
Chapter 033 \= BERITA KEHANCURAN KELUARGA LUN MENYEBAR.
\=
\=
Suasana di kediaman keluarga Lun kini sangat sepi, hanya tersisa pelayan rumah dan pengurus hal kecil lainnya.
Semua keluarga utama hingga cabang sudah di bantai habis, sehingga hanya terdapat tumpukan mayat dari anggota keluarga Lun.
Akibat dari kesombongan tuan muda kedua, hingga menyebabkan kehancuran keluarga besar seperti ini.
Karena sudah benar-benar menang, tetua ke empat keluarga Meng langsung kembali ke kediaman keluarga! Lalu memberitahukan kepada kepala keluarga Meng bahwa penyerangan keli ini sukses besar.
Mereka hanya kehilangan beberapa pasukan saja, sisanya tidak ada kerugian lainnya! Sehingga kepala keluarga Meng langsung mengambil posisi kekuasaan keluarga Lun di wilayah timur.
Dia langsung menyebar rumor hancurnya keluarga Lun, yang di kalahkan oleh keluarga Meng! Sehingga membuat gempar wilayah timur.
Banyak keluarga besar lainnya yang melakukan perkumpulan darurat, mereka melakukan itu untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.
Meskipun mereka semua tahu keluarga Lun dan keluarga Meng selalu bermusuhan seperti air dan minyak! Namun selama ini keluarga Meng selalu di tekan.
Namun kenapa ada berita menyebar bahwa keluarga Lun sekarang di musnahkan oleh keluarga Meng, jadi mereka sangat penasaran.
Para kepala keluarga kuat lainya di wilayah timur mengirim orang untuk menggali informasi kebenaran dari rumor itu.
Setelah siasatnya sukses, tetua keempat keluarga Meng duduk tenang di ruang kerjanya di kediaman keluarga Meng.
Tak lama kemudian, kepala keluarga Meng masuk.
"Tetua ke empat, rencana anda sukses besar! Mari kita rayakan dengan pesta keluarga, hari ini adalah hari di mana keluarga Meng naik ke puncak... Ha-ha-ha." ucap kepala keluarga Meng sambil tertawa bahagia.
Dia duduk di depan tetua ke empat dengan mata berbinar, dia sangat beruntung mempunyai keponakan yang sangat berbakat seperti dia karena tetua ke empat sangat ahli dalam mengatur strategi dan membaca situasi.
Meskipun umurnya masih di bilang cukup muda, namun dia sangat menjanjikan.
"Kepala keluarga, kita jangan langsung merayakan dulu kemenangan ini. Kita harus mengundang orang yang bernama Baba Yaga dan Li Yian ke kediaman kita, setelah itu kita ucapkan terimakasih yang dalam kepadanya jika dia tidak mempermasalahkan kita menghancurkan keluarga Lun, maka di hari itu pula kita pesta kemenangan!" ucap tetua keempat panjang lebar.
Dia masih sangat takut jika harus berhadapan dengan Li Yian, jangankan berhadapan berpapasan saja jika masih berada pendapat itu sangat mengerikan.
__ADS_1
Setelah mendengar susul tetua ke empat, kepala keluarga Meng langsung tertegun! Dia langsung takut, membayangkan cerita tetua keempat kal itu sang mengerikan.
"Baiklah, aku setuju akan itu. Tetua ke empat mohon kembali atur rencana ini!" kepala keluarga Meng langsung menyerahkan tugas berat ini kembali pada tetua keempat.
*
*
*
Sedangkan di luar berita kehancuran keluarga Lun sudah menyebar luas, bahkan keluarga biasa dan orang-orang pemerintahan sudah tahu.
Sehingga tidak terkecuali saudagar kaya yang rumahnya di tinggali Li Yian dan Baba Yaga.
Pemilik rumah sudah mendapatkan kabar ini, dia sekarang sedang berada di depan pintu kamar Li Yian! Dia ingin mengetuk pintu namun segan, dia mempertimbangkan di kepalanya sampai akhir dia memutuskan untuk memberi tahu Li Yian.
Tok..Tok.. Tok..!
"Tuan, aku ingin menyampaikan berita mengenai keluarga Lun!" ucap pemilik rumah.
