Pendekar Dewa Terkutuk 2

Pendekar Dewa Terkutuk 2
066 PEMURNIAN TUBUH


__ADS_3

Chapter 066. PEMURNIAN TUBUH.


\=


\=


Baba Yaga masih duduk di ruang perawatan dengan linglung, dia memikirkan di mana Li Yian saat ini! Karena yang dia ingat saat itu dia berada di daerah perbatasan, namun sekarang tiba-tiba ada di kediaman klan Baba.


Saat sedang merenung, pintu terbuka! Tabib Tacia mendorong pintu lalu masuk, dia membersihkan seseorang masuk setelahnya.


Wanita anggun dan cantik masuk! Terlihat seperti wanita paruh baya namun benar-benar mempesona dan memiliki aura bangsawan! Sedangkan matanya hanya memiliki warna putih seperti tidak memiliki pupil mata.


"Ternyata kamu sudah sadar! Prediksi yang aku pikirkan benar-benar salah." Ucap wanita cantik itu.


Setelah itu dia menggelengkan kepalanya, dia berjalan perlahan dengan tongkat hitam di tangannya, setelah dekat dengan Baba Yaga tongkat itu di gunakan untuk menyerang Baba Yaga dengan sangat cepat dan kuat.


Baammm..!


Krek..!


Ujung tongkat hitam itu mengalami keretakan, setelah itu ujung tongkat yang retak seketika patah.


Sedangkan Baba Yaga mundur beberapa langkah, dia merasa perutnya di tusuk namun tidak sakit.


"Ratu, anda?" Ucap tabib Tacia dengan terkejut.


Dia tahu seberapa kuat tongkat yang di miliki oleh ratu klan itu! Karena di kabarkan bawah tongkat itu terbuat dari bahan yang sangat bagus, bahkan menyerupai bahan pembuatan senjata spiritual tingkat tinggi.


Meskipun masih bahan, bisa sampai hancur seperti itu bisa di katakan tubuh tuan muda Baba sangat kuat.


"Benar-benar, pemurnian tubuh!" Ucap Baba Vaga setelah menyerang anaknya itu.


"Ibu apa yang anda lakukan?" Ucap Baba Yaga tidak begitu percaya dia di serang oleh ibunya sendiri.


"Anak bodoh, apa kamu tidak merasa bahwa tubuh mu banyak berubah dari sebelumnya?" Tanya Baba Vaga sedikit membentak.


Kata-kata dia seperti tidak ada nasa kasih sayang! Namun Baba Yaga tahu bahwa ibunya benar-benar peduli terhadapnya.


"Ya memang ada! Tapi ini seperti sebuah zirah yang melekat di dalam tubuh ku." Ucap Baba Yaga dengan jujur.


"Ratu, apa maksud anda adalah pemurnian tubuh yang legendaris itu?" Tabib Tacia tidak sadar langsung berucap seperti itu.

__ADS_1


Dia seperti bertanya ingin segera mengkonfirmasi bahwa tebakan dia benar setelah mendengar ucapan dari ratu klan Baba itu.


Baba Vaga hanya mengangguk sedikit, lalu dia menujuk ke arah tongkat miliknya! Yang ujungnya sudah patah itu.


"Apa kamu melihatnya, tongkat ini saja sampai patah padahal baha dari tongkat ini termasuk dari beberapa yang paling keras di alam Tanasilam ini." Jawab Baba Vaga sambil menunjukan tongkat miliknya.


Tabib Tacia jelas tau, karena dia pernah beberapa kali melihat Baba Vaga melawan musuh kuat hanya bersenjatakan dengan tongkat itu, sedangkan musuhnya menggunakan pedang dan parang dengan tingkah senjata yang tinggi.


Ini bisa membuktikan bahwa tongkat itu juga sangat kuat.


"Bocah mendekat lah!" Baba Vaga berucap.


"Baik ibu..!" Jawab Baba Yaga sangat patuh, di hadapan Baba Vaga dia seperti anak kecil jika saja Li Yian melihat ini dia akan tertawa di hatinya.


Setelah sampai di hadapan ibunya itu, Baba Yaga diam! Dia menunggu apa yang akan di lakukan oleh ibunya.


Baba Vaga memegang denyut nadi di tangan Baba Yaga! Lalu setelah selesai dia memegang kepala Baba Yaga dengan keras, namun setelah menekan dengan kekuatan tertentu baru Baba Yaga berteriak.


