
Lusyen pun terus menelusuri lorong tersebut dengan hati hati, ya walaupun Lusyen sudah cukup kuat tapi untuk berjaga jaga jika terjadi sesuatu Lusyen sudah siap, di saat Lusyen sudah berjalan sekitar 30 menit tiba tiba ada sosok bayangan yang mengarah kepadanya dengan kecepatan tinggi.
Lusyen tidak panik dia hanya bersiap seadanya saja, karena Lusyen hanya merasakan hawa keberadaan ranah nirwana puncak saja, sama seperti monster yang Lusyen bunuh tadi.
tak lama kemudian muncullah seorang iblis yang sangat menyeramkan dan ini potret nya: PELAYAN IBLIS
iblis itu berkata "hey bocah bodoh, kenapa manusia manusia itu malah berdiam diri di luar, kenapa kau tak mengajak mereka untuk melawanku? haha apa kau ingin mati lebih awal?,,,,,, iblis itu meejek ejek Lusyen dengan hinaan dan cacian, namun Lusyen malah tersenyum dan menjawab "hehe itu karena dengan aku sendiri bisa membunuhmu dan membunuh iblis yang tersegel di dalam ruangan yang ada di depan ku itu"
sontak iblis itu terkejut, kenapa bocah manusia yang ada di depan nya itu bisa tahu bahwa yang ada di dalam ruangan itu ada iblis yang tersegel, ya itu adalah raja iblis di masa lalu, meskipun raja iblis terlemah yang ada di dunia kultipator, dia bisa saja meratakan 1 kerajaan dalam 1 hari, tapi itu saat di kekuatan puncak nya.
Lusyen tersenyum melihat iblis yang ada di depannya itu terkejut, berarti pertanyaan asal asalan yang dia katakan itu benar adanya, dan meneruskan "jadi kau menggiring para manusia untuk memburu artefak kedalam jurang kematian, dan di jadikan tumbal untuk membangkitkan iblis yang tersegel itu?
__ADS_1
iblis itu tertawa menggelar dan berkata "hahaha ya itulah tujuanku, tujuan untuk membangkitkan tuanku dari tidur panjangnya dan memulai kehancuran lagi di dunia yang kecil ini, hahahaha",,,, Lusyen tertegun dan membatin *hemm dunia yang kecil ini? apa ada dunia lain selain dunia kultipator ini?*,,,,, Lusyen ingin mengorek informasi dari iblis yang ada di depannya itu dan bertanya lagi "apa benar ini adalah dunia kecil? tapi kenapa kau dan tuanmu itu ada di dunia kultivator ini?
iblis itu tertawa kembali dan menjawab dengan arogan "haha dasar manusia lemah, informasi dasar saja kau tidak tahu, baiklah karena kau akan mati, akan ku ceritakan kisah tuanku di masa lalu, dulu waktu tuan ku berada di dunia iblis beliau adalah jendral yang sangat tangguh, dia sudah menaklukkan beberapa dunia, namun disuatu kejadian tuanku dikhianati oleh temannya sendiri, sampai kultivasi nya turun sangat jauh ke titik terlemah, lalu tuanku kabur dan menemukan dunia yang sangat lemah ini, namun dengan kekuatan tuanku yang ada di titik terlemah pun bisa menyamai orang terkuat yang ada di dunia ini, saat kedatangan tuanku yang terluka parah, dia disambut oleh jutaan manusia yang sudah mengepung, tuan ku melawan dengan sisa tenaganya dan berhasil membunuh beberapa juta manusia dan berakhir di segel di sini"
Lusyen geleng geleng kepala, pantas saja semua ruangan dan lorong lorong semuanya sudah terbasuh oleh darah, ternyata hanya dengan kehadiran nya saja sudah bisa mengancam jutaan nyawa dengan mudah, Lusyen pun sadar bahwa dia itu masih sangat lemah dibandingkan dengan mahluk mahluk yang ada di dunia lain,
lalu iblis itu cekikikan dan berkata "kikikiki karena sudah mendengar cerita heroik tuanku kau harus mati untuk persembahan kepada tuanku kikiki",,,, Lusyen geleng geleng kepala dan membuka basis kultivasi nya yang sebenarnya.
