PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM

PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM
Huo Migui jadi korban Lusyen


__ADS_3

sesudah sosok pria yang memakai topeng itu masuk ke dalam kereta tuanya, Brian menginjakkan kakinya kuat kuat dan menghasilkan retakan tanah yang cukup besar.


"sial bocah itu malah berduaan dengan wanita pujaanku, setelah bocah itu keluar aku akan secara langsung membunuhnya" Brian mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, itu mengakibatkan orang-orang di sekitarnya sedikit menjauh, karena Brian memiliki ranah kaisar tingkat 5.


____Lusyen yang sudah masuk kedalam kereta pun mengamati wanita yang ada di depannya, "nona, jadi apa yang ingin nona perbincangkan denganku? sepertinya kita tidak saling mengenal"


wanita itu tidak menjawab langsung pertanyaan Lusyen, "pasukan cepat lanjutan perjalanan" setelah mengatakan itu wanita itu tersenyum kepada Lusyen.


"maafkan aku yang lupa mengenalkan diri, namaku Huo Migui dan aku adalah Baron, namun posisi ku tidak kuat, karena aku hanya seorang diri tanpa memiliki satupun keluarga"


Lusyen mengerutkan keningnya "jadi kenapa nona Huo memberitahukan itu kepada ku, sebenarnya apa yang ingin nona Huo inginkan dariku?"


Huo Migui tersenyum dan berkata "aku butuh bantuan tuan, dan tuan memiliki kekuatan besar itu sangat cocok dengan rencana ku, meskipun sekarang tuan hanya memiliki ranah kaisar namun aku bisa melihat dengan jelas bahwa tuan menutupinya dan tuan memiliki kekuatan di atas ranah nirwana, lebih tepatnya tuan berada di ranah sains tingkat 2"


Lusyen cukup terkejut karena wanita yang ada di depannya itu bisa mengetahui basis kultivasi nya yang sebenarnya, namun Lusyen tidak terlalu peduli, lagi pula wanita yang ada di depannya itu hanya ranah nirwana tingkat 1 saja, Lusyen hanya tertarik untuk mengetahui cara Huo Migui itu untuk melihat basis kultivasi nya.


"nona sangat hebat bisa mengetahui basis kultivasi ku, namun lebih banyak tau itu bisa membuat nona cepat bertemu raja Yama, tapi tenang saja karena nona tidak berniat jahat maka akan aku biarkan, namun aku ingin tahu bagaimana nona bisa mengetahui basis kultivasi ku?"


Huo Migui masih dengan senyumannya dan berkata "itu mudah karena aku memiliki mata langit, dan ini hanya ada 1 di alam semesta"

__ADS_1


Lusyen tidak terlalu kaget hanya mengangguk dan berkata "lalu apa yang nona butuhkan? pasti nona juga tau jika ingin bekerja sama harus ada keuntungan untuk kedua belah pihak"


"baiklah tuan aku akan menjelaskan, aku butuh bantuan tuan untuk membunuh salah satu Mentri kerajaan yang mengetahui tentang keberadaan mata langit ku dan dia sudah beberapa kali mengirim pembunuh dan mengirim penculik, namun usahanya selalu gagal karena aku selalu bisa meloloskan diri"


"jika tuan berhasil membunuh Mentri itu, sebagai bayarannya aku akan menjadi pelayan tuan selama 5 tahun" Huo Migui tersenyum manis karena dia yakin pria yang ada di depannya itu akan menerima tawarannya, sebab bia bisa menjadi pelayan dan pedang Lusyen selama 5 tahun.


Lusyen tersenyum mencurigakan "hehe aku akan setuju selama nona jadi pelayan ku, aku akan menyuruh nona naik keatas ranjang ku untuk menghangatkan tubuhku!!! bagaimana apakah nona sanggup?"


Huo Migui langsung pucat saat mendengar tawaran pria yang ada di depannya itu, namun di sisi lain jika dia tidak mendapatkan bantuan dari orang kuat maka cepat atau lambat dia akan mati oleh menteri tersebut, masih mending jika mati mayatnya di buang atau di bakar, namu karena adanya mata langit, mayatnya pasti akan di bawa dan di ambil, lebih parahnya lagi mungkin mayatnya akan menjadi pemuas nafsu.


"tuan apakah ada keringanan? jika seperti itu maka aku sama saja jatuh ke lubang yang sama" Huo Migui tertunduk lesu.


Huo Migui yang mendengar ancaman Lusyen pun menyuruh pasukannya untuk berhenti, dan tiba tiba pintu kereta terbuka dan keluarlah sosok pria bertopeng yang tadi masuk,


tanpa berbicara sedikitpun Lusyen langsung berjalan pergi dengan santai seolah olah kota ini miliknya, di saat Lusyen sudah sedikit jauh Huo Migui yang ada di kereta kuda pun langsung menghilang dan muncul di depan Lusyen.


"tuan maafkan aku ayo kita lanjutkan kesepakatan kita di tempat lain"


Huo Migui memegang tangan Lusyen dan menghilang, bertepatan dengan Huo Migui dan Lusyen menghilang, Brian datang untuk mengejar Lusyen, dia ingin membunuh Lusyen, namun dia tidak menemukan keberadaan Lusyen yang tiba tiba menghilang dari tempatnya tadi berdiri.

__ADS_1


"sial kemana bocah bajingan itu, jika aku menangkapnya aku akan siksa dengan sadis yang membuatnya hidup segan matipun segan"


karena Brian masih tidak menemukan Lusyen, diapun memilih untuk kembali ke barisan prajurit yang sudah berjalan jauh, namun tanpa di sadari oleh semua orang, tuan yang menaiki kereta juga sudah menghilang, ya Huo Migui hilang karena membawa Lusyen ke tempat lain.


----di tempat Lusyen, dimana dia muncul bersama seorang wanita cantik


"hey nona kau membawa seseorang tanpa persetujuannya, ini bisa di anggap penculikan loh" ucap Lusyen yang sedikit tidak senang.


"maaf tuan aku terpaksa, sekarang kita berada di kediamanku tepatnya di ruang tamu" ucap Huo Migui dengan menundukkan kepalanya.


"tuan untuk kesepakatan tadi aku sudah memikirkannya, dan aku siap menjadi pelayan sekaligus penghangat ranjang tuan, tolong bantu aku untuk bebas dari tekanan dan bawa aku menjauh dari kerajaan yang busuk ini"


Huo Migui menitikan air matanya dan mulai melepas rompi baja nya, dan mulai melepaskan barang barang yang menempel pada tubuhnya, dan Lusyen melihat keindahan yang sangat menakjubkan di depannya itu.


"tuan ayo kita lakukan di sini, ini adalah kali pertamanya aku memperlihatkan tubuhku kepada peria, bahkan bawahan ku tidak pernah melihatku melepaskan rompi baja yang ku kenakan, apa lagi memperlihatkan lekuk tubuhku yang memakai baju biasa"


Lusyen sedikit tercengang berarti hanya dia seorang yang melihat Huo Migui yang memakai baju biasa dan bahkan sekarang tidak mengenakan sehelai benang pun. Lusyen jadi sedikit bersalah karena menindas wanita lugu dan polos sepertinya. Lusyen pun mendekati Huo Migui dan melewatinya, Lusyen berhenti saat sedikit melewati tubuhnya.


...NEXT CHAPTER...

__ADS_1


...jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada vote kirim aja ke author babang Verde wkwk...


__ADS_2