
Chapter 023 \= HANYA SEMUT BERKUMPUL
\=
\=
Halaman utama keluarga Lun.
Di halaman itu kini sudah banyak hingga ratusan orang berkumpul, semuanya adalah pasukan handal dari keluarga Lun.
Ada juga sebagian dari pasukan khusus yang ikut berkumpul, sedangkan sisa pasukan elit dan khusus lainnya sedang bertugas mengawasi Li Yian dan Baba Yaga.
Di dalam aula utama.
Tuan muda tertua yang sedang duduk di kursi utama sambil merenung, dia masih memikirkan bagaimana akan membalaskan dendam adiknya dan mengembalikan reputasi keluarga Lun.
Kini mendongak ke arah pintu yang menuju ke dalam kediaman, karena ada yang berdehem dengan cukup keras dan berwibawa.
"Eheem...!" Kepal keluarga Lun berisyarat, agar orang-orang di ruangan itu tahu bahwa dirinya sudah datang.
"Ayah, anda sudah datang!" ucap tuan muda tertua.
"Tuan kepala keluarga..!"
"Kepala keluarga..!"
Anggota keluarga dan tetua yang tersisa langsung menyambut dengan hormat kedatangan kepala keluarga Lun.
"Semuanya duduk kembali..!" ucap kepala keluarga Lun.
Setelah ayahnya datang, tuan muda tertua langsung menyerahkan kursi utama kepada ayahnya.
Sedangkan dia langsung duduk di kursi sebelahnya, karena ayahnya sudah datang maka dia menyerahkan urusan semuanya kepada ayahnya, dia hanya akan mengikuti saran ayahnya.
Akhirnya mereka yang di perintahkan untuk duduk, langsung duduk di kursi sebelahnya yang mereka duduki.
"Bagaimana situasinya?" ucap kepala keluarga Lun kepada anaknya.
"Ayah, aku sudah memberikan peringatan kepada tetua pertama dan tetua kedua untuk mengumpulkan pasukan utama keluarga Lun, untuk menghabiskan mereka!" jawab tuan muda tertua dengan tegas.
"Bagus, kamu adalah anak ku yang paling menjanjikan! Benar yang kamu lakukan sangat bagus, kehormatan keluarga Lun tidak boleh di coreng hingga seperti ini!" ucap kepala keluarga Lun dengan bangga.
__ADS_1
"Tenang saja, mereka memang dari klan Baba! Namun orang itu sudah di usir beberapa ratus tahun yang lalu sehingga kamu bisa berbuat sesuka kamu!" kepala keluarga Lun langsung menegaskan setatus Baba Yaga yang tidak di akui di klan Baba sesuai dengan rumor.
"Sudah ku duga..!" jawab tuan muda tertua dengan senyum meremehkan di wajahnya.
"Kalau begitu kita tinggal tunggu kabar baiknya ayah..!" lanjut ucapnya meyakinkan ayahnya.
"Hemmm...!" gumam kepala keluarga Lun dengan senyum lebar.
Dia juga sudah membayangkan apa yang akan pasukan utama keluarga Lun lakukan pada orang yang membunuh tuan muda kedua keluarga Lun.
Obrolan di sana terus berlanjut, sedangkan keluarga inti dan keluarga cabang lainnya hanya mendengar percakapan yang menurut mereka penting pada tidak sama sekali.
Sedangkan di luar kini sangat ramai, semua jenis hewan buas yang sudah di jadikan tunggangan oleh pasukan utama keluarga Lun bergerak menuju ke pusat kota bagian timur, karena Li Ning dan Baba Yaga tinggal di sana.
Banyak warga yang sudah tahu kejadian kemarin, bahwa ada orang yang berani membunuh tuan muda dari keluarga Lun.
Sedangkan Li Yian dan Baba Yaga tidak memikirkan kejadian besar yang akan terjadi di wilayah timur ini.
Meskipun siang hari sudah lama berlalu Li Yian masih saja beristirahat sambil menyesap batu kristal energi di kamarnya, sedangkan Baba Yaga masih tidur terlelap dengan dengkuran sangat kuat.
Li Yian sedang memfokuskan kultivasinya dengan menyerap batu kristal energi, karena di alam Tanasilam ini batu kristal energi menjadi dua kali lipat lebih kuat ketimbang di alam Daulu sehingga penggunaan untuk di serap sangat bagus. Di tambah dia memiliki banyak batu kristal energi di cincin penyimpanan miliknya.
"Baaammmm...!"
Gerbang rumah megah yang di diami Li Yian dan Baba Yaga, yang tadinya hening dan tenang kini langsung bising setelah di kepung dan di serang oleh kelompok pasukan dari keluarga Lun.