"Aaahhhk sakit..!" Keluh Baba Yaga.


"Baiklah, sekarang ibu tau seberapa kuat tubuh pemurnian hampa ini!" Ucap Baba Vaga sambil tersenyum simpul.


2/3 kekuatan dia, bisa membuat satu kota besar di alam Tanasilam hancur berkeping-keping! Sedangkan itu hanya pertahanan dari Baba Yaga, sehingga bisa di pastikan itu adalah pertahanan mutlak.


*


*


*


"Baiklah, tubuh mu sekarang baik-baik saja! Maka istirahat lah untuk memulihkan kondisi yang lain." Ucap Baba Vaga setelah itu dia hendak pergi.


"Ibu tunggu! Aku kembali ke alam Tanasilam ini bersama dengan sahabat ku, tapi dia entah ke mana sekarang, bisakah ibu memberi tahu kondisi dia sekarang?" Baba Yaga tampak sedih saat mengungkit tentang Li Yian.


"Bocah laki-laki muda itu maksudnya? Dia baik-baik saja, pasti jika dia menganggap kamu teman dia akan muncul di sini!" Jawab Baba Vaga, lalu langsung pergi tanpa menoleh sedikitpun.


Meskipun menoleh juga tidak ada gunanya, toh dia tidak bisa melihat sehingga itu tidak ada gunanya.


Baba Vaga berjalan dengan lancar di bantu dengan tongkat hitam di tangannya dan juga energi tipis yang dia keluarkan dari matanya.


Akhirnya tabib Tacia juga ikut keluar! Karena tidak ada yang bisa dia lakukan lagi di sini.

__ADS_1


Baba Yaga hanya menghela nafas lega! Dia sang percaya dengan ucapan dari ibunya itu.


Karena sejak dia masih kecil, ibunya tidak pernah berbohong kepadanya! Bahkan dia berkata jujur tentang ayahnya Nam Lutu yang sudah membuang dirinya.


Akhirnya, Baba Yaga kembali memeriksa tubuhnya sendiri! Setelah itu dia mengeluarkan senjata garukan miliknya.


Dengan senjata itu, dia menggoreskan ke tubuhnya sendiri! Namun Baba Yaga tidak merasa sakit, setelah itu dia merasa bahagia.


"Saudara Li Yian, setelah kita bertemu kembali aku akan menantang mu berduel!" Ucap Baba Yaga dengan senyum tipis di wajahnya.


Dia yakin, dengan kekuatan pertahanan ini bisa mengalahkan Li Yian kedepannya! Namun untuk memastikan kemenangan mutlak dia langsung berlatih kultivasi di dalam kamar perawatan itu.


Setelah bermeditasi sebentar, tubuh Baba Yaga langsung memancarkan cahaya keemasan! Jika saja orang melihat ini, mengira Baba Yaga sedang menggunakan baju zirah emas.


Aura emas itu mengelilingi tubuh Baba Yaga dengan mutlak, dari dalam dan luar kulitnya! Ini yang membuat pemurnian tubuh hampa benar-benar di sebuah pemurnian tubuh legendaris.


*


Woosss..!


Di puncak bukit yang tinggi menjulang, keadaan masih seperti semula saat Li Yian melihat di sini hancur lebur.


Namun sekarang lebih suyi, Li Yian melihat ke arah barat dia seketika bingung akan melakukan apa.


Sedangkan untuk mencari Baba Yaga dia juga tidak tahu haru ke mana! Akhirnya dia hanya bisa mencari informasi di mana letak klan Baba berada.


Wusss..!


Li Yian seketika menjadi sebaris cahaya, dia sudah tidak peduli lagi jika Nam Lutu maupun musuh kuat lainnya merasa energi miliknya yang di sebut energi dewa oleh mereka.


Li Yian terbang dengan kecepatan tinggi, namun setelah itu dia melintasi gurun pasir yang panjang! Hanya ada perbukitan pasir di hadapan dia.


Setelah terbang cukup lama Li Yian merasakan aura lain di sekitar sana! Akhirnya Li Yian tersenyum dan menuju ke arah aura itu.


Karena di gurun seperti ini bisa ada aura, di tambah aura itu benar-benar memancarkan kebengisan dan begitu gelap menurut Li Yian.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2