Phoenix api (emperor) - pedang 5 elemen (emperor)


toko sistem


tunggangan : -----


penyimpanan :


-poin sistem 1.278.950.000


-poin pengalaman 604,200,000


-tombak angin (bumi)


Lusyen tersenyum puas melihat statistik yang dia miliki apalagi melihat poin sistem nya yang sudah menggunung, lalu Lusyen menutup kembali jendela setatus nya dan membereskan cangkir dan meja bekas dia ngopi, setelah itu Lusyen pun keluar dari pagoda 7 dunia dan muncul kembali di tempat tadi Lusyen menghilang, namun Lusyen dikejutkan dengan adegan yang sangat menggoda.


ternyata Rica dan Bing Rue sedang membandingkan buah persik siapa yang lebih besar dan lembut, Lusyen mematung dan bergumam *sial buah persik itu milikku, dan sangat menggoda aku jadi menginginkannya sekarang juga, tapi aku harus menahannya, nanti malam aku akan melakukannya dengan rica hehe*


Lusyen pun berdehem dan berkata "ehemm apa kalian berdua sedang sibuk? jika masih sibuk Gege akan menunggu",,,, Rica dan Bing Rue menoleh ke arah Lusyen, lalu rica angkat bicara "Gege kenapa diam di sana, kenapa tidak kesini dan menilai buah persik siapa yang besar dan lembut, milik Rier atau saudari Ruer!!! ,,,,,,, Lusyen tersenyum dan berkata "maaf Gege tidak bisa nanti Gege kebablasan",,,,,,,


NEXT CHAPTER

__ADS_1


jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada yang punya vote kirim ke author babang Verde wkwk


__ADS_2