Pendekar Dewa Terkutuk 2

Pendekar Dewa Terkutuk 2
036 = TEKNIK PENYERAPAN AURA DAN JIWA


__ADS_3

Chapter 035 \= TEKNIK PENYERAPAN AURA DAN JIWA.


\=


\=


Baba Yaga dan Li Yian yang masih mengobrol di paviliun kini mendadak berhenti, karena mereka merasakan ada banyak orang yang menghampiri ke paviliun yang saat ini di tempati.


Tidak butuh waktu lama rombongan dari keluarga Meng datang di pimpin oleh kepala keluarga Meng dan tetua ke empat keluarga Meng.


Senyum cerah terpancar dari keduanya, setelah sampai di hadapan Li Yian dan Baba Yaga keduanya hampir membungkuk hormat, melihat kepala keluarga dan tetua ke empat hormat seperti itu.


Akhirnya anggota inti keluarga Meng juga ikut sedikit membungkuk untuk menyambut Li Yian dan Baba Yaga.


Dari raut muka semuanya, terlihat senyum menyanjung yang sangat tinggi! Terutama tetua ke empat dan kepala keluarga Meng.


"Tuan-tuan, selamat datang di kediaman keluarga Meng yang sederhana ini!" ucap kepala keluarga Meng dengan basa-basi.


"Terimakasih atas sambutannya!" jawab Li Yian.


"Ya ucapan mu memang benar ini adalah kediaman yang sederhana!" jawab Baba Yaga.


Ucapan Baba Yaga membuat raut wajah orang-orang inti keluarga Meng sedikit mengerut! Jika saja tidak dalam situasi seperti ini, mereka akan sedikit tersinggung dan mempertanyakan balik apa maksud Baba Yaga.


Namun karena perintah penekanan tadi di aula utama, sehingga orang-orang itu berusaha kuat untuk sabar dan tetap dengan wajah terus menyanjung.


"Yang di katakan tuan Baba Yaga memang benar, makanya kami meminta maaf! Hanya bisa mengundang tuan-tuan ke kediaman yang sederhana ini, semoga saja tuan-tuan berkenan!" ucap kepala keluarga Meng masih dengan senyum.


"Mari masuk, kami sudah menyiapkan jamuan besar untuk tamu terhormat!" kepala keluarga Meng kembali berucap lalu dengan isyarat tangan agar keduanya berjalan di depan.


"Bagus ini sambutan yang baik...!" ucap Baba Yaga.


Dia meras ini adalah sambutan yang benar untuk orang hebat seperti dirinya! Karena mencari orang hebat di alam Tanasilam yang bisa menandinginya sangat jarang.


Kesombongan langsung terlihat di wajah Baba Yaga yang berseri-seri! Dia merasa bahwa ini semua pantas.


Li Yian yang melihat ini hanya bisa menggelengkan kepalanya, karena anak ini jika di sanjung sedikit saja langsung terbang.


Makanya dia tidak pernah menyanjungnya sedikit pun, karena agar dia bisa berkembang ke tahap yang lebih tinggi! Jika terus terbang seperti ini, Li Yian khawatir bahwa Baba Yaga merasa paling hebat dan tidak berpikir bahwa masih ada langit di atas langit.


Akhirnya semua orang sampai pada tempat perjamuan, di sana ada meja makan besar dengan di atasnya berbagai makanan mewah yang ada di wilayah timur ini di sajikan.

__ADS_1


Di setiap sudut ada pelayanan cantik milik keluarga Meng.


Li Yian langsung duduk, sedangkan Baba Yaga memandang sekeliling dengan sangat puas! Karena yang dia harapkan ada semua, makanan minuman yang pasti wanita cantik ini adalah keseimbangan sempurna.


*


Sedangkan di wilayah barat.


Di istana milik Nam Lutu, ada ledakkan aura gang sangat kuat.


Baaammmm...!


Aura mendominasi langsung di rasakan oleh orang-orang Nam Lutu.


Di dalam ruang tertutup, Nam Lutu sedang duduk bersila dia sedang bermeditasi menetap inti kristal siluman.


Metode ini hampir sama dengan milik Baba Yaga yang di ajarkan oleh Li Yian! Namun metode Nam Lutu lebih kotor, karena esensi buruk dari energi inti kristal siluman ikut terserap.


