Pendekar Dewa Terkutuk 2

Pendekar Dewa Terkutuk 2
063 = SAMPAI DI KLAN BABA


__ADS_3

Chapter 063. SAMPAI DI KLAN BABA.


\=


\=


Tiga bayangan hitam melesat seperti kilat yang akan menyambar, ketiga bayangan itu bergerak ke arah barat! Mereka adalah pasukan bayangan milik klan Baba.


Hanya membutuhkan waktu beberapa jam! Ketiga bayangan itu sudah sampai di wilayah klan Baba, karena menggunakan formasi percepatan. Namun ketiganya tidak memperlambat kecepatan lari masing-masing meskipun sudah memasuki wilayah klan Baba.


Ketiga orang itu akhirnya sampai di kediaman klan Baba, tampa basa basi ketiganya masuk menggunakan jalur khusus yang hanya bisa di lalui oleh kelompok bayangan saja.


Jalur ini langsung tertuju kepada kediaman dari ratu klan Baba, yaitu Baba Vaga! Setelah masuk ketiganya berlutut di hadapan Baba Vaga.


"Ratu klan, kami tidak menjalankan tugas dengan baik! Setelah merasakan aura tuan muda yang mengamuk kami putuskan untuk memeriksa, ternyata dugaan kami benar, tuan muda dalam bahaya!" Ucap salah satu dari mereka.


"Ya, aku sudah tahu! Aku bisa merasakannya! Baringkan dia di tempat tidur lalu minumkan pil ini!" Ucap Baba Vaga sangat tenang.


Dari merasakan aura anaknya saja, dia langsung paham bahwa anaknya melakukan perubahan wujud yang sangat di paksakan! Padahal tubuh fisiknya belum memadai untuk menampung kekuatan dari perubahan wujud itu.


Sehingga dia langsung tidak sadarkan diri, bahkan kondisi fisiknya cukup terluka parah! Baba Vaga merenung.


"Anak ini sepertinya sangat memperdulikan temannya itu, aku menjadi semakin penasaran dengan bocah yang muncul bersama anak ini!" Gumam Baba Vaga.


Orang yang menggendong Baba Yaga mengerjakan perintah ratu klan Baba dengan cepat! Dia sangat terampil dalam metode penolongan pertama.


"Kalian, panggil tabib keluarga! Sepertinya anak yang kalian bawa itu juga cukup parah kondisinya." Baba Vaga kembali berucap kepada dua orang lainnya.


"Baik ratu klan!" Jawab salah satunya.


Lalu menghilang dari hadapan sang ratu, sedangkan yang menggendong Ming Qionglin membawa masuk ke kamar lain untuk melakukan perawatan dari tabib klan Baba.


Hanya butuh waktu cepat, ketiga pasukan bayangan kembali lagi berlutut di hadapan ratu Baba Vaga.


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi di sana?" Ucap Baba Yaga ingin tahu kejadian di istana milik Nam Lutu.


"Ratu klan, istana milik Nam Lutu sangat hening! Sepertinya orang-orang di sana memang sedang di kirim keluar oleh Nam Lutu, namun entah kemana mereka pergi!" Jawab salah satu dari mereka.


Dia yang berbicara adalah orang yang paling kuat di antara ketiganya, sehingga dia sering berbicara mewakili kedua lainnya.

__ADS_1


"Hemmm, lalu apa ada orang lain di saat kalian menemukan bocah itu?" Baba Vaga kembali bertanya.


Meskipun dia sedikit tahu namun kadang penglihatan jarak jauh yang dia lihat itu tidak selalu akurat! Sehingga dia lebih sering memastikan, ketiga orang inilah mata kedua bagi ratu Baba Vaga.


"Maaf ratu klan! Kami hanya menemukan tuan muda dan anak gadis itu, bahkan kami mengira anak gadis itu yang sedang bertarung dengan tuan muda!" Yang tadi berbicara kembali menjelaskan apa yang ketiganya alami.


"Kenapa kalian mengira yang bertarung dengan anak itu adalah gadis yang terlihat lemah tadi?" Baba Vaga masih belum mengerti.


"Setelah kami datang, anak itu di sekitar tubuhnya terdapat aura milik dewa! Sehingga kami langsung menyerang, namun setelah kami menyerang itu hanya sebuah pelindung formasi....!" Orang itu menjelaskan panjang lebar apa yang dia alami.


