
Chapter 042 \= BERITA BURUK MENYEBAR.
\=
\=
Kini di meja Li Yian, Baba Yaga dan Ming Qionglin sudah tersaji banyak makanan enak! Ini semua adalah maha karya Baba Yaga dan bantuan sedikit dari Ming Qionglin.
Seketika mereka berdua seperti serasi dalam menciptakan meja penuh makanan, karena Baba Yaga yang sekarang sudah tidak memperdulikan apapun lagi.
Baba Yaga makan dengan lahap, dengan suara mulut yang menceplak dengan kuat seperti sangat menikmati makanan itu, Ming Qionglin juga hampir sama namun dia makan lahap dengan senyap.
Setelah menggunakan tenaga dalamnya yang sangat berlebihan dia sangat kelaparan, sehingga dia mendukung Baba Yaga dengan memesan makanan yang sangat banyak.
"Saudara Li Yian, kenapa kamu tidak makan dengan lahap?" Ucap Baba Yaga sambil masih mengunyah makanan.
Hingga daging yang sudah di kunyah hampir saja menghambur ke mana-mana, namun Li Yian tidak terlalu memperdulikan dia hanya menjawab seadanya.
"Aku tidak terlalu lapar!" Jawab Li Yian, sambil menyesap arak yang berwarna merah cerah.
Sedangkan di samping meja Li Yian dan Baba Yaga beberapa pemuda masih bercerita dengan sangat bersemangat.
Barus saja Li Yian ingin mendengarkan lagi cerita dari beberapa pemuda pemburu hewan buas itu, di jalan utama kota kecil itu orang-orang berbondong-bondong datang dengan banyak barang bawaan mereka masing-masing.
Mereka adalah orang-orang yang kembali lagi tidak lagi menyeberang menuju wilayah barat, karena di sana terjadi kerusuhan besar dan banyak rumor beredar.
Mereka yang hendak berangkat mendengar berita buruk beredar sehingga mereka memilih untuk menunda selama mungkin setelah masalah ini di selesaikan.
"Sial, aku sudah menghabiskan seluruh harta ku untuk peradangan ini! Bagiamana bisa terjadi masalah seperti ini di perjalanan." Keluh salah satu saudagar yang tidak jadi menyebrang antara wilayah.
"Sial, bagaimana ini bisa terjadi?" Ucap seseorang di pinggir jalan.
"Apa kamu tidak dengar, kata orang-orang pemburu binatang di hutan! Banyak orang yang mati di gurun akibat dari serangan misteri, sehingga para pengawal pendamping tidak ada yang berani mengawal untuk menyebrang ke wilayah barat!" Seseorang di sana ada yang mengingatkan.
Pengetahuan dia susah hampir setara dengan pemuda yang bercerita di samping Li Yian.
Seketika, kota kecil tempat peristirahatan di sana langsung gaduh! Banyak orang yang terus berbicara rumor tentang kekuatan misterius yang membunuh banyak orang.
Sedangkan dua orang yang sedang bersembunyi di kegelapan hanya tersenyum menyeramkan.
"He-he-he...! Mereka tidak tahu, bahwa itu ulah dari orang kepercayaannya Yang mulia Nam Lutu." Ucap orang itu dengan lirih.
__ADS_1
Namun nafas dia yang terbuka seperti itu langsung di rasakan oleh Li Yian! Sedangkan dia tidak tahu bahwa persembunyiannya yang sekarang sudah di ketahui.
Keduanya masih mengintai Li Yian dan Baba Yaga! Namun pandangan mereka seperti mencemooh Baba Yaga.
Pikir mereka Baba Yaga adalah orang hebat, ternyata dia adalah orang yang bodoh dan hanya tahu makan saja.
*
*
*
Li Yian di meja makan yang sedang minum arah sambil fokus mengawasi tiba-tiba langsung menegang.
'Ternyata kalian di sana, sungguh orang yang cerdik dalam menyembunyikan aura miliknya!' ucap Li Yian di benaknya.