Sehingga membuat aura pemangsa dan penekanan tidak bisa di sembunyikan sama sekali! Aura binatang buasnya tidak bisa di kontrol sehingga sedikit membahayakan bagi si pemilik.


Namun Nam Lutu adalah siluman yang cerdik, dia bisa menyembuhkan ini begitu dalam sehingga sangat sulit untuk mengintimidasi Nam Lutu di medan tempur.


"Ha-ha-ha, akhirnya aku sampai di masa jaya ku sebelumnya!" ucap Nam Lutu dengan bangga.


Namun dia tidak buru-buru, Nam Lutu lebih memilih menyeimbangkan dulu kekuatan itu di dalam tubuhnya.


Meskipun dia pernah memiliki kekuatan seperti ini, namun tubuhnya kali ini belum terbiasa kembali setelah terluka sangat parah.


Akhirnya dia memejamkan mata kembali untuk bermeditasi.


Di luar istana langsung kembali normal, karena Nam Lutu langsung menarik aura miliknya kembali.


Orang-orang di sana langsung merasa lega, setelah itu perbincangan hangat di antar mereka terjadi.


Mereka menebak-nebak sudah sekuat apa raja mereka kali ini, sebelumnya saja Nam Lutu sangat kuat apa lagi sudah menembus alam berikutnya yang pasti sangat kuat.


*


*


*

__ADS_1


Masih di wilayah Barat.


Di kediaman klan Baba, Baba Vaga yang sedang duduk merenung langsung mengerutkan keningnya.


Matanya yang putih bersih langsung nyalanya seperti melihat dengan menerobos ke tempat yang jauh.


"Aura mendominasi yang sangat kuat, apa kau akan membuat kedamaian ini kembali hancur?" gumam Baba Vaga.


Dia langsung tahu, bahwa ini adalah aura milik Nam Lutu! Dia sudah sangat hafal dengan aura orang yang sangat di kenalnya ini.


Baba Vaga merenung dengan diam, dia sebenarnya sedih.


Karena semenjak dia menguasai teknik penyerapan Aura dan Jiwa! Perubahan sifatnya langsung berubah drastis hingga anaknya sendiri menjadi korbannya.


Baba Vaga sedikit merasa menyesal, dia merasa bahwa tanggung jawab ini adalah tugas klan Baba yang seperti sudah merubah orang menjadi karakter kejam.


Karena dia tidak menjaga dengan baik manual teknik penyerapan milik klan Baba yang bisa menyerap tubuh hidup hingga mati, padahal teknik itu jika di gunakan bukan orang dari klan Baba akan berdampak buruk.


Akhirnya kejadian ribuan tahun lalu terjadi, alam Tanasilam menjadi kacau hingga tumbuh pemangsa baru saat itu dengan ambisi yang luar ingin melahap segalanya.


"Kaki ini tidak akan terjadi lagi, alam Tanasilam tidak akan sanggup menerima kejadian itu kembali! Meskipun nyawa ku menjadi taruhannya." ucap Baba Vaga dengan yakin.


Kini tekadnya sudah bulat, dia akan membunuhmu Nam Lutu bahkan jika dia tidak mampu maka dia akan menggunakan kunci rahasianya yang akan mengorbankan jiwa dan raganya.


Baba Vaga langsung memanggil orang-orang terpercaya klan Baba dengan pemanggilan jiwa.


Setelahnya tiga orang datang dari kegelapan dan langsung berlutut, dengan cepat memberikan hormat.


"Ratu, apa yang ingin anda perintahkan?" tanya salah satunya.


Mereka semua tahu bahwa jika mereka di panggil pasti ada keperluan mendesak.


"Kalian semua pergi, awasi orang-orang Nam Lutu! Jika tindakan mereka mengancam kedamaian alam Tanasilam maka musnahkan, jika Nam Lutu turun tangan langsung, kembali beritahu aku secepatnya." ucap Baba Vaga pada mereka.


"Baik ratu..!" jawab ketiganya.


Mereka tidak bertanya apa pun, mereka bertiga langsung pergi dengan cepat.


\=


\=

__ADS_1


Bantu like 👍.


..


__ADS_2