PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM

PENDEKAR 5 ELMEN DENGAN SISTEM
tamu tak di undang


__ADS_3

Lusyen sedikit tercengang berarti hanya dia seorang yang melihat Huo Migui yang memakai baju biasa dan bahkan sekarang tidak mengenakan sehelai benang pun. Lusyen jadi sedikit bersalah karena menindas wanita lugu dan polos sepertinya.


Lusyen membuka topengnya dengan perlahan, lalu mendekati Huo Migui dan melewatinya, Lusyen berhenti saat sedikit melewati tubuhnya.


"aku lupa memperkenalkan diri, namaku Lusyen"


"kyaaaaaaaaaaaaa"


Huo Migui menjerit dengan keras setelah gunung belakang nya di pukul oleh Lusyen dan meninggalkan bekas 5 jari, namun Huo Migui tidak berani bergerak, dia mengira Lusyen sedang melakukan pemanasan di gunung belakang, namun tiba tiba Lusyen bicara.


"cepat gunakan lagi pakaianmu, sekarang ini kita kedatangan tamu tidak di undang"


Huo Migui yang sudah siap ingin bercinta langsung terdiam, terlihat raut wajah nya sedikit marah dan kesal, tanpa menjawab Lusyen, Huo Migui langsung mengenakan pakaiannya lagi dengan cepat, dia juga tidak lupa memakai Bajau baja yang selalu menemaninya selama ini.


"huhh siapa tamu yang datang ke rumahku siang siang seperti ini, padahal semua orang sudah tahu aku sedang berangkat menuju ke perbatasan, tapi sekarang ada yang datang ke sini secara diam diam"


Lusyen menatap ke arah pintu rumah yang mulai terbuka, Lusyen cepat cepat memeluk pinggang Huo Migui dan menghilang dari tempatnya berdiri dan muncul di tempat gelap untuk melihat siapa orang yang ingin masuk tersebut.


"huhhh sial sial sial, Huo Migui ****** itu sudah pergi lagi, padahal dia baru menetap 1 hari disini, jika kemarin aku tidak ada urusan makan aku sudah mendapatkan mata langit dan tubuh seksi ****** itu"


orang yang berbicara adalah Mentri yang di katakan oleh Huo Migui kepada Lusyen, dia sedang marah marah dan di belakangnya diikuti oleh 2 pengawal ranah nirwana tingkat 4 dan 5, kedua pengawal itu hanya diam saja melihat tuan yang mereka ikuti marah marah seperti itu, lagi pula tugas mereka itu menjaga dan menerima perintah.

__ADS_1


Mentri itu bernama Zhao wey dia anggota kalan Zhao seperti tuan muda yang di bunuh oleh Lusyen di hutan monster untuk menyelamatkan Lan-lan dan ran-ran yang kini menjadi calon istrinya Lusyen.


tak lama kemudian muncullah seorang pelayan kepercayaan Zhao wey untuk melapor.


"tuan wey, informasi yang anda minta sudah saya dapatkan, tadi menurut warga kota, mereka melihat seorang pemuda yang masuk kedalam kereta milik nona huo, orang orang bergosip setelah peria itu masuk kereta kuda itu, maka kereta itu bergoyang goyang seperti sedang melakukan olahraga malam"


Zhao wey yang mendengar berita itu langsung naik pitam, dia langsung memukul meja sampai hancur berkeping keping, lalu dia memastikan perkataan pelayannya.


"Letong aku tau kau adalah pelayan yang setia, namun jangan pernah membodohiku untuk percaya informasi seperti itu, si ****** Huo itu tidak mungkin bercinta dengan peria, karena dia sama sekali tidak memiliki kesan sedikitpun kepada pria"


Huo Migui yang mendengar selalu di sebut sebut wanita ****** oleh orang yang dia benci itu langsung naik pitam, dan ingin rasanya mencabik dan merobek mulut pria tua itu, namun saat dia ingin bergerak Lusyen menahannya.


