
Chapter 059. BABA YAGA PUTUSASA.
\=
\=
Kini di puncak bukit yang memanjang itu terbentuk kawah besar, Baba Yaga terus menggali hingga hampir malam tiba.
Energi siluman miliknya, sudah mulai melemah karena di gunakan terus menerus! Baba Yaga terus menggali bekas gua misterius dengan sangat brutal.
Hingga getaran di bukit yang memanjang sangat terasa, bahkan Ming Qionglin menjauh.
Sampai-sampai Baba Yaga menggunakan senjata garukan miliknya di gunakan untuk menggali batu bukit itu! Kini penampilan Baba Yaga sudah seperti petani di ladang.
Baju penuh debu, senjata garukan kotor dengan tanah! Sehingga jika ada orang lain di sana pasti mereka mengira Baba Yaga sedang membajak sawah dengan garukan di tangannya.
Mata Baba Yaga sudah memerah, keringat bercucuran dan meridian di tangannya sudah bengkak! Karena seharian itu Baba Yaga gunakan untuk mengalihkan energi siluman ke dalam senjata garukan miliknya.
"Saudara Li Yian, di mana kamu? Jika kamu mendengar suara ku! Maka kamu harus menjawabnya." Ucap Baba Yaga dengan lirih.
Buummm...!
Kini Baba Yaga menjadi bentuk silumannya, tubuhnya langsung berubah hampir tiga kali lipat besarnya.
Otot-otot menonjol! Aura yang tadinya lemah kini langsung mengganas, aura di antara langit dan bumi langgeng terhisap oleh tubuh Baba Yaga sekarang.
Kepadatan di dalam formasi pengumpul energi siluman sangat bagus, sehingga perubahan siluman Baba Yaga semakin mengerikan. Bahkan senjata yang biasanya terlihat besar saat di pegang Baba Yaga kini terlihat begitu kecil.
Boooommm...!
Boooommm...!
Boooommm..!
Setelah perubahan itu, semangat Baba Yaga meningkatkan lagi! Bahkan hampir tiga kali lipat, setelah menembus ranah baru kekuatan Baba Yaga meningkatkan drastis.
Tekanan serangan Baba Yaga pada bukit itu menjangkiti lagi, kini bukit itu bergetar hebat! Asap tebal akibat ledakan yang di lakukan dari serangan Baba Yaga membumbung tinggi.
Jarak dari ratusan kilometer bisa melihat jelas asap itu, sayangnya di bukit ini jarak antara tempat yang di huni di wilayah timur dan wilayah barat sangat jauh, sehingga tidak terlihat oleh penduduk biasa.
Namun karena serangan Baba Yaga sangat kuat, membuat orang-orang kuat di wilayah barat yang merasakan aura ini merasa terancam.
__ADS_1
*
Di wilayah barat, ada tiga orang yang sedang mengawasi istana Nam Lutu! Namun di dalam istana tidak ada pergerakan.
Orang-orang ini adalah utusan dari Baba Vaga! Karena di perintahkan oleh ratu klan Baba mereka langsung bergerak.
Saat ketiga orang ini memantau dan merasakan aura yang ada, langsung merasakan datang aura mengerikan dari perbatasan wilayah barat dan wilayah timur.
"Apa kamu merasakan aura ini?" Ucap salah satu dari mereka bertanya.
"Ya, tapi seperti tidak asing! Namun aura ini milik siapa?" Yang lainnya bertanya.
Dia merasa aura yang menurutnya dia kenal, namun dia lupa itu di mana! Bagaimana dia tidak lupa, dia sudah merasakan aura di berbagai wilayah barat, karena sering menerima misi dari ratu Baba Vaga.
"Tunggu sebentar, aku ingat ini aura siapa!" Orang yang sejak tadi diam kini langsung berucap.
"Coba katakan, ini aura milik siapa?" Orang yang merasakan aura pertama kali langsung penasaran.
"Ini aura milik tuan muda, aku sangat ingin! Karena saat tuan muda akan pergi kembali setelah pulang beberapa waktu, aku sempat mengikuti atas perintah dari ratu!" Ucap orang yang terakhir berbicara.