Banyaknya pasukan seperti air bah yang datang tanpa peringatan, penjaga dan pelayan yang ada di rumah itu langsung ketakutan.
Di dalam rumah saudagar kaya itu langsung heboh, karena ini pertama kali kejadian rumah itu di serang oleh orang-orang kuat.
Ming Qionglin yang sudah terbangun sejak tadi mendengar keributan itu langsung ketakutan, itu di karenakan trauma dengan kejadian dia dan orang tuanya yang di serang beberapa waktu yang lalu.
Saking takutnya, Ming Qionglin berlari keluar dan membuka paksa kamar Li Yian yang berada di sebelahnya.
"Braakk...!"
Suara pintu terbuka cukup kuat, sehingga Li Yian langsung membuka matanya meskipun meditasi belum selesai dengan sempurna sesuai yang dia inginkan, namun dengan terpaksa membuka matanya karena sura keras di luar rumah dan di dalam kamarnya.
"Tuan Li Yian, di luar banyak pasukan yang mengepung rumah ini!" ucap Ming Qionglin dengan sedikit berteriak.
"Ya aku tau itu bukan pasukan yang berarti, hanya semut berkumpul belak apa yang membuatmu panik?" ucap Li Yian dengan tenang.
__ADS_1
Ming Qionglin tahu banyak pasukan, karena tekanan di luar dan hawa membunuh yang begitu kuat itu menandakan bahwa pasukan besar sedang berkumpul.
Pengalaman Ming Qionglin sebagai keluarga dari kaisar Ming sehingga dia cukup tahu dengan pasukan besar.
"Tuan Li Yian, mereka pasukan yang sangat besar tekanan di luar sangat kuat!" jawab Ming Qionglin.
"Baiklah, mari kita lihat!" ucap Li Yian sambil berjalan keluar.
Setelah berjalan keluar, keduanya melewati kamar yang di tempati Baba Yaga! Keduanya mendengar dengkuran kuat milik Baba Yaga, membuat Li Yian makin geram.
"Sial, dia masih saja tidur padahal begitu ribut di luar aku saja yang sedang bermeditasi sampai terganggu!" keluh Li Yian di benaknya.
"Brak..!"
Li Yian langsung menendang pintu itu hingga terbuka lebar lalu masuk ke dalam kamar dengan cepat.
Baaammmm...!
"Aaaahhhh..!" Baba Yaga langsung menjerit kesakitan.
Karena Li Yian menendang perutnya dengan sangat kuat hingga kasur besar yang di tempati Baba Yaga langsung amblas ke dalam tanah.
"Saudara Li Yian, apa yang kaku lakukan?" ucap Baba Yaga setelah terbangun karena rasa sakit.
"Kamu masih saja tidur, sedangkan di luar pengacau sedang berkumpul!" jawab Li Yian terhadap Baba Yaga.
"Ahh, benar! Aku merasakan aura dari luar." Baba Yaga langsung sadar setelah terbangun.
Sedangkan Ming Qionglin hanya melihat mereka berdua dengan tatapan kosong karena tidak tau harus bereaksi seperti apa! Dia bingung dengan kelakuan kedua orang itu, jelas-jelas Baba Yaga terlihat lebih tua namun Li Yian yang lebih muda malah lebih mendominasi di antara keduanya.
Dengan cepat ketiga orang itu langsung menuju keluar rumah, sedangkan pemilik rumah hanya bisa ketakutan di dalam kediaman miliknya tanpa berani bergerak.
Saudagar pemilik rumah itu di temani oleh pelayannya, mereka semua tidak berani keluar! Jangankan untuk melihat keadaan di luar dan menanyakan masalah sebenarnya itu apa? Karena saking takutnya dengan aura membunuh yang begitu kuat mereka semua gemetar dan terpaku di tempat, meskipun mereka memiliki keahlian siluman. Namun karena kelas bawah kekuatan mereka sangat lemah.
Li Yian, Baba Yaga dan Ming Qionglin sampai di pintu utama kediaman besar itu, saat melihat di depan matanya begitu banyak orang Ming Qionglin langsung bergetar ketakutan langsung dia lari di belakang Li Yian.
Seketika tekan kuat yang di rasakan oleh Ming Qionglin langsung hilang karena di tekan oleh aura milik Li Yian.
"Saudara Li Yian, cukup aku yang maju! Akan ku jadikan mereka loncatan kenaikan kekuatan ku!" ucap Baba Yaga dengan senyuman lebar.
Li Yian hanya mengangguk kepalanya saja, dia juga ingin bertarung sebenarnya.
__ADS_1
\=
\=