Dia berbicara seperti itu karena sejak tadi dia bisa merasakan hawa keberadaan mereka berdua namun tidak bisa menemukan petunjuk kepastian di mana mereka benar-benar bersembunyi.
Sehingga sampai sekarang dia baru merasakan, jadi Li Yian memuji mereka berdua dengan orang cerdik.
"Teman, aku pergi ke belakang dulu! Terlalu banyak minum membuat aku tidak tahan." Ucap Li Yian kepada Baba Yaga.
Dia berucap demikian untuk mengelabuhi musuh bukan membodohi Baba Yaga, namun karena itu Baba Yaga malah tidak sadar dan seperti di bodohi Li Yian.
Dia tidak terlalu peduli dengan Li Yian mau pergi kemana sekalipun, selagi dia sedang makan jika belum kenyang pantang pulang.
Li Yian pergi ke belakang rumah makan, sedangkan dua orang yang mengawasi mereka juga mengacuhkan Li Yian.
Menurut mereka Li Yian, seperti wanita di samping Baba Yaga yang tidak memiliki aura siluman sama sekali! Sehingga keduanya terus memperhatikan Baba Yaga dan mencari orang kuat lainya di kota kecil itu.
Menurut Nam Lutu, orang itu akan segera menyebrang ke wilayah barat! Sehingga kedua orang itu masih yakin jika orang yang di maksud Nam Lutu ada di kota ini.
Tebakan mereka tidak salah, namun mereka salah menghadang di sini! Seharusnya mereka berkumpul bersama orang-orang kuat lainya di wilayah barat di lajur gurun.
Li Yian yang sudah sampai di belakang merasakan kehadiran aura kedua orang yang bersembunyi di kejauhan! Di sana memang ada pepohonan yang rimbun dan cukup gelap sehingga keduanya tidak dapat di ketahui dengan mudah.
Woooss...!
Li Yian menghilang dari belakang rumah makan itu seperti sedang melakukan teleportasi! Tubuhnya langsung menjadi bayang-bayang.
Tap..!
__ADS_1
Li Yian muncul di antara keduanya, lalu langsung berucap.
"Apa yang kalian lihat di sini sedari tadi?" Tanya Li Yian penasaran.
Degg...!
Keduanya terkejut, karena tidak merasakan aura apapun namun di samping telinga mereka ada orang yang menegur.
Setelah keduanya menengok, kedua orang itu langsung reflek menyerang dengan kekuatan penuh milik mereka masing-masing sebagai perlindungan diri.
Tangan keduanya langsung terayun ke arah kepala Li Yian.
Namun dengan santai Li Yian mengangkat tangan juga, tiga tinju langsung beradu di sana.
Baaammmm..!
Baammm..!
Dua pukulan dengan ledakan keras bergema di tengah kota kecil itu.
Setelah itu aura kuat langsung menyebar.
Buuuffff...!
Baba Yaga yang sedang memakan daging panggang langsung menyemburkan daging di mulutnya! Daging yang sudah di kunyah itu langsung berhamburan ke depan.
Beberapa pemuda yang sedang be bicara dengan temannya tentang penyerangan misterius langsung terkena semprotan Baba Yaga tersebut.
Mereka semua langsung terpental jatuh ke lantai, mereka seperti terdorong oleh senjata rahasia yang di lemparkan dengan kekuatan penuh.
Sehingga mereka semua langsung terkapar dan bagian yang terkena daging kunyahan milik Baba Yaga langsung lebam seperti telah di hantam pukulan keras.
"Sial, saudara Li Yian menghajar seseorang tidak mengajak aku!" Keluh Baba Yaga.
Dia tahu setelah merasakan bentrok aura yang kuat tidak jauh dari rumah makan itu! Baba Yaga yakin itu adalah aura milik Li Yian.
"Sial, apa yang kamu lakukan? Apa aku bermusuhan dengan kamu sehingga kamu menyerang seperti ini?" Bentak pemuda pemburu hewan buas yang terkena semburan daging dari mulut Baba Yaga.
Dia sangat marah, sehingga dia langsung membentak Baba Yaga seperti itu.
\=
__ADS_1
\=
...