"Sial, tuan muda sudah kembali lagi, namun sekarang dia sudah memiliki aura seperti ini!" Jawab yang lainnya dengan senang.
"Sial, ucapan kamu benar!"
Setelah itu ketiganya sepakat, lalu bergegas menuju wilayah perbatasan antara wilayah barat dan timur.
Mereka bisa di bilang, petarung gelap klan Baba! Karena hanya menerima misi langsung dari ratu klan Baba.
Sedangkan tetua dari klan Baba tidak berhak memberikan perintah, bahkan hampir tidak tahu siapa saja anggota petarung gelap klan Baba.
*
*
*
Di tempat Baba Yaga.
Saat ini, Baba Yaga putusasa! Bagiamana tidak putus asa, dia sudah mencapai batasnya namun Li Yian belum di temukan.
Bahkan kini setengah dari bukit itu sudah hancur lebur di serang Baba Yaga! Ming Qionglin juga sudah terpental mundur sangat jauh karena serangan Baba Yaga benar-benar mengerikan.
__ADS_1
Jika saja formasi pelindung yang Li Yian berikan pada Ming Qionglin tidak berfungsi, tubuh Ming Qionglin yang sebagai manusia sudah pasti hancur lebur menguap menjadi kabut darah, karena serangan Baba Yaga dan di tambah tekanan dari formasi pengumpul energi siluman.
Namun karena formasi pelindung itu masih aktif, sehingga dia tidak terbunuh bahkan di bilang dia masih aman dan terlindungi.
Saat Baba Yaga tergolek lemah di dasar kawah, ada tiga aura kuat yang datang begitu cepat menuju ke kawah yang di gali Baba Yaga.
Tatapan Baba Yaga memang kosong, namun dia bukan orang bodoh sehingga setelah ada aura mendekat dia langsung tahu.
Sehingga dia bersiap siaga, namun karena sudah begitu kelelahan dia hanya bisa bersandar di senjata garukan miliknya.
Kini setelah perubahan siluman barusan, tujuh Baba Yaga menerima beban beratnya! Karena dia begitu memaksakan kekuatan baru miliknya.
Sehingga tubuhnya saat ini tidak sanggup untuk menambah itu.
Tap..Tap..Tap..!
Tidak jauh dari Baba Yaga, tiga orang dengan menggunakan pakaian serba hitam dengan wajah tertutup sesuatu yang samar berdiri.
Ketiganya dalam bertugas selalu tidak menyebutkan nama, sehingga selalu berkata dengan hak yang mereka saja yang mengerti.
"Siapa kalian?" Tanya Baba Yaga setelah melihat ketiganya masih diam.
"Maaf tuan muda, kami tidak bisa memberitahu siapa kami! Namun kami sedang menjalankan tugas dari ratu klan Baba!" Jawab salah satu dari mereka.
Jika itu orang lain, bukan Baba Yaga ketiganya tidak akan menyebutkan klan Baba sedikitpun! Namun karena ketiganya sudah memastikan bahwa di depan mereka adalah tuan muda klan Baba sehingga langsung mengakuinya.
"Kalian di utus oleh orang tua itu?" Tanya Baba Yaga kembali.
Dia jarang memanggil ibu, karena dia sudah hidup mandiri sejak kecil! Namun dia mengakui bahwa Baba Vaga adalah ibunya, namun dia menolak bahwa Nam Lutu adalah ayahnya.
"Benar, tapi tidak bertujuan ke sini! Namun setelah merasakan aura tuan muda yang seperti sedang bertarung, namun semakin lama semakin melemah sehingga kami bergerak ke sini untuk menyelamatkan tuan muda!" Jawab orang yang tadi berbicara.
"Benarkah, apa bukti kalian di kirim orang tua itu?" Baba Yaga masih cukup waspada.
Karena di mintai bukti, salah satu dari mereka langsung mengeluarkan lencana yang di berikan langsung oleh ratu klan Baba.
Setelah melihat itu, Baba Yaga juga mengenalinya lalu dia bernafas lega! Setelah mengambil nafas dalam Baba Yaga langsung ambruk namun dia tidak pingsan, hanya tatapan matanya seperti orang bodoh.
\=
..
__ADS_1