Hingga akhir sampai selesai, bahkan ketiganya di perintahkan oleh tuan muda untuk menolong Ming Qionglin! Sehingga mereka bertiga melakukan tugas itu.


"Baiklah cukup! Kalian tetap awasi pergerakan dari orang-orang Nam Lutu, pergilah!" Ucap Baba Vaga sambil melambaikan tangannya.


Woss...!


Ketiga bayangan itu menghilang dengan cepat.


Baba Vaga kembali melihat ke depan dan sedikit mendongak, dia kembali tersenyum cerah.


"Sepertinya kamu adalah orang dalam ramalan itu! Aku benar-benar sangat penasaran dengan kamu nak!" Ucap Baba Vaga.


Dia pernah meramal nasib alam Tanasilam, namun faktanya dia malah mendapatkan ramalan alam kultivator ini.


Sehingga dia hanya terus memendam ramalan ini, bahkan dia berniat ingin membawa informasi ramalan ini sampai dia mati.


10 hari telah berlalu.


Di alam kesadaran ilahi milik tuan Ying Yuan, Li Yian sedang bermeditasi.


Setelah merenung cukup lama, Li Yian tidak menemukan jawabannya! Sehingga dia lebih memilih berkultivasi di alam kesadaran ilahi ini.


Karena alam ini memiliki energi Qi yang sangat murni! Sehingga meridian Li Yian merasakan kesegaran yang benar-benar menenangkan tubuh dan pikiran.


Sudah 10 hari dia bermeditasi! Namun meskipun energi Qi di alam kesadaran ilahi terserap sangat banyak ke dalam tubuhnya, namun kultivasi dia tidak mengalami perubahan.


Jika saja ada orang yang melihat kultivasi seperti ini, maka orang-orang itu hanya akan kebingungan! Karena kultivasi Li Yian tidak melonjak sedikitpun.


Sedangkan pikiran Li Yian benar-benar seperti terisolasi dari dunia luar! Bahkan kesadaran ilahi miliknya seperti mengalami kehampaan setelah Li Yian bermeditasi 10 hari ini.

__ADS_1


Baammm..!


Ledakan di benak Li Yian langsung terjadi, dahi dan pelipis Li Yian berkerut hebat.


Di dimensi jiwa milik Li Yian.


Kini di dimensi jiwa milik Li Yian, terus jadi dentuman besar! Bahkan dimensi ini retak dan akan seperti langsung hancur berkeping-keping.


Shui Ling dan Huo Ling yang kini keberadaan mereka berjauhan langsung keluar setelah keanehan terjadi.


"Apa yang terjadi dengan tuan Li Yian? Bagaimana bisa dimensi jiwa ini seperti akan hancur?" Ucap Shui Ling dengan wajah panik.


"Jika kamu bertanya dengan ku, maka aku akan bertanya dengan siapa?" Bentak Huo Ling dengan marah.


Dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi! Jadi dia akhirnya memberanikan diri untuk bekerja sama dengan Shui Ling.


"Kamu bantu lindungi aku dan salurkan energi Qi murni milik mu, aku akan mencoba berkomunikasi dengan tuan Li Yian!" Ucap Huo Ling.


Shui Ling yang di ajak seperti itu hanya bisa mendengus kesal! Namun akhirnya dia setuju.


"Baiklah, untuk hal mendesak seperti ini aku akan berkompromi!" Ucap Shui Ling dengan sangat enggan.


Akhirnya kedua orang itu duduk berhadapan, tangan mereka saling menempel! Akhirnya mereka seperti menyatukan pikiran mereka.


Setelah itu aura kuat langsung meledak.


Baammm..!


"Tuan Li Yian, apa yang terjadi dengan tuan?" Huo Ling be bicara dengan Li Yian.


Namun komunikasi dia seperti terisolasi oleh tekanan yang sangat kuat! Tekanan itu seperti air bah yang datang tanpa henti, bahkan malah semakin besar dan deras.


Itu karena aura murni dari alam kesadaran ilahi milik tuan Ying Yuan, masuk ke dimensi jiwa milik Li Yian.


Akhirnya kedua orang itu hanya bisa mencoba lagi lebih keras.


\=


\=

__ADS_1


Terimakasih sudah mendukung novel ini.


...


__ADS_2