Dia meskipun sebagai pemilik rumah, seperti pelayan di depan Li Yian maupun Baba Yaga sikapnya sangat di jaga dan dalam berbicara selalu di pikir matang-matang.
Karena dia takut salah berbicara dan bisa menyinggung orang super kuat seperti Li Yian dan Baba Yaga itu.
"Tuan pemilik rumah, ada kabar apa dari keluarga Lun itu?" ucap Li Yian.
Dia sedang senang karena sudah berhasil banyak menyerap batu kristal energi Qi, sehingga merasakan luapan energi di dantian dan lautan jiwa kesadarannya.
Sehingga ketika pemilik rumah mengganggu, dia tidak keberatan jadi dia menyapa dengan ramah.
"Tuan, kami mendengar keluarga Lun telah di hancurkan oleh keluarga Meng!" ucap pemilik rumah dengan lirih.
Dia takut Li Yian meledak marah, karena biasanya orang kuat adalah orang yang pemarah.
"Siapa itu keluarga Meng?" tanya Li Yian heran.
Setelah Li Yian menjawab dan tidak marah pemilik rumah cukup lega, ternyata dia salah dalam pemikiran di awal.
"Itu, Keluarga Meng adalah keluarga yang bersaing berat dengan keluarga Lun! Kedua keluarga tidak pernah akur dari dulu, entah mereka sedang beruntung atau mereka tahu bahwa pasukan keluarga Lun sudah di musnahkan oleh tuan, sehingga mereka menyerang keluarga Lun!" jawab pemilik rumah.
__ADS_1
Penjelasan dia langsung di pahami oleh Li Yian, namun dia tidak berpikir panjang jika keluarga Lun musnah maka bagus tidak akan ada ancaman untuk keluarga saudagar kaya ini.
"Jika mereka musnah oleh keluarga Meng yang termasuk musuh lamanya ya bagus, berarti itulah akibat dari banyak musuh! Sedangkan jika keluarga Meng tahu bahwa pasukan keluarga Lun di habisi oleh Baba Yaga maka itu adalah kecerdasan mereka dalam memanfaatkan peluang, itu tidak masalah! Apa ada lagi?" Li Yian langsung menjelaskan sambil bertanya apa ada yang penting lagi.
Jika tidak, dia akan bermeditasi kembali untuk menyebarkan manfaat energi Qi di semua meridian miliknya.
"Sudah tidak ada tuan." ucap pemilik rumah itu dengan canggung.
Karena dia lagi-lagi salah sangka, dia pikir Li Yian akan marah dengan keluarga Meng dan meminta penjelasan.
Padahal pemikiran dari Li Yian adalah, musuhnya musuh adalah teman sehingga Li Yian tidak masalah sedikitpun.
Akhirnya Li Yian kembali masuk ke dalam kamarnya, sedangkan pemilik rumah pergi dari sana.
*
Di kamar sebelah, Baba Yaga sedangkan berjuang mati-matian menggunakan metode penyerapan energi siluman yang terkandung dalam inti kristal siluman.
Di depan Baba Yaga, hanya sisa satu kristal siluman! Setelah Baba Yaga meningkatkan teknik itu inti kristal siluman langsung terserap habis sampai bisa di lihat dengan pandangan mata bisa.
Setelah selesai, Baba Yaga langsung melompat kegirangan..
Saking senangnya dia berjingkrak-jingkrak di dalam kamar.
Boooommm...!
Baba Yaga menerobos dinding untuk masuk ke kamar Li Yian, karena menurutnya memutar lewat pintu itu sangat lambat sehingga dia langsung menerobos tembok agar sampai ke kamar Li Yian.
Li Yian yang sudah mulai fokus langsung terlonjak dan kembali sadar karena ledakan dari dinding kamarnya.
"Saudara Li Yian, terimakasih sudah memberikan teknik yang paling berguna!" ucap Baba Yaga sambil melompat dan memeluk Li Yian.
Hingga Li Yian yang sedang duduk bersila terdorong ke belakang.
Baammm..!
Li Yian langsung menendang Baba Yaga kembali hingga terpental mundur dan kembali masuk ke kamar Baba Yaga semula.
\=
__ADS_1
\=
..