iblis tersebut terpental hanya dengan aura yang di pancarkan Lusyen, Lusyen pun menjawab "tidak semudah itu Ferguson, yang akan mati itu bukan aku tapi kau" Lusyen mengeluarkan pedang Phoenix nya yang selalu dia simpan dan mengalirkan element cahaya dan api.
iblis itu perlahan mundur ingin kabur, karen percuma jika dia melawan seseorang yang memiliki elemen cahaya yang sangat murni, itu hanya akan mempercepat kematiannya saja, namun sebelum iblis itu kabur, Lusyen sudah muncul di depannya dan menebaskan pedang Phoenix nya yang di aliri energi cahaya dan api.
Tubuh iblis itu terbelah dan terbakar oleh api yang di keluarkan Lusyen, Lusyen pun menghela napas dan berkata "hemm pedang yang sangat mengerikan kukira akan membutuhkan 2 tebasan untuk menghacurkan iblis itu, tapi nyatanya hanya dengan sedikit goresan saja bisa memuaskan iblis tersebut, aku malah menebasnya dengan 10% kekuatan ku, hais buang buang gerakan saja" namun tiba-tiba sistem berdering.
__ADS_1
[DING] membunuh ranah nirwana, mendapatkan 100,000 poin sistem dan 50.000 poin pengalaman.
[DING] selamat tuan sudah mencapai ranah sains tingkat 2
Lusyen sangat senang dan rasanya ingin loncat loncat dan salto salto tapi dia urungkan niatnya, karena ada urusan yang lebih penting yang harus dilakukan, Lusyen pun melanjutkan berjalan menuju ruangan tempat menyegel raja iblis itu sendiri.
tak butuh waktu lama untuk Lusyen sampai di pintu masuk tempat penyegelan, Lusyen melihat pintu yang berwarna hitam gelap dan beberapa corak merah di setiap sisi pintu,,,, Lusyen pun membuka pintu itu dengan mudah dan melihat altar yang sangat besar, di setiap sudut altar sudah ada genangan cairan hitam(darah), Lusyen mendekati altar tersebut namun Lusyen merasakan dirinya dipaksa ditarik ke dalam genangan darah yang ada di depannya itu, Lusyen pun cepat cepat menyetabilkan pikirannya dan mulai mengalihkan energi cahaya keseluruhan tubuhnya.
Lusyen bergumam *huh itu barusan sangat bahaya, jika saja aku tak memiliki elemen kegelapan dan cahaya, mungkin aku akan menjadi bagian dari genangan darah tersebut*,,, Lusyen pun memutuskan membakar darah darah yang terletak di kolam kolam altar tersebut hingga kering, bau yang sangat menyengat pun bertebaran saat Lusyen membakar darah yang sudah menghitam tersebut.
setelah selesai Lusyen pun mengamati pola segel yang ada di altar tersebut, namun Lusyen tak mengerti dan bicara "ahh sialan kenapa sangat rumit sekali, sepertinya aku harus membeli keahlian dalam formasi Aray saat kembali dari sini, lalu Lusyen pun memilih menghancurkan altar tersebut hingga menjadi debu supaya tidak akan ada orang lagi yang bisa macam macam.
Lalu Lusyen mengecek setiap Ruangan yang tadi dia lewati dan menemukan koin emas, artefak artefak dan pil iblis namun Lusyen menghancurkan pil pil iblis itu dan meletakan 1 artefak di setiap ruangan yang menurutnya artefak yang tidak mengandung kebencian atau yang di gunakan iblis.
__ADS_1
NEXT CHAPTER
jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada yang punya vote nganggur kirim aja ke author babang Verde wkwk