"jangan dulu ke sana, biarkan aku saja yang melakukanya, aku akan membunuh 2 pengawal itu, dan untukmu aku akan menyisakan orang yang kamu ingin bunuh itu"


Lusyen pun mengangguk dan pergi menuju 2 pengawal itu, namun di sisi lain Huo Migui tertegun dengan kata katanya dan membatin


*sial apa yang ku katakan barusan, aku mengajak pria tampan itu ber cinta dengan sukarela, sebenarnya racun apa yang diberikan Tuan Lu kepada ku, apakah aku jatuh cinta saat tuan Lu memukul pantat ku tadi, atau gara gara melihat ketampanan tuan lu ahhh sial badanku jadi tidak enak seperti ini*


-----Lusyen kini muncul di hadapan Zhao wey dan 2 prajuritnya, Lusyen datang datang langsung membunuh pelayan yang sedang bersujud tersebut dengan cara menginjak kepalanya hingga hancur, Lusyen menatap Zhao wey dengan tatapan menghina, karena Zhao wey hanya memiliki ranah kaisar tingkat 2 saja.


"bajingan siapa kau, berani beraninya kau membunuh orang orang ku, apa kau ingin cepat mati hahhh"

__ADS_1


Zhao Wei sangat marah karena pelayan setia nya mati di depan matanya sendiri, padahal pelayan itu sudah sangat lama ikut dengannya, tanpa basa basi Zhao Wei langsung menyuruh anak buahnya untuk menangkap Lusyen dan berencana untuk menyiksanya sampai puas sebelum di bunuh.


"hey hey hey pak tua, seharusnya aku yang marah, kau sudah mengganggu waktuku dan kau selalu mengejar ngejar pelayan ku, bahkan kalau berniat bermain dengan tubuhnya, sepertinya kau ingin mati cepat?"


Zhao Wei mengerutkan keningnya dengan aneh dan bertanya.


"siapa yang kau maksud itu? apa yang kau maksud itu adalah Huo Migui si ****** itu?"


Lusyen tak menjawab dan menatap 2 pengawal yang sudah bersiap menerjang Lusyen, disaat itu juga Lusyen menghilang dan muncul di depan para pengawal itu, saking cepatnya kedua pengawal itu tidak melihat pergerakan Lusyen yang sangat cepat, padahal Lusyen tidak menggunakan kekuatan penuh.


"sial terlalu cepat" kata itu lah yang terakhir terdengar dari mulut ke dua pengawal itu sebelum kepalanya terjatuh, mereka tidak menyangka bahwa mereka mati dengan sekali tebas, padahal mereka sudah berada di ranah nirwana yang terkenal dengan ketahanan tubuh yang sangat kuat, namun kini seseorang yang mereka tidak kenal tiba tiba memotong kultivator yang berada di ranah nirwana seperti memotong tahu.


kepala kedua pengawal itu menggelinding ke arah Zhao Wei dengan tatapan tidak percaya, Zhao Wei yang melihat itu langsung terjatuh dari tempat duduknya, lagi lagi orang orang yang setia padanya dibunuh dengan mudah di depan matanya.


"ahhh si siapa kau sebenarnya, kenapa kau menggangguku, jangan bunuh aku, aku adalah Mentri keuangan kerajaan aku bisa memberikan semua kekayaanku asalkan kau melepaskan ku"


"fufufufu apakah kau ingin menyogok priaku, jangan bermimpi di siang bolong seperti ini"


Zhao Wei terkejut dengan kedatangan Huo Migui, begitupula dengan Lusyen yang terkejut karena di sebut perianya, Lusyen muncul tanda tanya di kepalanya dan bergumam *aku siapa Dimana aku, kenapa banyak wanita cantik yang selalu mengaku ngaku aku menjadi prianya, jika ini ketahuan oleh wanitaku yang lain maka bisa gawat*


...NEXT CHAPTER...

__ADS_1


...jangan lupa like dan komen nya ya sekalian kalo ada vote kirim aja ke author babang Verde wkwk...


__ADS_2